John Herdman dan Filosofinya yang Bakal Dibagikan ke Timnas Indonesia: Menikmati Pengajaran dan Proses Belajar
Serafin Unus Pasi | 20 Januari 2026 09:10
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membagikan kisahnya. Mulai dari awal perjalanan hingga memutuskan untuk terjun secara total ke dunia kepelatihan.
Pria asal Inggris tersebut mengakui bahwa motivasi utama banyak pelatih bermula dari impian masa kecil. Yaitu keinginan yang tidak tercapai sebagai pesepak bola profesional.
Herdman menjelaskan ketika seorang pencinta sepak bola menyadari kualitas permainannya tidak mampu menembus level tertinggi, hasrat terhadap olahraga tersebut tidak boleh padam. Ia merasa beruntung karena memiliki bakat alami dalam membangun hubungan serta bekerja sama dengan banyak orang.
"Menurut saya, kebanyakan pelatih tidak bermain di level tertinggi. Mereka akhirnya melatih, Anda tahu, Anda sebagai pemain sepak bola itulah mimpinya," ujar Herdman dilansir Youtube Timnas Indonesia.
"Dan ketika Anda tidak cukup baik untuk bermain di level itu, maka Anda ingin melanjutkan semangatmu dalam olahraga. Anda tahu, saya beruntung karena saya menikmati waktu bekerja bersama orang-orang," katanya menambahkan.
Kisah John Herdman
Herdman mendefinisikan dirinya lebih dari sekadar pengolah taktik, melainkan seorang pendidik yang memiliki ketertarikan besar pada perkembangan manusia. Ia mengaku sangat menikmati proses belajar-mengajar yang membawanya secara natural masuk ke dalam karier kepelatihan.
"Saya senang melihat orang tumbuh berkembang sebagai guru, sebagai pendidik, sebagai dosen. Saya selalu menikmati pengajaran, proses belajar, sehingga saya mampu secara alami bertransisi ke pelatihan sepak bola," ucap Herdman.
Perjalanan karier Herdman tergolong sangat luas dan mencakup berbagai jenjang kompetisi yang berbeda di kancah internasional. Sebelum melatih Timnas Indonesia Indonesia, ia telah melewati berbagai tahapan mulai dari level bawah hingga panggung turnamen paling bergengsi di dunia.
"Bekerja di level akar rumput, di tingkat akademi profesional, dan kemudian lanjut ke sepak bola wanita, Olimpiade, Piala Dunia, klub, sekarang di sini di Indonesia," jelas Herdman.
Dedikasi untuk Mengajar
Bagi Herdman, inti dari profesi seorang pelatih adalah dedikasi untuk mengajar serta membimbing setiap individu. Ia memandang bahwa keberhasilan seorang pelatih diukur dari kemampuannya membantu orang lain mencapai potensi terbaik mereka.
"Jadi, saya pikir kebanyakan pelatih adalah guru mereka. Mereka ingin mengajar dan membantu orang-orang menjadi lebih baik, bertumbuh, sehingga Anda tahu itulah filosofi utama saya sebagai pelatih," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
3 Lawan dari 3 Benua di FIFA Series 2026, Erick Thohir: Ujian Mentalitas Timnas Indonesia Nih!
RESMI! Timnas Indonesia Melawan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St Kitts Nevis di FIFA Series Maret 2026
Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
Inspirasi Terbesar John Herdman Sang Pelatih Timnas Indonesia: Kedisiplinan Kakek Eks Tentara dan Petinju
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

