Jacksen Tiago Pastikan China Tampil Berbeda
Editor Bolanet | 23 Oktober 2013 13:58
- Lini belakang yang rapuh dan mudah untuk ditembus lawan, menjadi kekurangan tim nasional senior. Hal tersebut, diungkapkan Jacksen Ferreira Tiago, selaku pelatih kepala.
Dilanjutkannya, kelemahan tersebut tampak jelas ketika menghadapi dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/10) malam.
Dalam laga yang berlangsung tertutup tersebut, kedua tim berbagi angka 1-1. China yang dibesut Fu Bo, berhasil membuka gol pada menit ke-35 melalui sontekan Wu Xi. Sedangkan Indonesia, baru bisa membalasnya pada menit ke-68 melalui Boaz Solossa.
Semua aspek di Timnas harus diperbaiki. Apalagi, pertandingan di kandang China sangat berbeda. Sehingga, perlu persiapan yang juga berbeda kata Jacksen.
Persiapan tersebut, dilanjutkan Jacksen, benar-benar dibutuhkan jelang menghadapi China dalam lanjutan kualifikasi Grup C Piala Asia 2015, di Stadion Shanxi, Xi'an, 15 November.
Apalagi, pelatih yang sukses memberikan gelar juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 bagi Persipura Jayapura tersebut, ingin memberikan kontribusi yang maksimal di sisa pertandingan Grup C babak kualifikasi Piala AFC 2015.
Pasalnya, Boaz Solossa dan kawan-kawan baru sebatas mengumpulkan satu poin.
Kami sadar jika peluang lolos sangat berat dan tapi tim ini memang harus diperbaiki. Saya akan membenahi fisik, teknik dan taktik pemain, pungkasnya. (esa/pra)
Dilanjutkannya, kelemahan tersebut tampak jelas ketika menghadapi dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/10) malam.
Dalam laga yang berlangsung tertutup tersebut, kedua tim berbagi angka 1-1. China yang dibesut Fu Bo, berhasil membuka gol pada menit ke-35 melalui sontekan Wu Xi. Sedangkan Indonesia, baru bisa membalasnya pada menit ke-68 melalui Boaz Solossa.
Semua aspek di Timnas harus diperbaiki. Apalagi, pertandingan di kandang China sangat berbeda. Sehingga, perlu persiapan yang juga berbeda kata Jacksen.
Persiapan tersebut, dilanjutkan Jacksen, benar-benar dibutuhkan jelang menghadapi China dalam lanjutan kualifikasi Grup C Piala Asia 2015, di Stadion Shanxi, Xi'an, 15 November.
Apalagi, pelatih yang sukses memberikan gelar juara kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 bagi Persipura Jayapura tersebut, ingin memberikan kontribusi yang maksimal di sisa pertandingan Grup C babak kualifikasi Piala AFC 2015.
Pasalnya, Boaz Solossa dan kawan-kawan baru sebatas mengumpulkan satu poin.
Kami sadar jika peluang lolos sangat berat dan tapi tim ini memang harus diperbaiki. Saya akan membenahi fisik, teknik dan taktik pemain, pungkasnya. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













