Indonesia vs Vietnam, Bukan Uji Coba Biasa
Editor Bolanet | 11 September 2012 17:30
- Laga uji coba antara Timnas Indonesia Sabtu (15/9) nanti bukan sebuah pertandingan persahabatan biasa. Ada beberapa hal yang membuat pertandingan ini sarat makna.
Bagi Timnas, pertandingan ini adalah pertandingan penting untuk menaikkan posisi mereka di peringkat FIFA. Kemenangan adalah hal mutlak untuk bisa naik lebih tinggi dari posisi saat ini yang terdampar di rangking 168.
Sementara bagi PSSI, laga ini adalah uji coba mereka untuk melihat potensi panitia pelaksana (panpel) pertandingan di daerah. Biar orang luar tahu kalau Indonesia itu bukan Jakarta saja. Daerah juga memiliki potensi untuk menggelar pertandingan internasional, terang Saleh Ismail Mukadar dalam jumpa pers di Hotel Majapahit Surabaya, Selasa (11/9).
Menurutnya, berkaca dari beberapa pertandingan menjamu luar negeri yang telah dilakukan Panpel Persebaya Surabaya, PSSI memandang Surabaya layak untuk menggelar pertandingan ini. Apalagi animo masyarakat Surabaya terhadap sepakbola cukup tinggi, tambahnya.
Plt (pelaksana tugas) Sekjen PSSI, yang juga datang dalam jumpa pers tersebut membenarkan pernyataan Saleh. Karena itu lah PSSI mengeluarkan surat keputusan tertanggal 30 Agustus lalu yang intinya memberi mandat kepada Gede Widiade untuk membentuk kepanitiaan di Surabaya, timpalnya.
Diberi mandat seperti itu, Gede mengaku tidak akan menyia-nyiakannya. Ia dan panpel Persebaya akan berusaha menjawab tantangan ini. Surabaya kondusif, kita berani ambil ini. Sebab ini test case bagi kita. Kalau sukses, PSSI tidak akan ragu lagi memberi mandat kepada Surabaya, ujar Gede.
PSSI pun mengaku menyerahkan semua urusan pelaksanaan pertandingan ini pada panpel Persebaya. Hampir semua dari kepanitiaan nantinya adalah orang-orang Surabaya. Dari Jakarta hanya orang-orang tertentu yakni penyedia perangkat pertandingan saja yang kita bawa ke sini. Karena memang mereka yang memiliki lisensi dari FIFA untuk melaksanakan tugas tersebut, tambah Hadiyandra. (fjr/end)
Bagi Timnas, pertandingan ini adalah pertandingan penting untuk menaikkan posisi mereka di peringkat FIFA. Kemenangan adalah hal mutlak untuk bisa naik lebih tinggi dari posisi saat ini yang terdampar di rangking 168.
Sementara bagi PSSI, laga ini adalah uji coba mereka untuk melihat potensi panitia pelaksana (panpel) pertandingan di daerah. Biar orang luar tahu kalau Indonesia itu bukan Jakarta saja. Daerah juga memiliki potensi untuk menggelar pertandingan internasional, terang Saleh Ismail Mukadar dalam jumpa pers di Hotel Majapahit Surabaya, Selasa (11/9).
Menurutnya, berkaca dari beberapa pertandingan menjamu luar negeri yang telah dilakukan Panpel Persebaya Surabaya, PSSI memandang Surabaya layak untuk menggelar pertandingan ini. Apalagi animo masyarakat Surabaya terhadap sepakbola cukup tinggi, tambahnya.
Plt (pelaksana tugas) Sekjen PSSI, yang juga datang dalam jumpa pers tersebut membenarkan pernyataan Saleh. Karena itu lah PSSI mengeluarkan surat keputusan tertanggal 30 Agustus lalu yang intinya memberi mandat kepada Gede Widiade untuk membentuk kepanitiaan di Surabaya, timpalnya.
Diberi mandat seperti itu, Gede mengaku tidak akan menyia-nyiakannya. Ia dan panpel Persebaya akan berusaha menjawab tantangan ini. Surabaya kondusif, kita berani ambil ini. Sebab ini test case bagi kita. Kalau sukses, PSSI tidak akan ragu lagi memberi mandat kepada Surabaya, ujar Gede.
PSSI pun mengaku menyerahkan semua urusan pelaksanaan pertandingan ini pada panpel Persebaya. Hampir semua dari kepanitiaan nantinya adalah orang-orang Surabaya. Dari Jakarta hanya orang-orang tertentu yakni penyedia perangkat pertandingan saja yang kita bawa ke sini. Karena memang mereka yang memiliki lisensi dari FIFA untuk melaksanakan tugas tersebut, tambah Hadiyandra. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 22 Oktober 2026, 22:21
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








