Ini Alasan Timnas U-19 Kesulitan Jebol Gawang Kamboja
Ari Prayoga | 5 Oktober 2017 02:51
Bola.net - - Tim nasional (timnas) U-19 Indonesia mengalami kesulitan menjebol gawang timnas Kamboja U-19. Menurut penuturan penyerang timnas U-19, Egy Maulana Vikri, salah satu penyebabnya adalah karena para pemain masih bersikap egois di depan gawang lawan.
Timnas Kamboja U-19 berhasil memaksa pasukan Merah Putih bekerja ekstra keras pada laga uji coba di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (4/10/2017) malam. Bahkan, tim asuhan Indra Sjafri itu baru bisa mencetak gol pertamanya pada menit ke-86 melalui M Rafli Nursalim.
Setelah itu, barulah pertahanan timnas Kamboja U-19 menjadi lebih terbuka. Alhasil, Egy pun bisa menambah satu gol dan timnas U-19 Indonesia bisa menang dengan skor, 2-0.
Tadi kami merasa harus bisa memenangkan pertandingan ini. Apalagi kami tuan rumah, tentu lebih semangat dengan banyak suporter. Kami juga pasti ada target harus gol harus gol harus gol, dan karena terburu-buru tadi itu, kan kami masih muda juga ada rasa egois, ujar Egy usai pertandingan.
Pemain berusia 17 tahun ini menambahkan, bermain egois memang tidak diharamkan sepenuhnya. Akan tetapi kadang bermain seperti itu memang diperlukan, tergantung situasi dan kondisi.
Kami harus belajar lagi agar ke depannya lebih baik lagi, tidak ada egois-egois lagi. Egois boleh tapi lihat-lihat situasi kalau memang bisa sendiri apa salah coba sendiri, kata Egy.
Egy sendiri sempat dilanggar oleh kiper Kamboja U-19 setelah mencetak gol dan pelanggaran itu menghasilkan penalti. Akan tetapi, Saddil Ramdani yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.
Setelah ini, timnas U-19 Indonesia akan kembali menjalani pertandingan persahabatan. Pasukan Garuda Nusantara bakal berhadapan dengan Thailand di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada 8 Oktober 2017.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
-
Hasil Leipzig vs Man City: Haaland Jadi Penentu Kemenangan 3-2
Liga Champions 5 November 2026, 06:17
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









