'Karma' untuk Bahrain: Akhirnya Tahu Rasanya Kebobolan Menit Akhir dan Gagal Menang
Gia Yuda Pradana | 20 November 2024 09:41
Bola.net - Ketika Timnas Indonesia menang 2-0 atas Timnas Arab Saudi, Timnas Bahrain dipaksa menelan kekecewaan oleh Timnas Australia. Bahrain ditahan imbang 2-2. Ibarat karma buat mereka, gol balasan Australia tercipta di menit-menit akhir pertandingan.
Indonesia menang 2-0 saat menjamu Arab Saudi di SUGBK pada matchday 6 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ke-3, Selasa (19/11/2024). Dua gol Skuad Garuda diborong oleh Marselino Ferdinan pada menit 32 dan 57.
Di salah satu partai Grup C lainnya, Bahrain menjamu Australia. Sempat tertinggal oleh gol cepat Kusini Yengi di menit 1, Bahrain berbalik memimpin melalui dua gol Mahdi Abduljabbar menit 75 dan 77. Namun, kemenangan Bahrain dibuyarkan oleh Yengi dengan gol kedua yang dicetaknya pada menit 90+6.
Beberapa waktu lalu, Bahrain melakukan ini kepada Indonesia di kandang mereka. Waktu itu, Indonesia gagal menang gara-gara gol kontroversial Bahrain di menit 90+9. Kali ini, di tempat yang sama, Australia membuat Bahrain merasakan apa yang dirasakan oleh Skuad Garuda.
Bahrain vs Indonesia dan Gol Kontroversial Menit 90+9

Timnas Indonesia bermain imbang dengan tuan rumah Bahrain pada matchday 3 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ke-3, Kamis (10/10/2024). Pertandingan Bahrain vs Indonesia di Bahrain National Stadium yang dipimpin wasit Ahmed Al-Kaf asal Oman itu berakhir dengan skor 2-2.
Dua gol Skuad Garuda dicetak oleh Ragnar Oratmangoen pada menit 45+3 dan Rafael Struick menit 74. Dua gol Bahrain diborong oleh Mohmaed Marhoon di menit 15 dan 90+9.
Gol kedua Marhoon menjadi polemik. Sebab, gol itu tercipta di menit ke-9 tambahan waktu babak kedua, sementara ofisial pertandingan hanya memberikan tambahan waktu enam menit.
Dibalaskan oleh Australia
Di stadion yang sama, Bahrain menjamu Australia, Rabu (20/11/2024). Kali ini, skenario berbalik.
Bahrain yang unggul 2-1 hingga injury time harus rela kehilangan kemenangan. Gol balasan Australia yang tercipta di menit 90+6 membuat skor akhir menjadi 2-2.
Drama ini seakan mengingatkan Bahrain bagaimana rasanya harapan buyar di menit-menit akhir pertandingan. Kekecewaan Indonesia seolah dibalaskan oleh Australia.
Bahrain Kini di Bawah Indonesia

Pada matchday 6, Jepang mengalahkan tuan rumah China. Setelah menang 4-0 atas Indonesia di SUGBK, Jepang menang 3-1 di China.
Jepang semakin perkasa di puncak klasemen Grup C dengan 16 poin. Sementara itu, lima tim di bawah Jepang terlibat persaingan yang sangat ketat.
Australia menempat posisi dua dengan tujuh poin, diikuti Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China. Empat tim sama-sama punya poin enam.
Pada matchday 7 dan matchday 8, yang akan digelar Maret 2025 mendatang, Indonesia akan main tandang lawan Australia kemudian menjamu Bahrain. Laga kandang kontra Bahrain itulah yang sangat dinantikan oleh publik tanah air.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Kenapa Eliano Reijnders Tidak Dimainkan oleh Shin Tae-yong?
Berapa Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2026 dan Bagaimana Peluang Timnas Indonesia?
Rapi Seperti Bajunya, Tentang 180 Menit yang Memukau dari Rizky Ridho
Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026: Hitung-hitungan Poin, Klasemen Grup C Sangat Ketat!
Update Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026: 4 Tim Punya 6 Poin, Mengapa Timnas Indonesia Posisi ke-3?
Penegasan Ambisi Marselino Ferdinan Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












