Indonesia vs Curacao, Meraba Variasi Formasi yang Bisa Dipakai Garuda
Abdi Rafi Akmal | 21 September 2022 16:10
Bola.net - Shin Tae-yong layak dipuji kehebatannya. Kehebatannya ini bukan sekadar soal hasil akhir pertandingan, tetapi juga variasi formasi yang dipakai oleh timnas Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan itu tidak pernah berada di pakem formasi yang sama di setiap pertandingannya. Ia bisa saja memasang formasi tiga bek atau empat bek.
Tak heran jika tidak ada yang tahu formasi apa yang akan dipasang STY di laga selanjutnya. Nyaris tidak ada pola khusus yang dipakai STY setiap menghadapi laga.
Sementara itu, timnas Indonesia akan memiliki agenda internasional di FIFA Matchday. Tim senior akan berhadapan dengan Curacao, pada Sabtu (24/9/2022) dan Selasa (27/9/2022).
Kira-kira formasi apa saja yang bisa diterapkan STY? Simak ulasan selengkapnya di bawah yuk, Bolaneters~
5-2-3/5-4-1/3-4-3

STY dan timnas Indonesia sudah cukup akrab dengan sistem tiga bek. Sistem ini lah yang meloloskan timnas Indonesia U-20 dan timnas indonesia senior ke Piala Asia.
Formasinya pun variatif, bisa dilihat sebagai 5-2-3, 5-4-1, atau bahkan 3-4-3. Tapi prinsipnya sama, yaitu menempatkan lima pemain di lini belakang guna menutup ruang vertikal di lapangan.
Kebetulan dari komposisi pemain yang dipanggil STY, seluruh pemainnya sudah memadai untuk memainkan sistem tiga bek ini. STY juga punya kecenderungan untuk memainkan tiga bek di pertandingan penting dan akan bertemu lawan yang kuat.
4-3-3/4-2-3-1

Bermain empat bek juga bukan hal yang asing bagi timnas Indonesia di bawah komando STY. Formasi pakem empat bek ini pernah dipakai selama gelaran Piala AFF dan SEA Games.
Variasi formasinya bisa dengan double pivot atau single pivot. Namun intinya adalah menempatkan tiga gelandang di tengah dan empat bek saja di lini belakang.
Namun, STY cenderung memainkan sistem empat bek ini ketika sudah tahu betul dengan gaya main tim yang akan dihadapi atau yakin bisa bermain menyerang dan tidak terlalu khawatir saat bertahan.
4-4-2

Formasi klasik ini juga pernah dicoba STY di beberapa pertandingan resmi dan persahabatan. Dibandingkan dua variasi formasi di atas, 4-4-2 paling sedikit digunakan.
Kemungkinan 4-4-2 digunakan juga sangat kecil ketika bertemu dengan tim yang diketahui peringkat FIFA-nya di atas Indonesia. Sebab, Indonesia pasti akan kalah jumlah di tengah dan rawan di lini belakang.
Apalagi saat ini STY hanya membawa tiga penyerang murni di skuad. Alih-alih menggunakan formasi dengan dua penyerang, paling mungkin adalah menggunakan satu penyerang saja.
23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September 2022
Kiper: Muhammad Riyandi (Persis Solo), Nadeo Argawinata (Bali United), Syahrul Trisna Fadillah (Persikabo)
Belakang: Muhammad Ferarri (Persija), Asnawi Mangkualam (Ansan), Elkan Baggott (Gillingham), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Fachrudin Aryanto (Madura United), Rizky Ridho (Persebaya), Koko Ari (Persebaya)
Tengah: Rachmat Irianto (Persib), Marselino Ferdinan (Persebaya), Ricky Kambuaya (Persib), Marc Klok (Persib), Syahrian Abimanyu (Persija)
Depan: Dendy Sulistyawan (Bhayangkara), Egy Maulana Vikri (ViOn Zlate), Yakob Sayuri (PSM), Witan Sulaeman (AS Trencin), Saddil Ramdani (Sabah FC), Muhammad Ramadhan Sananta (PSM), Dimas Drajad (Persikabo), Muhammad Rafli (Arema FC)
Coba Baca yang Ini Juga!
- FIFA Takjub dengan Persiapan Stadion Gelora Bung Tomo untuk Piala Dunia U-20 2023
- Naik Kelas, Muhammad Ferarri Ngaku Dirangkul Senior-seniornya di Timnas Indonesia
- Piala AFF 2022: Naturalisasi Lancar, Jalan Sandy Walsh dan Jordi Amat Bela Timnas Indonesia Terbuka
- 5 Pemain dengan Jumlah Gol Lebih Banyak daripada Penyerang Timnas Indonesia, Hardianto Tajam Lho!
- Jejak Prestasi Timnas Indonesia di Piala Asia U-20: Pernah Sekali Juara
- 3 Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Harus Dipertahankan untuk Piala Asia U-20 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









