Inilah Syarat Maradona Untuk Latih Timnas Indonesia
Editor Bolanet | 1 Juli 2013 18:07
- Diego Armando Maradona mengungkapkan kalau dirinya bersedia melatih Timnas Indonesia. Namun syarat utama dirinya tak ingin menggeser kursi pelatih yang sudah ada.
Saya mau-mau saja, jawab Maradona saat ditanya apakah ia bersedia melatih Timnas Indonesia dalam konferensi persnya di Ballroom Hotel JW Marriot, Surabaya, Senin (01/7).
Namun, menurut Maradona dirinya sat ini mengetahui kalau Timnas Garuda Merah Putih sudah memiliki pelatih. Yakni Jacksen F Thiago. Saya tidak bisa bilang ke dia, 'hey saya Maradona, kau siapa? Minggir kau' saya tidak mau begitu, tegasnya.
Saya tidak mau berbuat buruk kepada orang lain, karena saya sendiri juga tak mau orang lain begitu ke saya. Nanti kalau posisi pelatih sudah kosong dan ada peluang, saya bersedia dan memberikan pengalaman 30 tahun saya dalam sepakbola ke Indonesia, terang mantan pelatih Timnas Argentina di Piala Dunia Afrika Selatan 2010 lalu itu.
Ditanya butuh berapa lama Indonesia bisa menjadi yang terkuat di Asia, Maradona enggan memprediksikannya. Kembali lagi ke program-program pembinaan yang dilakukan federasi. Kalau mau serius, pasti bisa maju, pungkasnya. (fjr/dzi)
Saya mau-mau saja, jawab Maradona saat ditanya apakah ia bersedia melatih Timnas Indonesia dalam konferensi persnya di Ballroom Hotel JW Marriot, Surabaya, Senin (01/7).
Namun, menurut Maradona dirinya sat ini mengetahui kalau Timnas Garuda Merah Putih sudah memiliki pelatih. Yakni Jacksen F Thiago. Saya tidak bisa bilang ke dia, 'hey saya Maradona, kau siapa? Minggir kau' saya tidak mau begitu, tegasnya.
Saya tidak mau berbuat buruk kepada orang lain, karena saya sendiri juga tak mau orang lain begitu ke saya. Nanti kalau posisi pelatih sudah kosong dan ada peluang, saya bersedia dan memberikan pengalaman 30 tahun saya dalam sepakbola ke Indonesia, terang mantan pelatih Timnas Argentina di Piala Dunia Afrika Selatan 2010 lalu itu.
Ditanya butuh berapa lama Indonesia bisa menjadi yang terkuat di Asia, Maradona enggan memprediksikannya. Kembali lagi ke program-program pembinaan yang dilakukan federasi. Kalau mau serius, pasti bisa maju, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







