Kiper Timnas HWC 2013 Alami Masalah Kaki
Editor Bolanet | 10 Agustus 2013 09:15
- Kiper tim nasional Indonesia untuk Homeless World Cup 2013, Ujang Yakub mengalami kendala dengan kaki kanannya.
Begitu bangun dari tidurnya di Wisma Duta Kedutaan Besar RI di Warsawa, Polandia, dia mendapati kaki kanannya bengkak. Agak sulit menapak kakinya, kata Yakub di Warszawa, Jumat (9/8). Bengkak itu membuat Ujang tidak bisa berjalan normal. Dia terlihat pincang ketika harus turun dari kamarnya di lantai tiga menuju ke lantai dasar buat sarapan. Sepertinya digigit serangga, kata Ujang menduga penyebab bengkak kakinya.
Saat sarapan dengan Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Darmansjah Djumala sempat khawatir dengan kondisi Ujang. Dia pun lantas menghubungi staf lokal kedutaan untuk mengantar Ujang ke dokter.
Syaf Ruddin, staf kedutaan yang mengantarkan Ujang ke dokter mengatakan, penyebab bengkaknya kaki kanan Ujang itu adalah penyakit asam urat. Kata dokter tidak boleh main dulu karena belum sembuh, ujar Syaf yang sudah bertugas di kedutaan selama 24 tahun ini. Sebagai antisipasinya, dokter memberikan obat penahan sakit kepada Ujang. Obat itu bukan untuk menghilangkan bengkak asam uratnya tapi rasa sakit yang ditimbulkannya.
Ujang mengaku dirinya baru tahu kalau memiliki asam urat. Selama ini tidak ada sejarah penyakit itu dalam keluarganya. Dia sendiri menduga penyakit ini karena konsumsi makanannya selama berada di Polandia. Pada saat open house Idul Fitri 1434 Hijriah di Wisma Duta yang menjadi tempat menginap anggota, tim, Ujang mengonsumsi makanan dari udang. Kata dokter seafood juga bisa menimbulkan asam urat, ujar Ujang yang tampak kesal dengan penyakitnya.
Pelatih tim Indonesia, Bonsu Hasibuan mengatakan, kondisi ini sedikit mengkhawatirkan buat tim. Karena selama ini posisi kiper memang hanya dipercayakan kepada Ujang. Keberangkatan tim Indonesia sendiri diperkuat oleh tujuh orang pemain dan seorang kiper saja. Tapi saya yakin Ujang bisa mengambil keputusan yang terbaik buat dirinya dan juga tim, ujar Bonsu.
Manajer tim Indonesia, Kheista Leonie mengatakan, tim Indonesia akan mencapai lokasi pertandingan di sekitar Danau Malta, Poznan pada hari Jumat, tanggal 9 Agustus 2013. Para pemain akan ikut parade pembukaan pada hari Sabtu, tanggal 10 Agustus. Pada siang harinya baru akan ada drawing pertandingan, ujar Kheista. Panitia, sambung Khiesta, sudah mempersiapkan acara pembukaan pada hari Minggu (11/8). (prl/row)
Begitu bangun dari tidurnya di Wisma Duta Kedutaan Besar RI di Warsawa, Polandia, dia mendapati kaki kanannya bengkak. Agak sulit menapak kakinya, kata Yakub di Warszawa, Jumat (9/8). Bengkak itu membuat Ujang tidak bisa berjalan normal. Dia terlihat pincang ketika harus turun dari kamarnya di lantai tiga menuju ke lantai dasar buat sarapan. Sepertinya digigit serangga, kata Ujang menduga penyebab bengkak kakinya.
Saat sarapan dengan Duta Besar Indonesia untuk Polandia, Darmansjah Djumala sempat khawatir dengan kondisi Ujang. Dia pun lantas menghubungi staf lokal kedutaan untuk mengantar Ujang ke dokter.
Syaf Ruddin, staf kedutaan yang mengantarkan Ujang ke dokter mengatakan, penyebab bengkaknya kaki kanan Ujang itu adalah penyakit asam urat. Kata dokter tidak boleh main dulu karena belum sembuh, ujar Syaf yang sudah bertugas di kedutaan selama 24 tahun ini. Sebagai antisipasinya, dokter memberikan obat penahan sakit kepada Ujang. Obat itu bukan untuk menghilangkan bengkak asam uratnya tapi rasa sakit yang ditimbulkannya.
Ujang mengaku dirinya baru tahu kalau memiliki asam urat. Selama ini tidak ada sejarah penyakit itu dalam keluarganya. Dia sendiri menduga penyakit ini karena konsumsi makanannya selama berada di Polandia. Pada saat open house Idul Fitri 1434 Hijriah di Wisma Duta yang menjadi tempat menginap anggota, tim, Ujang mengonsumsi makanan dari udang. Kata dokter seafood juga bisa menimbulkan asam urat, ujar Ujang yang tampak kesal dengan penyakitnya.
Pelatih tim Indonesia, Bonsu Hasibuan mengatakan, kondisi ini sedikit mengkhawatirkan buat tim. Karena selama ini posisi kiper memang hanya dipercayakan kepada Ujang. Keberangkatan tim Indonesia sendiri diperkuat oleh tujuh orang pemain dan seorang kiper saja. Tapi saya yakin Ujang bisa mengambil keputusan yang terbaik buat dirinya dan juga tim, ujar Bonsu.
Manajer tim Indonesia, Kheista Leonie mengatakan, tim Indonesia akan mencapai lokasi pertandingan di sekitar Danau Malta, Poznan pada hari Jumat, tanggal 9 Agustus 2013. Para pemain akan ikut parade pembukaan pada hari Sabtu, tanggal 10 Agustus. Pada siang harinya baru akan ada drawing pertandingan, ujar Kheista. Panitia, sambung Khiesta, sudah mempersiapkan acara pembukaan pada hari Minggu (11/8). (prl/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indonesia Berpeluang Juara Grup G Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 20:45
-
Indonesia Targetkan Kemenangan Atas India
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 18:00
-
Indonesia Kalah Oleh Argentina Lewat Penalti
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 20:54
-
Tim Homeless Indonesia Lolos Rintangan Pertama
Bola Indonesia 12 Agustus 2013, 09:39
-
Indonesia Tampil Berbeda dalam Parade Homeless World Cup 2013
Bola Indonesia 11 Agustus 2013, 10:21
LATEST UPDATE
-
PSG Bekuk Chelsea 0-3, Luis Enrique: Gak Kaget Tuh
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:57
-
Analisis Liam Rosenior Mengapa Chelsea Kalah Telak (Lagi) Lawan PSG
Liga Champions 18 Maret 2026, 10:24
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:57
-
Jumpa Sporting Lisbon di Perempat Final UCL, Arsenal: Siapa Takut!
Liga Champions 18 Maret 2026, 09:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06











