Inilah Strategi Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi
Editor Bolanet | 28 Februari 2014 16:12
- Pemusatan latihan Timnas senior memasuki hari ketiga di Lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Jumat (28/2).
Para pemain diberikan materi latihan berupa strategi mengantisipasi permainan Arab Saudi, yang akan dihadapi di Jeddah, pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2015, 5 Maret mendatang.
Para pemain diminta untuk fokus menghalau umpan-umpan silang lambung yang menjadi andalan Arab Saudi. Semua harus dikembangkan untuk menjaga level permainan. Apalagi, pemain Arab Saudi unggul postur tubuh, ungkap pelatih skuat Garuda, Alfred Riedl.
Riedl berharap, skuadnya bisa pulang dengan membawa poin. Karena itu, tetap memberikan materi latihan yang penting agar mampu tampil sesuai harapan.
Kami rasa, Arab akan bermain dengan bola-bola atas. Karena itu, saya harus mematangkan taktik seperti menghalau umpan silang, umpan panjang, bola sundulan sampai bola rebound, imbuh sosok kelahiran Wina, Austria, 2 November 1949 tersebut.
Sementara asisten pelatih Widodo C Putro menambahkan jika latihan berupa pematangan menghalau umpan silang dilakukan untuk mematahkan kesempatan yang dimiliki lawan dalam menciptakan peluang. Hal tersebut, sebagai antisipasi lantaran Arab Saudi memiliki pemain dengan keunggulan di segi postur tubuh
Main bola tidak harus selalu umpan datar. Karena itu, kami juga melatih antisipasi umpan silang. Selain itu, masih belum bisa dipastikan turun dengan formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1. Sebab, pelatih Alfred Riedl belum memutuskannya, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Para pemain diberikan materi latihan berupa strategi mengantisipasi permainan Arab Saudi, yang akan dihadapi di Jeddah, pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2015, 5 Maret mendatang.
Para pemain diminta untuk fokus menghalau umpan-umpan silang lambung yang menjadi andalan Arab Saudi. Semua harus dikembangkan untuk menjaga level permainan. Apalagi, pemain Arab Saudi unggul postur tubuh, ungkap pelatih skuat Garuda, Alfred Riedl.
Riedl berharap, skuadnya bisa pulang dengan membawa poin. Karena itu, tetap memberikan materi latihan yang penting agar mampu tampil sesuai harapan.
Kami rasa, Arab akan bermain dengan bola-bola atas. Karena itu, saya harus mematangkan taktik seperti menghalau umpan silang, umpan panjang, bola sundulan sampai bola rebound, imbuh sosok kelahiran Wina, Austria, 2 November 1949 tersebut.
Sementara asisten pelatih Widodo C Putro menambahkan jika latihan berupa pematangan menghalau umpan silang dilakukan untuk mematahkan kesempatan yang dimiliki lawan dalam menciptakan peluang. Hal tersebut, sebagai antisipasi lantaran Arab Saudi memiliki pemain dengan keunggulan di segi postur tubuh
Main bola tidak harus selalu umpan datar. Karena itu, kami juga melatih antisipasi umpan silang. Selain itu, masih belum bisa dipastikan turun dengan formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1. Sebab, pelatih Alfred Riedl belum memutuskannya, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












