Kampanyekan Anti Kembang Api, PSSI Rekrut Relawan
Editor Bolanet | 9 Oktober 2013 14:30
- PSSI benar-benar tak ingin hukuman karena penyalaan kembang api dan flare di stadion terulang. Federasi sepak bola Indonesia itu terlihat aktif mengkampanyekan hal tersebut di Piala AFC U-19 Grup G, Jakarta. Salah satunya dengan merekrut relawan.
Tak seperti suporter laga-laga Timnas, relawan ini terlihat beda daripada yang lainnya. Dengan mengenakan T-shirt berwarna abu-abu mereka menyemangati Timnas U-19 di tribun selatan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat melawan Laos kemarin. Slogan No flare, No fireworks, No banned, We love our Football tertulis di T-Shirt mereka.
Mereka memang sengaja kami rekrut sebagai relawan. Totalnya ada 350 dan rata-rata mahasiswa, terang ketua Panpel AFCU -19, Tigor Shalom Boboy pada , Rabu (09/10).
Tak hanya mengenakan kaos ajakan anti kembang api di stadion tersebut, para relawan ini juga membagi-bagikan selebaran bertuliskan hal yang sama di luar stadion sebelum pertandingan. Kita tak ingin sanksi FIFA atau AFC terulang. mari sama-sama menjaganya, kata Tigor.
Tak hanya melalui relawan, PSSI juga membentangkan poster besar di dua tribun SUGBK. Pada backdrop konferensi pers pun juga tersemat slogan No flare, No fireworks, No banned tersebut.
Petugas keamanan juga melakukan sweeping lebih ketat kembang api dan flare ini. Mari kita sama-sama menjaga sepak bola dan Timnas kita, tutupnya. [initial]
(fjr/mac)
Tak seperti suporter laga-laga Timnas, relawan ini terlihat beda daripada yang lainnya. Dengan mengenakan T-shirt berwarna abu-abu mereka menyemangati Timnas U-19 di tribun selatan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat melawan Laos kemarin. Slogan No flare, No fireworks, No banned, We love our Football tertulis di T-Shirt mereka.
Mereka memang sengaja kami rekrut sebagai relawan. Totalnya ada 350 dan rata-rata mahasiswa, terang ketua Panpel AFCU -19, Tigor Shalom Boboy pada , Rabu (09/10).
Tak hanya mengenakan kaos ajakan anti kembang api di stadion tersebut, para relawan ini juga membagi-bagikan selebaran bertuliskan hal yang sama di luar stadion sebelum pertandingan. Kita tak ingin sanksi FIFA atau AFC terulang. mari sama-sama menjaganya, kata Tigor.
Tak hanya melalui relawan, PSSI juga membentangkan poster besar di dua tribun SUGBK. Pada backdrop konferensi pers pun juga tersemat slogan No flare, No fireworks, No banned tersebut.
Petugas keamanan juga melakukan sweeping lebih ketat kembang api dan flare ini. Mari kita sama-sama menjaga sepak bola dan Timnas kita, tutupnya. [initial]
Baca Berita Kualifikasi Piala AFC U-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06















