Ketua JC: Pengelolaan Timnas Bukan Wewenang JC
Editor Bolanet | 21 Juli 2012 22:53
- Ketua Komite Gabungan/Joint Committe (JC), Todung Mulya Lubis, angkat suara terkait kewenangan tim bentukan Satuan Tugas (Satgas) AFC tersebut.
Menurutnya, Ketua Komite Etik PSSI tersebut, JC memiliki kewenangan hanya terbatas pada empat hal, dan sama sekali tidak memiliki wewenang terhadap pembentukan tim nasional Indonesia.
Pembentukan dan pengelolaan timnas bukanlah wewenang dari JC. JC hanya menjalankan tugas dan rapat terkait dengan poin-poin yang ada di dalam MoU yang telah disepakati antara KPSI dan PSSI beberapa waktu lalu, kata Todung kepada
Ditambahkannya, MoU antara Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dan PSSI yang dibuat di Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Juni 2012 lalu, berisikan tentang pembahasan terkait liga profesional, pengembalian empat anggota Komite Eksekutif (Exco), revisi statuta PSSI, dan persiapan kongres PSSI untuk amandemen statuta.
Pihak KPSI, dilanjutkannya, selama ini menyampaikan bahwa keberadaan JC sama dengan Komite Normalisasi (KN), yang pernah dibentuk FIFA saat akhir masa jabatan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.
Saat itu, FIFA menilai Nurdin sudah tidak bisa menyelesaikan pelaksanaan Kongres PSSI untuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Umum yang baru, setelah masa jabatannya berakhir.
Salah satu propaganda yang dilakukan terkait tugas JC adalah pernyataan Manajer klub Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa, terkait pemanggilan dua pemainnya ke Timnas, yakni Greg Nwakolo dan Victor Igbonefo.
Lalu Mara mengatakan, pihaknya harus menunggu arahan dari JC sebelum memutuskan apakah bisa atau tidak melepas dua pemainnya tersebut untuk memenuhi panggilan Timnas.
Sekali lagi saya tegaskan, JC sama sekali tidak punya kewenangan untuk urusan timnas. Sehingga, PSSI bisa terus berjalan untuk membentuk Timnas yang tangguh, tutupnya. (bola/esa/lex)
Menurutnya, Ketua Komite Etik PSSI tersebut, JC memiliki kewenangan hanya terbatas pada empat hal, dan sama sekali tidak memiliki wewenang terhadap pembentukan tim nasional Indonesia.
Pembentukan dan pengelolaan timnas bukanlah wewenang dari JC. JC hanya menjalankan tugas dan rapat terkait dengan poin-poin yang ada di dalam MoU yang telah disepakati antara KPSI dan PSSI beberapa waktu lalu, kata Todung kepada
Ditambahkannya, MoU antara Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dan PSSI yang dibuat di Kuala Lumpur, Malaysia, 7 Juni 2012 lalu, berisikan tentang pembahasan terkait liga profesional, pengembalian empat anggota Komite Eksekutif (Exco), revisi statuta PSSI, dan persiapan kongres PSSI untuk amandemen statuta.
Pihak KPSI, dilanjutkannya, selama ini menyampaikan bahwa keberadaan JC sama dengan Komite Normalisasi (KN), yang pernah dibentuk FIFA saat akhir masa jabatan Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.
Saat itu, FIFA menilai Nurdin sudah tidak bisa menyelesaikan pelaksanaan Kongres PSSI untuk pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Umum yang baru, setelah masa jabatannya berakhir.
Salah satu propaganda yang dilakukan terkait tugas JC adalah pernyataan Manajer klub Pelita Jaya, Lalu Mara Satriawangsa, terkait pemanggilan dua pemainnya ke Timnas, yakni Greg Nwakolo dan Victor Igbonefo.
Lalu Mara mengatakan, pihaknya harus menunggu arahan dari JC sebelum memutuskan apakah bisa atau tidak melepas dua pemainnya tersebut untuk memenuhi panggilan Timnas.
Sekali lagi saya tegaskan, JC sama sekali tidak punya kewenangan untuk urusan timnas. Sehingga, PSSI bisa terus berjalan untuk membentuk Timnas yang tangguh, tutupnya. (bola/esa/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saleh Mukadar Mundur Dari Joint Committee
Bola Indonesia 6 November 2012, 19:45
-
JC Mandek, Keputusan Dikembalikan ke Task Force Indonesia
Bola Indonesia 1 November 2012, 09:05
-
Cari Pengganti Todung, PSSI Minta Saran AFC
Bola Indonesia 1 November 2012, 08:45
-
Ketua Joint Committee Bisa Pahami Keputusan Saleh Mukadar
Bola Indonesia 31 Oktober 2012, 08:51
-
Todung Mulia Ajukan Pengunduran Diri Dari Joint Committee
Bola Indonesia 31 Oktober 2012, 08:31
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










