Jadwal Kompetisi Jadi Dalih Keterpurukan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022
Yaumil Azis | 14 September 2019 09:08
Bola.net - Keterpurukan Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 terlihat jelas di depan mata. Kata sang pelatih, Simon McMenemy, hal itu disebabkan oleh jadwal kompetisi Shopee Liga 1 yang membuat pemain kelelahan.
Timnas Indonesia mengalami dua kekalahan menyakitkan di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G. Evan Dimas dkk. ditekuk Malaysia 2-3 dan Thailand 0-2.
Mayoritas gol-gol lawan terjadi di babak kedua, saat para pemain Timnas sudah kehabisan nafas.
Saat menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019), timnas empat unggul dua kali (1-0, dan 2-1) melalui sepasang gol yang dicetak oleh Alberto Goncalves.
Malaysia mampu menghantam balik pada babak kedua, dan akhirnya meraih kemenangan.
Simon McMenemy, pelatih Indonesia, enggan menyalahkan pemain yang hilang fokus sehingga bisa dihajar pada menit-menit akhir laga. Menurutnya, pemain juga kena dampak Liga 1 yang padat.
"Babak kedua, kaki pemain lelah, pikiran juga lelah, jadi itu membuat reaksi pemain jadi tidak bagus. Pemain sudah memainkan kemampuan terbaiknya. Bahkan mereka berlari sampai akhirnya mereka tidak bisa berlari lagi. Setelah permainan berakhir, para pemain langsung runtuh."
Situasi sama terjadi saat menghadapi Thailand. Kondisi lebih parah karena sepanjang laga Timnas Indonesia terlihat bermain kurang greget. Mereka terlihat lelah.
"Kita harus persiapkan jadwal di liga dengan baik. Membuat para pemain merasa nyaman dengan jadwal liga yang baik. Di negara lain, liga sudah libur tetapi di Indonesia masih main bahkan sampai Natal. Jadi kita harus perbaiki itu dulu baru melangkah ke depan," tutur Simon McMememy yang dua hari belakangan diisukan bakal dipecat PSSI dan kemudian digantikan Rahmad Darmawan.
Tak ada satupun pemain Timnas Indonesia yang masuk skuat Kualifikasi Piala Dunia 2022 bicara soal masalah kelelahan itu. Mereka lebih banyak diam saat berhadapan awal media usai kedua laga.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Suara Septian David Maulana
Bintang PSIS Semarang, Septian David Maulana, yang namanya tak masuk skuat racikan Simon McMemeny yang justru berani buka suara membela rekan-rekannya.
"Musim ini memang benar-benar melelahkan bagi kami para pemain. Banyak pertandingan ditunda dan digeser di sela-sela pertandingan lain. Dalam sepekan kami bertanding tiga kali. Lelahnya luar biasa," kata David saat berbincang-bincang santai dengan Bola.com di Green Hotel, Bekasi, Kamis (12/9/2019) malam.
David yang jadi pelanggan Timnas Indonesia di era Luis Milla dan Bima Sakti, mencontohkan yang dia alami bersama klubnya saat ini.
PSIS Semarang bertanding di Makassar menghadapi PSM Makassar pada Rabu (11/9/2019) malam. Keesokan paginya, Tim Mahesa Jenar sudah harus bergegas ke Bekasi untuk menyongsong laga lanjutan menghadapi Persija Jakarta pada Minggu (15/9/2019).
"Kondisi ini berulangkali terjadi. Waktu recovery terlalu pendek buat kami. Saya tidak heran ketika mendengar pelatih Timnas Indonesia yang mengeluhkan kondisi fisik pemain, karena memang seperti itu adanya," ujar Septian David Permana.
Sejumlah laga kompetisi Shopee Liga 1 2019 berulangkali merubahan jadwal karena imbas pelaksanaan Piala Indonesia, Pemilihan Umum Presiden dan Legistalif, keikutsertaan klub di Piala AFC, hingga karena faktor X tidak keluarnya izin dari kepolisian.
Pada medio September ini semestinya kompetisi sudah memasuki putaran kedua. Namun ada beberapa tim yang punya jadwal pertandingan paruh pertama yang tercecer.
Sumber: Bwww.bola.comola.com/Penulis Ario Yosia
Published: 14 September 2019
Baca Juga:
- Dirumorkan Gantikan Simon McMenemy, Rahmad Darmawan Memilih Setia dengan Tira Persikabo
- PSSI Tak Punya Dana untuk Tunjuk Kembali Luis Milla Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
- Exco PSSI Akan Gelar Rapat untuk Tentukan Masa Depan Simon McMenemy
- Joko Susilo Tak Tahu Kabar Adanya Perubahan Pelatih Kepala Timnas Indonesia
- PSSI: Rahmad Darmawan Tak Gantikan Simon McMenemy
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








