John Herdman Kesengsem dengan Jersey Baru Timnas Indonesia Rilisan Kelme, Sebut Cocok untuk Iklim di Asia: Para Pemain Bakal Menyukainya

Asad Arifin | 12 Maret 2026 22:01
John Herdman Kesengsem dengan Jersey Baru Timnas Indonesia Rilisan Kelme, Sebut Cocok untuk Iklim di Asia: Para Pemain Bakal Menyukainya
Jersey Timnas Indonesia dari Kelme yang diluncurkan pada Kamis (12/3) malam WIB di kawasan Gelora Bung Karno (c) Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memberikan tanggapan setelah melihat dan mencoba jersey terbaru Skuad Garuda dari Kelme. Ia menilai perlengkapan tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kondisi pertandingan di kawasan Asia.

Menurut Herdman, para pemain akan merasakan perbedaan ketika mengenakan jersey baru tersebut. Desain dan materialnya disebut disesuaikan dengan iklim yang sering dihadapi Timnas Indonesia di Asia.

Advertisement

"Ya, saya rasa para pemain akan merasakan level yang berbeda dan sesuatu yang bisa menyesuaikan dengan iklim," ujar Herdman kepada wartawan di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam WIB.

"Jersey ini benar-benar dirancang agar cocok dengan kondisi pertandingan yang kami hadapi di kawasan AFC. Jadi dari sisi performa, para pemain akan menyukainya," katanya menambahkan.

1 dari 4 halaman

Lahir dari Kerja Sama dengan PSSI

Lahir dari Kerja Sama dengan PSSI

John Herdman, Erick Thohir, dan Kevin Wijaya menunjukkan jersey baru Timnas Indonesia dari Kelme yang diluncurkan pada Kamis (12/3) malam WIB di kawasan Gelora Bung Karno (c) Bagaskara Lazuardi

Sementara itu, CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, menjelaskan bahwa jersey tersebut lahir dari kerja sama dengan PSSI. Dalam prosesnya, berbagai masukan diberikan terkait konsep, filosofi, hingga identitas yang ingin ditampilkan.

Kevin menyebut desain jersey juga mengandung nilai yang merepresentasikan identitas bangsa. Hal itu tercermin melalui warna utama serta elemen budaya yang dimasukkan dalam desain.

"Ini hasil kolaborasi tentunya dengan PSSI. Kita juga mendapatkan banyak banget inputan terkait apa yang harus dibawa, filosofinya juga, dan juga bagaimana ini harus mencerminkan seperti yang tadi Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir bilang, ada filosofi bangsanya. Dan juga ada bagaimana yang di away kita selipkan ada batiknya dan segala macam," ucapnya.

2 dari 4 halaman

Proses Pengembangan Cukup Lama

Proses Pengembangan Cukup Lama

Logo Kelme (c) Bagaskara Lazuardi

Kevin mengungkapkan proses pengembangan jersey tersebut berlangsung cukup panjang. Tim desain berupaya menempatkan berbagai detail yang memiliki makna tersendiri pada setiap varian jersey.

Ia menambahkan bahwa setiap elemen yang ada pada jersey home maupun away memiliki latar belakang filosofi. Detail tersebut dirancang agar mencerminkan identitas Timnas Indonesia.

"Melalui proses yang cukup panjang untuk bisa sampai di sini, tapi tentunya kita berupaya sebaik mungkin untuk bisa memberikan yang terbaik. Dan nanti bisa dilihat sendiri bagaimana detail-detail yang kami tempatkan di setiap home dan away itu ada filosofinya masing-masing," tegas Kevin.

3 dari 4 halaman

Inspirasi 1999

Inspirasi 1999

Jersey Timnas Indonesia dari Kelme (c) Muhammad Adi Yaksa

Kevin juga menjelaskan inspirasi yang digunakan untuk desain jersey kandang. Konsep tersebut diambil dari jersey Timnas Indonesia yang digunakan pada tahun 1999.

Desain itu menampilkan kombinasi merah dan putih sebagai elemen utama. Warna tersebut disebut mewakili periode awal perjalanan Indonesia menuju kompetisi internasional.

"Home itu, kalau boleh tadi melengkapi dari apa yang Pak Erick jelaskan, itu ada inspirasi dari bagaimana jersey tahun 1999. Bagaimana itu adalah merah putih yang kita kedepankan sebagai pioneer year kita bergerak ke kancah internasional waktu itu. Nah, terus ya gitu, itu inspirasinya, makanya ada splash merah putihnya di home," beber Kevin.

4 dari 4 halaman

Motif Batik

Motif Batik

Jersey tandang Timnas Indonesia dari Kelme (c) Bagaskara Lazuardi

Untuk jersey tandang, Kelme memasukkan unsur budaya Indonesia melalui motif batik. Desain tersebut dibuat dengan pendekatan modern namun tetap mempertahankan unsur tradisional.

Kevin berharap konsep tersebut dapat memperkenalkan identitas Indonesia kepada masyarakat global. Hal itu terutama ketika Timnas Indonesia menjalani pertandingan di luar negeri.

"Kemudian di away-nya itu, dengan tenunan batiknya itu, harapannya adalah bisa mencerminkan kepada khalayak ramai di luar sana, global people, ketika kita bertandang, bahwa ini adalah versi modern dan juga ada sisi tradisionalnya yang dibawa dari Indonesia," imbuh Kevin.

LATEST UPDATE