Ingatan Evan Dimas Soal Tekel Horor Doan Van Hau di Final SEA Games 2019: Awal Penurunan Karier?
Asad Arifin | 23 Juni 2025 11:51
Bola.net - Sudah hampir enam tahun berlalu, namun kenangan pahit di Manila masih membekas dalam benak para pecinta sepak bola Indonesia. SEA Games 2019 yang seharusnya menjadi ajang pembuktian justru berujung luka yang mendalam.
Salah satu momen paling memilukan dalam pertandingan itu dialami oleh Evan Dimas. Gelandang elegan tersebut menjadi korban tekel keras Doan Van Hau dalam laga final yang menjadi penentu segalanya.
Laga yang berlangsung pada 10 Desember 2019 di Rizal Memorial Stadium, Manila, mempertemukan Timnas Indonesia U-22 dengan Vietnam dalam partai puncak yang penuh tekanan dan harapan. Meski bukan unggulan, pasukan Indra Sjafri tampil penuh semangat sejak menit awal.
Permainan dinamis dari sektor tengah memberi harapan besar bagi publik Tanah Air untuk melihat Merah Putih berkibar di podium tertinggi. Salah satu motor serangan kala itu adalah Evan Dimas. Namun, harapan itu seketika goyah setelah Doan Van Hau, bek kiri Vietnam, melancarkan tekel keras yang mengenai engkel Evan.
Evan Dimas Tak Fokus pada Rasa Sakit

Akibat insiden tersebut, Evan Dimas tak bisa melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh Syahrian Abimanyu. Absennya Evan menjadi titik balik dalam laga itu. Tim Garuda Muda seolah kehilangan arah tanpa sosok pemimpin di lapangan.
Serangan Indonesia mulai kehilangan ketajaman, dan pada akhirnya harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor telak 0-3. Alih-alih menjadi momen kejayaan, final tersebut justru menjadi luka yang masih terasa hingga kini.
Meski waktu terus berjalan, Evan Dimas masih mengingat betul malam itu. Bukan karena cedera yang ia alami, melainkan karena perasaan kehilangan kesempatan emas dalam kariernya.
"Final SEA Games, saya hanya bermain selama 19 menit. Kaki saya cedera dan saya coba tapakkan kaki saya lagi tetapi tidak bisa," kata Evan Dimas dalam wawancara bersama Bola.net.
"Saya tidak kepikiran rasa sakitnya, sebenarnya yang saya pikirkan adalah ini momen di mana saya waktunya mengibarkan Merah Putih, tapi saya tidak bisa berjuang sama teman-teman yang di dalam," sambung eks pemain Barito Putera itu.
Terpukul, tapi Tak Menyerah

Evan mengakui bahwa ia sangat terpukul oleh kejadian tersebut. Baginya, luka yang paling dalam bukan berada di fisik, tetapi di hati. Ia merasa gagal memberikan kontribusi maksimal dalam laga yang begitu penting untuk bangsa.
“Itu yang saya rasakan, lebih kepada apa ya, sedih. Sedihlah tidak bisa bermain,” ujarnya lirih.
Seiring waktu, muncul pandangan bahwa insiden di Manila itu menjadi awal kemunduran performa Evan Dimas. Namun, sang gelandang dengan tegas membantah anggapan tersebut.
“Sebenarnya enggak sih (performa menurun karena tekel Doan Van Hau). Enggak ya,” bantah Evan.
Sempat Bersinar di Persija Jakarta

Setelah pulih dari cedera, Evan kembali bermain dan menunjukkan performa apik, termasuk saat berseragam Persija Jakarta. Hanya saja, perjalanan Evan Dimas bersama Macan Kemayoran harus terhenti karena pandemi Covid-19.
“Habis cedera itu saya main di Persija, dua pertandingan langsung cetak dua gol. Menurut saya tidak menjadi alasan saya menurun. Tidak ada pengaruhnya cedera itu dengan performa saya," tegasnya.
Perjalanan karier Evan Dimas memang tidak selalu mulus, tetapi kisahnya di SEA Games 2019 menjadi bukti bahwa semangat juang dan tekadnya tetap menyala, meski pernah jatuh di titik yang sangat menyakitkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Waspadai Real Betis: Mereka Lawan yang Menyulitkan!
Liga Spanyol 3 September 2026, 21:05
-
Ipswich Town vs Liverpool, Bradley Barcola Sudah Bisa Debut?
Liga Inggris 3 September 2026, 20:16
-
Manchester United Tiru Strategi Transfer Carlos Baleba untuk Datangkan Lewis Hall
Liga Inggris 3 September 2026, 20:04
-
Andoni Iraola Menunggu Magis Bradley Barcola di Liverpool
Liga Inggris 3 September 2026, 19:50
LATEST UPDATE
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Dewa United 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:26
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Persebaya 5 September 2026
Bola Indonesia 4 September 2026, 16:22
-
Prediksi Betis vs Madrid: Yan Diomande Berpeluang Jadi Starter
Liga Spanyol 4 September 2026, 16:10
-
Peluang Debut Emil Audero di Rayo Vallecano: 2 Sesi Latihan Jadi Penentu
Tim Nasional 4 September 2026, 15:46
-
Prediksi Susunan Pemain Ipswich vs Liverpool: Barcola Berpeluang Debut
Liga Inggris 4 September 2026, 15:35
-
Marc Klok dan Laga Emosional Persib vs PSM Makassar
Bola Indonesia 4 September 2026, 15:14
-
Gabung Al-Hilal, Gabriel Martinelli Jadi Penjualan Termahal Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 15:00
-
Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
Bola Indonesia 4 September 2026, 14:44
-
Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:42
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea Versi Gary Neville: The Gunners Menang 2-0
Liga Inggris 4 September 2026, 13:36
-
Xabi Alonso Siapkan Perubahan pada 2 Sektor Chelsea untuk Hadapi Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 13:29
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



