Jurus John Herdman Rayu Pemain Keturunan ke Timnas Indonesia: Dukungan 280 Juta Rakyat jadi Senjatanya
Editor Bolanet | 13 Januari 2026 16:11
Bola.net - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mulai buka kartu soal strategi naturalisasinya. Ia menyiapkan pendekatan khusus untuk mendaratkan pemain keturunan kelas A ke Skuad Garuda.
Mantan pelatih Timnas Kanada ini sadar betul tantangan yang dihadapi. Membujuk pemain diaspora berkualitas bukan pekerjaan mudah di tengah persaingan global.
Namun, Herdman punya "senjata rahasia" yang terbukti ampuh di level dunia. Ia berkaca pada kesuksesannya saat meyakinkan bintang FC Porto, Stephen Eustaquio, membela Kanada.
Pernyataan strategis ini diungkapkan Herdman dalam sesi perkenalan resmi sebagai pelatih baru Timnas. Acara tersebut digelar di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Bukan Sekadar Kualitas, Tapi Hati

Herdman menilai mendeteksi pemain berbakat sebenarnya perkara mudah. Tantangan sesungguhnya adalah menyentuh hati mereka untuk memilih Indonesia.
Fokus utamanya kini adalah membawa kualitas tertinggi ke Tanah Air. Ia ingin memastikan Timnas Indonesia diisi oleh talenta terbaik yang tersedia.
"Ya, saya rasa tidak sulit untuk melihat di mana para pemain terbaik berada," buka Herdman.
"Kami berusaha membawa pemain terbaik ke negara ini," sambungnya tegas.
Namun, ia tak menampik bahwa pemain grade A pasti punya banyak opsi. Mereka seringkali bimbang antara membela negara kelahiran atau negara leluhur.
"Meyakinkan mereka untuk bermain bagi Indonesia memang langkah besar," akunya.
"Karena ada banyak peluang lain bagi pemain-pemain itu," tambah pelatih asal Inggris tersebut.
Mimpi Piala Dunia jadi Senjata Rahasia

Di sinilah masterclass negosiasi Herdman akan diuji. Ia menawarkan sesuatu yang lebih berharga daripada uang: Sejarah.
Herdman akan menjual mimpi menjadi legenda yang membawa Indonesia ke Piala Dunia. Faktor emosional ini dinilai menjadi daya tarik yang sulit ditolak.
"Namun, saya rasa ketika para pemain melihat dan merasakan semangat serta peluang ini," paparnya.
"Kesempatan untuk menjadi kelompok pertama yang membawa negara ini lolos ke Piala Dunia, itu menjadi daya tarik besar," tegas Herdman.
Blueprint Stephen Eustaquio

Herdman lantas memberikan contoh nyata keberhasilannya di masa lalu. Ia menceritakan kisah Stephen Eustaquio yang hampir membela Timnas Portugal.
Gelandang top itu akhirnya luluh karena visi jangka panjang yang ditawarkan Herdman. Kasus serupa inilah yang ingin ia aplikasikan di Timnas Indonesia.
"Itu juga yang meyakinkan Stephen Eustaquio di Kanada untuk tidak bermain bagi Portugal," kenangnya.
"Tetapi (dia akhirnya) memilih Kanada," lanjut Herdman.
Dukungan 280 Juta Rakyat
Selain sejarah, Herdman punya kartu as lain yang tak dimiliki negara lain. Yaitu basis suporter fanatik Indonesia yang mencapai ratusan juta jiwa.
Ia yakin atmosfer gila bola di Indonesia adalah magnet bagi pemain diaspora. Menjadi pahlawan bagi 280 juta orang adalah tawaran yang sangat emosional.
"Menjadi bagian dari kelompok pemain yang membuat sejarah dan merayakannya bersama 280 juta orang. Tidak banyak negara di dunia yang bisa menghadirkan pemain top seperti itu," ujar Herdman antusias.
Kini, ia siap bekerja militan bersama PSSI untuk mengeksekusi rencana ini. Misi utamanya adalah menciptakan salah satu kisah dongeng terbesar di sepak bola dunia.
"Jadi saya akan bekerja sama dengan rekan-rekan di PSSI untuk dengan tekun mencari pemain terbaik," janji Herdman.
"Dan meyakinkan mereka agar menjadi bagian dari perjalanan ini," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


