Jacksen Harapkan Muncul Generasi Baru di Timnas Senior
Editor Bolanet | 21 November 2013 14:38
- Jacksen Ferreira Tiago sudah tidak lagi berkewajiban mengurus tim nasional senior. Meski begitu, Jacksen berjanji tetap memberikan perhatiannya.
Misalnya saja, dengan meminta agar Boaz Solossa dan kawan-kawan menggelorakan semangat mengejar prestasi. Sosok asal Brasil tersebut menuturkan, supaya para pemain bisa lebih bekerja keras untuk tampil lebih baik.
Saya yakin, tim ini menjadi lebih baik di masa depan. Sebab, Indonesia mempunyai prospek yang luar biasa. Indonesia harus kembali disegani khususnya di Asia Tenggara, kata Jacksen Tiago.
Kita harus bisa melahirkan generasi baru. Selain itu, kebugaran fisik para pemain harus dibenahi dan menjadi fokus utama. Siapapun pelatihnya, harus mempunyai rencana jangka pendek maupun panjang. Di luar hal tersebut, juga dibutuhkan kesempatan uji coba dengan tim-tim yang levelnya lebih tinggi, sambung pelatih klub Persipura Jayapura tersebut.
Pada laga terakhir Jacksen dengan Timnas senior di ajang kualifikasi Piala Asia 2015, ditutup dengan pahit. Indonesia dikalahkan dengan skor 0-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (19/11) malam.
Saya gagal memberikan kado manis bagi masyarakat Indonesia. Melatih Timnas, adalah sesuatu yang luar biasa karena banyak mendapatkan sorotan luas. Saya pun bersyukur bisa menjadi bagian dari Timnas. Selepas ini, menjadi pengalaman tambahan yang banyak. Tim ini punya masa depan yang bagus asalkan tetap yakin dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Misalnya saja, dengan meminta agar Boaz Solossa dan kawan-kawan menggelorakan semangat mengejar prestasi. Sosok asal Brasil tersebut menuturkan, supaya para pemain bisa lebih bekerja keras untuk tampil lebih baik.
Saya yakin, tim ini menjadi lebih baik di masa depan. Sebab, Indonesia mempunyai prospek yang luar biasa. Indonesia harus kembali disegani khususnya di Asia Tenggara, kata Jacksen Tiago.
Kita harus bisa melahirkan generasi baru. Selain itu, kebugaran fisik para pemain harus dibenahi dan menjadi fokus utama. Siapapun pelatihnya, harus mempunyai rencana jangka pendek maupun panjang. Di luar hal tersebut, juga dibutuhkan kesempatan uji coba dengan tim-tim yang levelnya lebih tinggi, sambung pelatih klub Persipura Jayapura tersebut.
Pada laga terakhir Jacksen dengan Timnas senior di ajang kualifikasi Piala Asia 2015, ditutup dengan pahit. Indonesia dikalahkan dengan skor 0-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (19/11) malam.
Saya gagal memberikan kado manis bagi masyarakat Indonesia. Melatih Timnas, adalah sesuatu yang luar biasa karena banyak mendapatkan sorotan luas. Saya pun bersyukur bisa menjadi bagian dari Timnas. Selepas ini, menjadi pengalaman tambahan yang banyak. Tim ini punya masa depan yang bagus asalkan tetap yakin dan memaksimalkan kemampuan yang dimiliki, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













