Ketum PSSI: Biaya Timnas Membengkak
Editor Bolanet | 2 Agustus 2011 15:54
Ketua Umum (Ketum) PSSI, Djohar Arifin Husin mengatakan, tim nasional Indonesia membutuhkan pembiayaan yang besar untuk bersaing di Grup E PPD 2014 zona Asia.
Sebab, tim nasional akan menghadapi tiga tim dari Timur Tengah yaitu Iran, Qatar, dan Bahrain. Mengacu kepada Pra-Piala Asia 2011, tim nasional harus mengeluarkan anggaran tiga kali lipat saat away kontra Kuwait.
Sebab, nilai tukar mata uang Kuwait saat itu mencapai hampir tiga kali Dollar Amerika Serikat (AS). Hasilnya, berbagai kebijakan efisiensi dilakukan tim nasional saat itu.
“Kebutuhan dana pasti akan meledak karena harus menjalani tiga away ke Timur Tengah. Tapi, semua kebutuhan akan diusahakan dipenuhi,” ungkapnya di Jakarta, Senin (1/8).
Problem pendanaan sebelumnya selalu membelit Tim nasional ‘Merah Putih’. PSSI sendiri sebenarnya memiliki modal Rp 9 miliar usai pelaksanaan Piala AFF 2010. Nilai tersebut berhasil mereka kumpulkan setelah Firman Utina dan kawan-kawan finis dengan status runner up.
DJohar menambahkan, PSSI saat ini belum memiliki sumber pendanaan pasti untuk menopang agenda tim nasional.
“Dana tim nasional akan dicari. Kami sebelumnya mendapatkan uang Rp 4 miliar lebih dari leg kedua tim nasional di PPD. Uang tersebut akan digunakan sepenuhnya untuk membiayai agenda tim nasional,” terangnya.
Tim ‘Merah Putih’ kembali surplus usai menjalani bentrok leg kedua kontra Turkmenistan. Laga tersebut dimenangkan tim nasional dengan agregat 5-4. Djohar menambahkan, PSSI akan mengkalkulasi semua kebutuhan anggaran Timnas. Sebab, PSSI juga harus membiayai persiapan tim nasional selain beban menjalani away.
”Beban pendanaan tim nasional cukup berat, apalagi kami pengurus baru. Tidak mungkin kami bisa melengkapi semuanya dalam waktu dekat. Kami belum tahu total pembiayaan untuk persiapan Timnas," katanya.
Johar juga mengatakan, tim nasional PPD 2011 zona Asia membutuhkan dana ekstra untuk menggelar beberapa uji coba internasional. Mereka bersiap menghadapi Malaysia dan Australia. Pemilihan lawan Timnas sebenarnya menyisakan dilema, sebab Rahmad Darmawan menyarankan agar tim nasional beruji coba dengan tim Timur Tengah. Alasannya, membiasakan pemain menghadapi karakter permainan tim Timur Tengah.
“Semua kebutuhan tim nasional akan dipenuhi. Jangan sampai ada kendala dengan persiapan,” tandasnya.
Beban pembiayaan PSSI bertambah bila ditambah dengan persiapan Timnas U-23. ‘Merah Putih’ muda mulai menjalani persiapan SEA Games (SEAG) 2011 di Batu, Malang. Namun, mereka sedikit tertolong oleh subsidi sekitar Rp 9 miliar yang diberikan beberapa BUMN. (bola/esa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
-
Tempat Menonton Tottenham vs Arsenal Malam Ini, Tayang di TV Lokal?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:47
-
Manchester United Bisa Daratkan Bintang Newcastle Ini, Tapi...
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:32
-
Tempat Menonton Persib vs Persita Hari Ini: Main Jam Berapa, dan Tayang di TV Mana?
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 15:11
-
Manchester United Siap Uji Keangkeran Stadion Baru Everton
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:02
-
Digosipkan Balik ke MU, Scott McTominay Pilih Bertahan di Napoli?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:52
-
Kabar Terbaru Mason Mount dan Matthijs De Ligt, Bisa Main di Laga Everton vs MU?
Liga Inggris 22 Februari 2026, 14:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

