Kenapa Eliano Reijnders Tidak Dimainkan oleh Shin Tae-yong?
Richard Andreas | 20 November 2024 09:15
Bola.net - Absennya Eliano Reijnders dari daftar pemain utama Timnas Indonesia menimbulkan tanda tanya besar di kalangan penggemar sepak bola nasional. Meski Indonesia baru saja mencatat kemenangan gemilang 2-0 atas Arab Saudi, keputusan Shin Tae-yong untuk tidak memainkan Eliano menjadi bahan diskusi.
Eliano, yang berkarier di Eredivisie bersama PEC Zwolle, hanya mendapat sedikit menit bermain dalam beberapa bulan terakhir. Situasi ini memunculkan spekulasi, apakah ada alasan khusus yang membuatnya tidak dipercaya tampil di laga penting?
Padahal, sebagai pemain naturalisasi, harapan besar disematkan padanya untuk memberikan kontribusi signifikan bagi Timnas. Namun, perannya yang terbatas menimbulkan pertanyaan tentang strategi pelatih dan kondisi Eliano sendiri.
Minimnya Kesempatan Bermain di Timnas
Eliano Reijnders terakhir kali tampil untuk Timnas Indonesia pada laga kontra Bahrain, tetapi hanya bermain selama 45 menit. Setelah itu, ia tidak masuk skuad saat menghadapi China dan Jepang. Meski kembali ke daftar pemain saat melawan Arab Saudi, ia tetap tidak diturunkan ke lapangan.
Keputusan Shin Tae-yong ini memicu kritik dari sebagian pengamat. Sebagai gelandang berbakat yang memiliki pengalaman di liga Eropa, Eliano dinilai bisa menjadi opsi penting untuk memperkuat lini tengah atau lini depan Indonesia.
Namun, absennya dia dari daftar pemain utama menunjukkan adanya pertimbangan lain dari sang pelatih. Pelatih asal Korea Selatan itu kemungkinan memiliki alasan taktis atau melihat kondisi fisik Eliano yang belum optimal.
Mengingat pentingnya laga kualifikasi, Shin tampaknya lebih memilih pemain yang dianggap lebih siap untuk menghadapi lawan berat.
Penurunan Performa Eliano di Level Klub

Selain di level timnas, performa Eliano di klubnya, PEC Zwolle, juga mengalami penurunan. Musim ini, ia memang tampil dalam delapan pertandingan Eredivisie, tetapi menit bermainnya semakin berkurang. Dalam tiga laga terakhir, Eliano hanya bermain 11 menit, 33 menit, dan terakhir 5 menit.
Penurunan ini bisa menjadi salah satu alasan Shin Tae-yong ragu memberikan kepercayaan penuh kepada Eliano. Pelatih mungkin menilai bahwa kondisi dan ritme permainan Eliano tidak seoptimal yang diharapkan untuk bersaing di level internasional.
Namun, keputusan Shin ini tetap menuai pertanyaan. Sebagai pemain naturalisasi, publik berharap Eliano diberi kesempatan lebih banyak untuk membuktikan kualitasnya.
Absennya dia di beberapa laga penting menunjukkan ada sesuatu yang perlu diperbaiki, baik dari sisi pemain maupun pelatih.
Apa Langkah Selanjutnya?
Dalam situasi ini, peran Shin Tae-yong menjadi krusial untuk mengelola pemain-pemainnya dengan tepat.
Jika Eliano memang dianggap kurang siap, komunikasi yang jelas perlu dilakukan agar pemain bisa memahami keputusan tersebut dan bekerja keras untuk kembali mendapatkan tempatnya di skuad utama.
Bagi Eliano sendiri, situasi ini menjadi tantangan untuk membuktikan dirinya. Dengan empat laga tersisa di kualifikasi, peluang untuk mendapatkan menit bermain sebenarnya masih terbuka. Namun, semuanya bergantung pada kerja kerasnya di level klub maupun saat sesi latihan bersama timnas.
Di sisi lain, para pendukung berharap Shin Tae-yong dapat memanfaatkan semua opsi yang ada untuk memperkuat Timnas Indonesia. Jika Eliano mampu meningkatkan performanya, ia bisa menjadi aset berharga dalam perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
Tim Nasional 18 Juni 2026, 20:11
LATEST UPDATE
-
Inggris yang Masih Penuh Misteri
Piala Dunia 30 Juni 2026, 17:00
-
Maroko dan Magi yang Tak Pernah Hilang
Piala Dunia 30 Juni 2026, 16:00
-
Belanda Terjungkal Saat Garis Akhir Sudah Terlihat
Piala Dunia 30 Juni 2026, 15:00
-
Welcoming Dinner FimelaXclusive Batch 4: Akrab, Hangat, dan Berkesan
Lain Lain 30 Juni 2026, 13:49
-
Jerman dan Akhir Sebuah Mitos
Piala Dunia 30 Juni 2026, 13:21
-
Pertunjukan Ketangguhan Mental Maroko
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:37
-
Bukan Pengecut, Julian Nagelsmann Menolak Mundur dari Timnas Jerman!
Piala Dunia 30 Juni 2026, 12:30
-
Maroko Tendang Belanda, Tantang Kanada di Babak 16 Besar
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:42
-
Man of the Match Belanda vs Maroko: Issa Diop
Piala Dunia 30 Juni 2026, 11:28
-
Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
Piala Dunia 30 Juni 2026, 09:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41










