Kevin Diks Blak-blakan soal Perannya Sebagai Pembimbing Mathew Baker di Timnas Indonesia: Anak Muda dengan Potensi Besar

Serafin Unus Pasi | 5 Juni 2026 09:26
Kevin Diks Blak-blakan soal Perannya Sebagai Pembimbing Mathew Baker di Timnas Indonesia: Anak Muda dengan Potensi Besar
Timothy Baker dan Mathew Baker berpose setelah mengikuti sesi latihan Timnas Indonesia U-20 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (15/1/2025). (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks berbicara mengenai perannya dalam membantu perkembangan Mathew Baker. Baker mendapatkan kesempatan bergabung bersama Skuad Garuda pada FIFA Matchday Juni 2026.

Diks menilai Baker merupakan pemain muda yang memiliki potensi besar. Ia mengaku sudah memahami alasan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memberikan perhatian khusus kepada pemain berusia 17 tahun tersebut sejak hari pertama.

Advertisement

Menurut Diks, situasi yang dialami Baker saat ini mengingatkannya pada masa awal kariernya ketika mulai menembus level profesional di usia yang sama. Karena itu, ia merasa bisa memahami tantangan yang sedang dihadapi pemain muda tersebut.

Meski begitu, Diks menyadari bahwa atmosfer di Timnas Indonesia berbeda dengan level klub. Ia pun berusaha membantu Baker tanpa memberikan tekanan berlebihan.

"Saya pikir dia anak muda yang baik dengan banyak potensi. Saya bisa melihat sejak hari pertama apa yang dilihat pelatih padanya," ujar Diks kepada wartawan.

1 dari 2 halaman

Baru Promosi

Baker baru dipromosikan Herdman ke Timnas Indonesia. Ia sebelumnya masuk skuad Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026. Namun kehadirannya lebih dibutuhkan timnas senior.

"Banyak potensi, sangat muda. Saya pikir ketika saya menembus sepak bola profesional, saya juga berusia 17 tahun, jadi saya bisa memahami situasinya, dari mana dia berasal," katanya.

"Tapi tentu saja di tim nasional skalanya lebih besar daripada di level klub, jadi saya mencoba membantunya semampu saya," tegas Herdman.

2 dari 2 halaman

Tak Ingin Memberikan Tekanan

Namun, Diks juga punya batasan dalam membimbing Baker. Ia tidak ingin memberikan tekanan berlebihan kepada pemain Melbourne City di Australia tersebut.

"Saya berbicara dengannya beberapa kali, tetapi saya tidak ingin memberinya terlalu banyak tekanan. Sejujurnya, dia punya banyak waktu," imbuh Diks.

LATEST UPDATE