Indra Sjafri Masih Terngiang Kemenangan atas Korea
Editor Bolanet | 30 November 2013 19:36
- Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri mengaku masih tidak percaya akan kemenangan anak asuhnya lawan Korea Selatan dengan skor tipis 3-2 dalam Kualifikasi AFC U-19 Championship, Oktober 2013.
Saat itu, Indonesia lolos setelah kapten Timnas U-19, Evan Dimas Darmono mencetak hattrick. Kemenangan atas Negeri Gingseng membuat Garuda Jaya, sebutan untuk Timnas U-19, melenggang ke AFC U-19 2014 di Myanmar.
Setiap Sabtu malam saya selalu tonton pertandingan itu di Ipad saya. Kadang saya masih tak percaya karena kita bisa memenangkan pertandingan itu, ungkap Indra kala memberi kuliah umum di Kampus B Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Sabtu (30/11) sore.
Menurut Indra, selama ini Indonesia selalu pesimistis dengan potensi sepakbolanya. Padahal, nusantara dikaruniai ribuan bahkan jutaan bibit calon pesepakbola besar yang bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di kemudian hari.
Kenapa kita bisa menang lawan Korea? Karena kepercayaan diri. Waktu saya berikan pernyataan kalau kita bisa menang lawan Korea, orang banyak bilang saya sombong, tukas Indra.
Indra bercerita, seusai pertandingan, pelatih Korea enggan membalas permintaan jabat tangannya. Mungkin dia masih tidak percaya. Dalam hati saya bilang, selamat menikmati kekalahan, ujar Indra yang langsung disambut tawa mahasiswa Unair. (faw/row)
Saat itu, Indonesia lolos setelah kapten Timnas U-19, Evan Dimas Darmono mencetak hattrick. Kemenangan atas Negeri Gingseng membuat Garuda Jaya, sebutan untuk Timnas U-19, melenggang ke AFC U-19 2014 di Myanmar.
Setiap Sabtu malam saya selalu tonton pertandingan itu di Ipad saya. Kadang saya masih tak percaya karena kita bisa memenangkan pertandingan itu, ungkap Indra kala memberi kuliah umum di Kampus B Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Sabtu (30/11) sore.
Menurut Indra, selama ini Indonesia selalu pesimistis dengan potensi sepakbolanya. Padahal, nusantara dikaruniai ribuan bahkan jutaan bibit calon pesepakbola besar yang bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia di kemudian hari.
Kenapa kita bisa menang lawan Korea? Karena kepercayaan diri. Waktu saya berikan pernyataan kalau kita bisa menang lawan Korea, orang banyak bilang saya sombong, tukas Indra.
Indra bercerita, seusai pertandingan, pelatih Korea enggan membalas permintaan jabat tangannya. Mungkin dia masih tidak percaya. Dalam hati saya bilang, selamat menikmati kekalahan, ujar Indra yang langsung disambut tawa mahasiswa Unair. (faw/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





