Jalani Laga Penentuan, Indonesia Diminta Ubah Cara Bermain
Afdholud Dzikry | 24 Agustus 2017 11:43
Bola.net - - Wanderley Junior melontarkan sebuah saran pada Timnas U-22 Indonesia yang bakal melakoni laga penentuan langkah mereka di ajang SEA Games 2017. Pelatih Persipura Jayapura ini meminta skuat Garuda Muda -julukan Timnas U-22- mengubah gaya bermain mereka.
Menurut Wanderley, permainan Indonesia pada laga terakhir mereka, kontra Vietnam, tak boleh terulang. Pada laga tersebut, skuat Garuda Muda dinilai tak bermain sesuai dengan jati diri mereka.
Kemarin, saya lihat mereka tak bermain sesuai dengan kualitas yang dimiliki, ujar Wanderley, pada .
Wanderley menyebut pada pertandingan lawan Vietnam, Timnas U-22 bermain terburu-buru. Mereka nampak ingin segera membuang bola ke lini depan.
Akhirnya, mereka banyak melepas umpan-umpan panjang, yang tidak efektif. Padahal, lawan Timor Leste, pada pertandingan sebelumnya, mereka main umpan-umpan pendek yang cepat, tuturnya.
Wanderley menyebut permainan Indonesia yang seakan tanpa visi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Vietnam. Terlebih, Vietnam memiliki permainan kolektif dan passing yang cukup bagus.
Bisa dilihat mereka memiliki beberapa peluang emas pada pertandingan kemarin. Syukurlah tak ada yang masuk, ucap Wanderley.
Yang pasti, hal ini wajib jadi pelajaran bagi kita, imbuhnya.
Timnas U-22 akan menghadapi laga terakhir mereka di grup B SEA Games 2017, kontra Timnas Kamboja. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Kamis .
Pertandingan ini merupakan penentuan apakah Timnas U-22 bakal lolos ke Semifinal SEA Games atau tidak. Mereka wajib menang dengan selisih tiga gol jika ingin memastikan diri lolos otomatis. Namun, jika kurang dari itu, langkah mereka ditentukan hasil pertandingan antara Timnas Vietnam dan Timnas Thailand. Jika pada pertandingan tersebut ada salah satu tim yang kalah, Skuat Garuda Muda dipastikan lolos, berapapun skor kemenangan mereka.
Lebih lanjut, Wanderley optimistis pada pertandingan ini Garuda Muda bakal bermain lebih baik. Pasalnya, dalam pertandingan ini, mereka sudah bisa diperkuat lagi oleh Evan Dimas.
Dengan Evan Dimas di jantung permainan, pasti bola bisa berjalan dari kaki ke kaki, tandasnya.(den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Figur Sentral Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 meski Gagal ke Semifinal
Tim Nasional 13 Desember 2025, 18:18
-
Usai Tersingkir dari SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 Jadi Incaran Warlok Thailand
Tim Nasional 13 Desember 2025, 09:48
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







