Indra Sjafri: Kontrak BTN Lebih Jelas
Editor Bolanet | 24 Oktober 2013 19:38
- Indra Sjafri dipastikan menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala tim nasional Indonesia U-19 dengan sepenuh hati.
Itu setelah, mendapatkan kontrak resmi dari Badan Tim Nasional (BTN) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), berdurasi Oktober 2013 hingga Oktober 2015.
Saya sangat berterima kasih kepada BTN dan PSSI. Kondisi yang jelas ini, meluruskan kabar yang sebelumnya sempat luas beredar jika saya tidak mendapatkan gaji selama sekian bulan. Itu memang terjadi dengan pengurus (PSSI) sebelumnya. Namun kini, hal tersebut sudah tuntas dilunasi BTN, ujar sosok kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 tersebut.
Semoga ke depannya, tidak ada lagi berita-berita yang bunyinya BTN mengintervensi program Timnas U-19 dan lain sebagainya. Saya akan berupaya kerja dengan baik. Sebuah tujuan, bisa tercapai jika pihak terkait sama-sama memiliki komitmen, tutur mantan instruktur dan pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009 tersebut.
Perjalanan yang dilalui Indra, sempat tidak mulus. Itu karena, hampir terlempar dari posisinya sebagai pelatih kepala Timnas U-19. Yakni saat BTN sempat menawarkannya posisi tersebut kepada pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco, pada April lalu.
Beruntung, Blanco yang tidak ingin bergeser dari lini pelatih Timnas senior, menolak tawaran Ketua BTN, La Nyalla Mahmud Matalitti.
Kondisi tersebut, dijawab Indra dengan gelar Piala AFF U-19 di Sidoarjo dan lolos ke Piala AFC U-19.
Di laga terakhir kualifikasi Grup G Piala AFC U-19, Evan Dimas dan kawan-kawan meraih kemenangan dari Korea Selatan (Korsel) dengan skor 3-2, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/10) malam.
Tiga gol Indonesia, digelontorkan Evan Dimas. Sedangkan Korsel, masing-masing dibagi antara Seol Taesu (penalti) dan Suh Myeongwon.
Kemenangan tersebut, membuat Garuda Jaya mendulang sembilan poin dan keluar sebagai juara Grup yang berarti lolos langsung ke putaran final Piala AFC 2014 di Myanmar.[initial]
(esa/dzi)
Itu setelah, mendapatkan kontrak resmi dari Badan Tim Nasional (BTN) dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), berdurasi Oktober 2013 hingga Oktober 2015.
Saya sangat berterima kasih kepada BTN dan PSSI. Kondisi yang jelas ini, meluruskan kabar yang sebelumnya sempat luas beredar jika saya tidak mendapatkan gaji selama sekian bulan. Itu memang terjadi dengan pengurus (PSSI) sebelumnya. Namun kini, hal tersebut sudah tuntas dilunasi BTN, ujar sosok kelahiran Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, 2 Februari 1963 tersebut.
Semoga ke depannya, tidak ada lagi berita-berita yang bunyinya BTN mengintervensi program Timnas U-19 dan lain sebagainya. Saya akan berupaya kerja dengan baik. Sebuah tujuan, bisa tercapai jika pihak terkait sama-sama memiliki komitmen, tutur mantan instruktur dan pemandu bakat di PSSI sejak Mei 2009 tersebut.
Perjalanan yang dilalui Indra, sempat tidak mulus. Itu karena, hampir terlempar dari posisinya sebagai pelatih kepala Timnas U-19. Yakni saat BTN sempat menawarkannya posisi tersebut kepada pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco, pada April lalu.
Beruntung, Blanco yang tidak ingin bergeser dari lini pelatih Timnas senior, menolak tawaran Ketua BTN, La Nyalla Mahmud Matalitti.
Kondisi tersebut, dijawab Indra dengan gelar Piala AFF U-19 di Sidoarjo dan lolos ke Piala AFC U-19.
Di laga terakhir kualifikasi Grup G Piala AFC U-19, Evan Dimas dan kawan-kawan meraih kemenangan dari Korea Selatan (Korsel) dengan skor 3-2, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/10) malam.
Tiga gol Indonesia, digelontorkan Evan Dimas. Sedangkan Korsel, masing-masing dibagi antara Seol Taesu (penalti) dan Suh Myeongwon.
Kemenangan tersebut, membuat Garuda Jaya mendulang sembilan poin dan keluar sebagai juara Grup yang berarti lolos langsung ke putaran final Piala AFC 2014 di Myanmar.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ada Iklan di Tengah Laga, Tayangan Piala Dunia 2026 Langsung Tuai Kritik
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:31
-
Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 12 Juni 2026, 19:15
-
Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 18:45
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 17:00
-
Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
Otomotif 12 Juni 2026, 16:46
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














