Ini Tiga Hal yang Bikin Timnas Indonesia U-23 Keok dari Australia U-23
Dimas Ardi Prasetya | 27 Oktober 2021 06:15
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 dipaksa bertekuk lutut oleh Australia U-23 di laga Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di Republican Central Stadium, Dushanbe, Tajikistan, Selasa (26/10/2021) malam WIB.
Tim asuhan Shin Tae-yong awalnya sempat tertinggal dua gol. Yang pertama melalui Marc Tokich dan disusul kemudian oleh gol Patrick Wood.
Pasukan Garuda Muda sempat membalas melalui gol apik Witan Sulaeman. Namun Australia bisa memperlebar keunggulannya melalui aksi Jacob Italiano.
Indonesia U-23 tak menyerah. Serangan mereka menghasilkan gol melalui Taufik Hidayat. Namun setelah itu tak ada gol yang tercipta hingga akhirnya pasukan Garuda Muda dipaksa takluk 2-3 oleh Australia U-23.
Berikut beberapa faktor yang membuat Indonesia U-23 takluk dari Australia U-23.
Lini Belakang Kurang Konsentrasi
Lini belakang Timnas Indonesia U-23 benar-benar diuji oleh permainan ofensif Australia U-23 sejak awal pertandingan. Serangan sporadic dilancarkan tim besutan Trevor Morgan yang mengandalkan Jacob Italiano dan Patrick Wood.
Benar saja laga baru berjalan tiga menit, Indonesia harus dihukum tendangan penalti karena pelanggaran terhadap Lewis Miller di area terlarang. Beruntung Timnas Indonesia U-23 punya Ernando Sutaryadi yang tampil gemilang.
Kiper Barito Putera itu menggagalkan tendangan penalti Patrick Wood. Ernando kemudian tampil berjibaku untuk beberapa kali menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Meski tetap saja jebol tiga kali di laga ini.
Kuartet lini belakang diisi Asnawi Mangkualam, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, dan Pratama Arhan seperti kurang konsentrasi atas tiga gol dilesakkan oleh Australia U-23. Ditambah sederet peluang emas Australia yang sebenarnya bisa mencetak lebih dari tiga gol.
“Perasaan saya, Timnas Indonesia terlalu sering mendapat hukuman hadiah penalti karena mudahnya melanggar lawan. Barangkali karena keseringan dilakukan di sepak bola Indonesia yang ikut diterapkan ketika tampil di level internasional,” terang pengamat sepak bola nasional asal Solo, Aris Budi Sulistyo kepada Bola.com.
Kurang Berani Menguasai Bola
Timnas Australia U-23 bermain lebih taktis dan mendominasi permainan atas tim Merah-putih muda. Mereka memainkan sepak bola efektif namun banyak peluang, terbukti dengan tiga gol yang disarangkan.
Sementara permainan Timnas Indonesia U-23 lebih banyak didikte. Di sisi lain, para pemain Indonesia U-23 kurang berani mengasai bola dengan lama, karena masing serang mudah kehilangan.
Atau dengan mudahnya buntu di tengah jalan saat direbut lawan. Hal ini membuat kreativitas khusunya saat membangun serangan cukup minim, dan dengan mudah dibaca lawan.
“Harus lebih berani dalam menguasai bola, membuat permainan menjadi lebih rapi dan pemain semakin percaya diri. Namun saya lihat dengan mudahnya kehilangan bola,” ungkap Aris Budi.
Sering Bermain Individu
Faktor ini menjadi satu di antara bagian dari kegagalan Timnas Indonesia U-23 mengatasi Australia. Sebagian pemain masih terlihat ingin unjuk gigi memamerkan skilnya.
Seperti dengan mencoba melewati banyak pemain lawan melalui gocekan. Atau aksi lain yang sebenarnya tidak efektif ketika bermain sebagai kesatuan tim dan mengutamakan kerja sama.
“Saya yakin para pemain punya skill yang baik, tapi harus lebih pintar dalam bermain secara tim. Pertemuan kedua harus lebih mementingkan kerja sama bola dari kaki ke kaki. Intinya jangan membiarkan lawan menguasai permainan,” tegas mantan pelatih Persik Kediri itu.
Anak asuh Shin Tae-yong masih memiliki peluang untuk menyingkirkan Australia U-23 pada leg kedua, Jumat (29/10/2021) mendatang. Dengan catatan, skuat Indonesia U-23 minimal wajib menang dengan selisih dua gol.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aryo Atmaja
Published: 26/10/2021
Baca Juga:
Rapor Pemain Timnas Indonesia U-23 Saat Kalah Tipis dari Australia U-23: Salut, Layak Diapresiasi
Timnas Indonesia U-23 Kalah dari Australia, Iwan Bule: Tetap Optimistis dan Jangan Hilang Semangat
Indonesia U-23 Kalah dari Australia, Netizen: Witan Bikin Bangga Robben & Salah, Mayan Daripada 0-5
Hasil Pertandingan Indonesia U-23 vs Australia U-23: Skor 2-3
Video: Peran Besar Orang Tua dalam Karier Asnawi Mangkualam
Timnas Indonesia U-23 vs Australia, Asnawi: Kami Sudah Adaptasi dengan Cuaca dan Lapangan
Timnas Indonesia U-23 Vs Australia, Shin Tae-yong: Kami Harus Menang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

