Indra Sjafri: Kemenangan dan Kekalahan Adalah Proses Pemain
Editor Bolanet | 19 Agustus 2014 21:35
- Tim nasional Indonesia U-19 tampil tidak kompetitif dalam penyisihan Grup B, Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014, Brunei Darussalam. Dalam lima pertandingan, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan hanya sekali meraih kemenangan.
Itu pun atas penghuni dasar klasemen Grup B, Singapura U-21. Satu laga lain melawan Malaysia berakhir imbang. Sementara tiga lainnya berakhir dengan kekalahan, masing-masing melawan Brunei, Vietnam, dan Kamboja.
Hasil tersebut, membuat Indonesia tertunduk. Vietnam U-19 dan Malaysia mewakili Grup B tampil di semifinal setelah meraih tiga kemenangan, satu hasil seri, dan sekali kalah.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada HBT dan maaf kepada masyarakat Indonesia di Brunei. Pemain tidak memberikan yang terbaik, menurut mereka. Tapi, saya bersyukur tim bergerak maju, terang Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Kami belum pernah kalah di Indonesia dalam 35 pertandingan. Tapi, buat saya sebagai pelatih muda, menang atau kalah dan apapun situasinya, itu bagian yang harus dilewati sebagai pemain, tambahnya.
Permintaan yang disampaikan ini tentu bukan tanpa sebab. Selama berkiprah di penyisihan Grup B, Garuda Jaya selalu mendapat dukungan dari masyarakat di Brunei. (esa/dzi)
Itu pun atas penghuni dasar klasemen Grup B, Singapura U-21. Satu laga lain melawan Malaysia berakhir imbang. Sementara tiga lainnya berakhir dengan kekalahan, masing-masing melawan Brunei, Vietnam, dan Kamboja.
Hasil tersebut, membuat Indonesia tertunduk. Vietnam U-19 dan Malaysia mewakili Grup B tampil di semifinal setelah meraih tiga kemenangan, satu hasil seri, dan sekali kalah.
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada HBT dan maaf kepada masyarakat Indonesia di Brunei. Pemain tidak memberikan yang terbaik, menurut mereka. Tapi, saya bersyukur tim bergerak maju, terang Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Kami belum pernah kalah di Indonesia dalam 35 pertandingan. Tapi, buat saya sebagai pelatih muda, menang atau kalah dan apapun situasinya, itu bagian yang harus dilewati sebagai pemain, tambahnya.
Permintaan yang disampaikan ini tentu bukan tanpa sebab. Selama berkiprah di penyisihan Grup B, Garuda Jaya selalu mendapat dukungan dari masyarakat di Brunei. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















