Ini Kelemahan Uzbekistan, Garuda Jaya Unggul Kecepatan
Editor Bolanet | 10 Oktober 2014 08:59
- Sejumlah kelemahan dan kelebihan Uzbekistan sudah dipelajari oleh tim pelatih Timnas Indonesia U-19. Skuat Garuda Jaya bisa mencuri kemenangan asal bermain konsisten sepanjang pertandingan.
Seperti dilaporkan tim liputan Bola.net dari Myanmar, Didi Syafirdi dari Myanmar, Uzbekistan unggul dari segi postur tubuh. Namun dari sisi kecepatan Evan Dimas dkk berada di atas kubu lawan.
Teknik individu pemain Uzbekistan, penguasaan bola dan tingkat kesalahan rendah, ujar Analis data Labbola Timnas U-19, Syafiq Bahanan di Youth Training Center, Myanmar, Jumat (10/10).
Menurut Syafiq, analisa dilakukan pada empat pertandingan terakhir Uzbekistan. Catatan paling mentereng adalah sering terjadi kesalahan ketika babak kedua berjalan di atas menit ke 60.
Di atas menit 60, tingkat kesalahan pemain Uzbekistan 31 persen. Daya tahan tubuh rendah otomatis konsenstrasi menurun, ungkapnya.
Kecepatan Ilham Udin dan Maldini Pali, kata Syafiq, harus dimanfaatkan untuk memborbardir pertahanan lawan. Sering terjadi kecerobohan di kubu lawan dalam kotak penalti. Ini harus dimanfaatkan, tuturnya.
Mengenai ketajaman pemain depan Uzbekistan, Syafiq juga sudah memberi informasi kepada asisten pelatih Eko Purjianto yang merupakan pemain belakang Timnas Primavera. Untuk itu Hansamu dan Syahrul Kurniawan sudah diberikan latihan khusus untuk menghadangnya.
Coach Eko bekas pemain belakang tentu sudah lebih mengerti, tandasnya. [initial]
(mdk/mac)
Seperti dilaporkan tim liputan Bola.net dari Myanmar, Didi Syafirdi dari Myanmar, Uzbekistan unggul dari segi postur tubuh. Namun dari sisi kecepatan Evan Dimas dkk berada di atas kubu lawan.
Teknik individu pemain Uzbekistan, penguasaan bola dan tingkat kesalahan rendah, ujar Analis data Labbola Timnas U-19, Syafiq Bahanan di Youth Training Center, Myanmar, Jumat (10/10).
Menurut Syafiq, analisa dilakukan pada empat pertandingan terakhir Uzbekistan. Catatan paling mentereng adalah sering terjadi kesalahan ketika babak kedua berjalan di atas menit ke 60.
Di atas menit 60, tingkat kesalahan pemain Uzbekistan 31 persen. Daya tahan tubuh rendah otomatis konsenstrasi menurun, ungkapnya.
Kecepatan Ilham Udin dan Maldini Pali, kata Syafiq, harus dimanfaatkan untuk memborbardir pertahanan lawan. Sering terjadi kecerobohan di kubu lawan dalam kotak penalti. Ini harus dimanfaatkan, tuturnya.
Mengenai ketajaman pemain depan Uzbekistan, Syafiq juga sudah memberi informasi kepada asisten pelatih Eko Purjianto yang merupakan pemain belakang Timnas Primavera. Untuk itu Hansamu dan Syahrul Kurniawan sudah diberikan latihan khusus untuk menghadangnya.
Coach Eko bekas pemain belakang tentu sudah lebih mengerti, tandasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













