Indra Sjafri: Kami Dapat Pelajaran Dari Laga Lawan Myanmar
Editor Bolanet | 7 Mei 2014 22:56
- Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan evaluasi dan mengambil pelajaran setelah kalah 1-2 dari Myanmar U-19.
Menurut Indra Sjafri, Garuda Jaya sebenarnya mampu tampil lebih baik ketimbang saat bermain imbang 1-1 di pertemuan pertama. Walaupun pada akhirnya mereka harus kalah lewat dua gol di menit-menit akhir.
Malam ini permainan kami lebih baik dari laga sebelumnya dan saya tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain, ungkapnya usai pertandingan.
Apakah di dua laga tersebut kami bermain jelek? Saya tak bisa beri kesimpulan, tapi kami akan melakukan evaluasi dan kumpulkan data. Yang jelas, kami mendapatkan banyak pelajaran, mulai teknis sampai peraturan permainan, tandasnya.
Seperti diketahui, bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7/5/2014) malam, Evan Dimas dkk harus rela malu setelah kalah 1-2. Sempat unggul di babak pertama melalui sundulan Putu Gede, Garuda Jaya justru tumbang lewat dua gol Myanmar yang dicetak Aung Thu pada menit ke-88 dan penalti Nanda Kyaw pada injury time. (bola/dzi)
Menurut Indra Sjafri, Garuda Jaya sebenarnya mampu tampil lebih baik ketimbang saat bermain imbang 1-1 di pertemuan pertama. Walaupun pada akhirnya mereka harus kalah lewat dua gol di menit-menit akhir.
Malam ini permainan kami lebih baik dari laga sebelumnya dan saya tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain, ungkapnya usai pertandingan.
Apakah di dua laga tersebut kami bermain jelek? Saya tak bisa beri kesimpulan, tapi kami akan melakukan evaluasi dan kumpulkan data. Yang jelas, kami mendapatkan banyak pelajaran, mulai teknis sampai peraturan permainan, tandasnya.
Seperti diketahui, bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7/5/2014) malam, Evan Dimas dkk harus rela malu setelah kalah 1-2. Sempat unggul di babak pertama melalui sundulan Putu Gede, Garuda Jaya justru tumbang lewat dua gol Myanmar yang dicetak Aung Thu pada menit ke-88 dan penalti Nanda Kyaw pada injury time. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








