Ketum BTN: Ada Yang Sengaja Kacaukan Rencana
Editor Bolanet | 25 Maret 2013 04:17
- Ketua Umum Badan Tim Nasional (BTN) Isran Noor tidak habis-habisnya menyesali hasil negatif yang diraih Timnas ketika menjamu Arab Saudi dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3) itu, skuad besutan Rahmad Darmawan dan Jacksen Ferreira Tiago menelan kekalahan 1-2.
Bupati Kutai Timur tersebut pun menilai bahwa kekalahan diperoleh akibat adanya bongkar pasang pelatih. Padahal, BTN sudah mempercayakannya kepada pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco.
Dikatakannya, masalah penggantian pelatih tersebut dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, ia menganggap ada pihak yang ingin mengacaukan rencana yang sudah disusun BTN.
Sebagai catatan, adanya pergantian komposisi pelatih tersebut akibat kebijakan sepihak yang dilakukan wakilnya di BTN, Harbiansyah Nahafiah. Tanpa restu Ketua Umum , Djohar Arifin dan Isran Noor, tiba-tiba Harbiansyah mengambil keputusan untuk 'membekukan' Luis Manuel Blanco.
Padahal, Blanco banyak memiliki program-program bagus untuk Timnas. Visi pelatihnya juga sangat baik. Seharusnya, kita bisa memberikannya kesempatan, terang Isran Noor.
Ditegaskannya lagi, Blanco kini masih mengantongi kontrak hingga dua tahun. Sehingga, posisinya sebagai pelatih kepala Timnas harus segera dikembalikan.
Blanco sudah ditunjuk sebagai pelatih, tapi kenapa tiba-tiba diganti di tengah jalan. Ini menjadi salah satu faktor yang sangat mengganggu persiapan Timnas hingga akhirnya gagal mengamankan poin, sebutnya.
Kembalinya Blanco ke Timnas sebagai pelatih rasanya segera terwujud. Sebab sebelumnya, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Tony Aprilani, telah menegaskan jika peluang Blanco untuk kembali menjadi pelatih Timnas masih terbuka lebar.
Hanya saja, Tonny memberikan syarat, yakni jika Exco PSSI benar-benar menyetujuinya setelah mempertimbangkan program-program kerja Blanco ke depan. Karena itu, Tonny mengatakan bahwa Exco akan menggelar rapat untuk membahas untung-rugi jika mempekerjakan Blanco.
Jadwal rapatnya belum ditentukan, namun yang pasti secepatnya, tuntasnya. (esa/gia)
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3) itu, skuad besutan Rahmad Darmawan dan Jacksen Ferreira Tiago menelan kekalahan 1-2.
Bupati Kutai Timur tersebut pun menilai bahwa kekalahan diperoleh akibat adanya bongkar pasang pelatih. Padahal, BTN sudah mempercayakannya kepada pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco.
Dikatakannya, masalah penggantian pelatih tersebut dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab. Bahkan, ia menganggap ada pihak yang ingin mengacaukan rencana yang sudah disusun BTN.
Sebagai catatan, adanya pergantian komposisi pelatih tersebut akibat kebijakan sepihak yang dilakukan wakilnya di BTN, Harbiansyah Nahafiah. Tanpa restu Ketua Umum , Djohar Arifin dan Isran Noor, tiba-tiba Harbiansyah mengambil keputusan untuk 'membekukan' Luis Manuel Blanco.
Padahal, Blanco banyak memiliki program-program bagus untuk Timnas. Visi pelatihnya juga sangat baik. Seharusnya, kita bisa memberikannya kesempatan, terang Isran Noor.
Ditegaskannya lagi, Blanco kini masih mengantongi kontrak hingga dua tahun. Sehingga, posisinya sebagai pelatih kepala Timnas harus segera dikembalikan.
Blanco sudah ditunjuk sebagai pelatih, tapi kenapa tiba-tiba diganti di tengah jalan. Ini menjadi salah satu faktor yang sangat mengganggu persiapan Timnas hingga akhirnya gagal mengamankan poin, sebutnya.
Kembalinya Blanco ke Timnas sebagai pelatih rasanya segera terwujud. Sebab sebelumnya, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Tony Aprilani, telah menegaskan jika peluang Blanco untuk kembali menjadi pelatih Timnas masih terbuka lebar.
Hanya saja, Tonny memberikan syarat, yakni jika Exco PSSI benar-benar menyetujuinya setelah mempertimbangkan program-program kerja Blanco ke depan. Karena itu, Tonny mengatakan bahwa Exco akan menggelar rapat untuk membahas untung-rugi jika mempekerjakan Blanco.
Jadwal rapatnya belum ditentukan, namun yang pasti secepatnya, tuntasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kolombia vs Yordania 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:23
-
Prediksi Ekuador vs Guatemala 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:09
-
Hasil Portugal vs Chili: Selecao Menangkan Duel 10 Lawan 10!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:50
-
Prediksi Maroko vs Norwegia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 02:30
-
Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 01:59
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










