Kalah Telak Dari Barcelona B, Ini Kata Indra Sjafri
Editor Bolanet | 24 September 2014 23:07
- Pelatih Indonesia U-19, Indra Sjafri menilai bahwa kekalahan telak dari Barcelona B pada laga uji coba di Spanyol terjadi akibat timnya bermain gugup.
Bermain di Stadion Ciutat Esportiva Joan Gamper, Rabu (24/9) malam, Garuda Jaya harus mengakui ketangguhan Barcelona B setelah takluk dengan skor enam gol tanpa balas. Laga ini sendiri ditandai dengan bermainnya dua pemain baru Barcelona, Luis Suarez dan Thomas Vermaelen.
Usai laga, pelatih Indra Sjafri mengungkapkan salah satu alasan mengapa timnya bisa kalah telak, selain karena kualitas tim, adalah karena pemainnya tampil gugup sehingga identitas permainan mereka hilang pada laga tersebut.
Kami kehilangan identitas permainan kami. Para pemain juga tampil gugup dan itu membuat mereka kerap melakukan kesalahan dalam memberikan umpan. Selain itu, para pemain juga tak bisa efektif dalam membangun serangan, ungkap Indra Sjafri.
Kami sadar bahwa kami bermain menghadapi pemain yang kualitasnya berada di atas kami. Karena itu, di babak kedua kami melakukan pergantian pemain dan meminta pemain untuk tak panik, tandasnya.
Sebagai informasi, enam gol kemenangan Barcelona B dicetak oleh Thomas Vermaelen, Luis Suarez (dua gol), David Babunski, Bicho dan eksekusi penalti Maxi Rolon. (bola/dzi)
Bermain di Stadion Ciutat Esportiva Joan Gamper, Rabu (24/9) malam, Garuda Jaya harus mengakui ketangguhan Barcelona B setelah takluk dengan skor enam gol tanpa balas. Laga ini sendiri ditandai dengan bermainnya dua pemain baru Barcelona, Luis Suarez dan Thomas Vermaelen.
Usai laga, pelatih Indra Sjafri mengungkapkan salah satu alasan mengapa timnya bisa kalah telak, selain karena kualitas tim, adalah karena pemainnya tampil gugup sehingga identitas permainan mereka hilang pada laga tersebut.
Kami kehilangan identitas permainan kami. Para pemain juga tampil gugup dan itu membuat mereka kerap melakukan kesalahan dalam memberikan umpan. Selain itu, para pemain juga tak bisa efektif dalam membangun serangan, ungkap Indra Sjafri.
Kami sadar bahwa kami bermain menghadapi pemain yang kualitasnya berada di atas kami. Karena itu, di babak kedua kami melakukan pergantian pemain dan meminta pemain untuk tak panik, tandasnya.
Sebagai informasi, enam gol kemenangan Barcelona B dicetak oleh Thomas Vermaelen, Luis Suarez (dua gol), David Babunski, Bicho dan eksekusi penalti Maxi Rolon. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














