Kritik untuk Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia Kalah dari China: Ngapain Otak-Otik Starting XI Lagi?
Ari Prayoga | 17 Oktober 2024 09:55
Bola.net - Shin Tae-yong mendapat kritik atas sejumlah keputusannya saat Timnas Indonesia dipaksa menyerah oleh tuan rumah China dengan skor 1-2, Selasa (15/10/2024) malam WIB kemarin.
Bertanding di Qingdao Youth Football Stadium, Timnas Indonesia mencetak gol lewat Thom Haye (86'). Sedangkan China unggul via Behram Abduwali (21') dan Zhang Yuning (44').
Dari sisi penguasaan bola, Jay Idzes dkk. memang jauh di atas The Dragons. Bahkan permainan Timnas Indonesia paling rancak dibanding tiga laga sebelumnya.
Tapi sayang dominasi bola Timnas Indonesia tak efektif karena alur bola lebih banyak di sisi kiri kanan wilayah China. Jarang sekali ada tusukan yang langsung menghujam jantung pertahanan tuan rumah.
Sebaliknya China bermain sangat pragmatis dan cerdik dengan jarang melakukan pelanggaran. Kalau pun ada insiden dan berakibat tendangan bebas, tapi jaraknya cukup jauh serta tak membahayakan gawang.
Fatal Mencadangkan Rizky Ridho

Kesalahan fatal yang dilakukan Shin Tae-yong adalah pemilihan tiga bek sentral yang diisi Mees Hilgers, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk. Padahal masih ada Rizky Ridho yang punya chemistry kuat dengan Jay Idzes.
Kolaborasi tiga bek di babak awal tak harmonis. Dengan aliran bola lebih banyak dari dua sisi, untung Calvin Verdonk cukup mumpuni kerjasama dengan Shayne Pattynama saling bergantian mengisi daerah yang kosong.
Tapi di sisi kanan tak terjadi keseimbangan antara Mees Hilgers dan Asnawi Mangkualam. Asnawi yang rajin naik sering telat balik ke posisinya ketika China melakukan serangan balik. Sektor inilah yang jadi celah China menembus benteng Indonesia.
Kesalahan Starting XI

Katakanlah STY memaksakan Shayne Pattynama harus main, tapi setidaknya Witan Sulaeman yang dicadangkan dulu. Sekilas STY memasang Witan dengan kepiawaian memegang bola bisa berbuntut banyak pelanggaran. Tapi pemain China hanya menempel ketat.
Jika Witan tak jadi starter, maka trio bek tengah akan kokoh bila ditempati Hilgers, Jay Idzes, dan Rizki Ridho. Sehingga di sektor kiri, Calvin Verdonk lebih fokus sebagai bek untuk kolaborasi dengan Shayne Pattynama. Sedangkan sisi kanan, Asnawi bisa bahu membahu dengan Ragnar Oratmangoen atau Rafael Struick.
Penunjukan duet gelandang Ivar Jenner dan Nathan Tjoe A-On juga membuat lini tengah kurang kreasi. Dengan usia sama-sama masih muda, keduanya terkendala egoisme. Nyaris tak ada sosok leader yang mengatur ritme dan alur bola dari lini vital ini.
Thom Haye Kunci

Situasi berubah ketika STY memasukkan Thom Haye yang lebih senior dengan leadership kuat. Penguasaan bola pemain Almere City ini juga lebih baik daripada Ivar Jenner dan Nathan Tjoe A-On.
Kekurangan paling mencolok, Timnas Indonesia tak punya spesialis bola-bola mati. Sehingga pola menyerang dari set piece hampir tak berpengaruh besar. Thom Haye sudah berupaya berkreasi, tapi pemain China yang melakukan pressing tanpa membuat pelanggaran membuat lini depan seolah mati kutu.
Bandingkan dengan China yang pandai memanfaatkan bola mati yang berakibat jebolnya gawang Maarten Paes. Runyamnya lagi, saat lini depan sulit menembus tembok kokoh China, Timnas Indonesia tak punya gladiator dengan tendangan geledek dari lini kedua.
Thom Haye berhasil mencetak gol dari lini kedua, tapi menit permainan sudah menipis. Sehingga pemain Timnas Indonesia makin panik dan tergesa-gesa ingin menyamakan skor.
Hasil dan Jadwal Timnas Indonesia

Berikut hasil dan jadwal Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia:
- 6 September 2024 - Arab Saudi 1-1 Indonesia
- 10 September 2024 - Indonesia 0-0 Australia
- 10 Oktober 2024 - Bahrain 2-2 Indonesia
- 15 Oktober 2024 - China 2-1 Indonesia
- 15 November 2024 - Indonesia vs Jepang
- 19 November 2024 - Indonesia vs Arab Saudi
- 20 Maret 2025 - Australia vs Indonesia
- 25 Maret 2025 - Indonesia vs Bahrain
- 5 Juni 2025 - Indonesia vs China
- 10 Juni 2025 - Jepang vs Indonesia.
Klasemen Grup C
Disadur dari: Bola.com (Gatot Sumitro, Wiwig Prayugi) 17 Oktober 2024
Jangan Lewatkan!
- Yang Harus Dibenahi Timnas Indonesia Pasca Dijegal China: Konsentrasi
- Pesan Penyemangat Presiden Jokowi Untuk Timnas Indonesia yang Baru Dikalahkan China
- Bahrain Tidak Mau Bermain di Indonesia, PSSI Akan Bersurat ke AFC Agar Tetap Digelar di Jakarta: Jamin Keamanan, Masyarakat Kita Ramah dan Baik-Baik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Hasil Atalanta vs Dortmund: Comeback Spektakuler, La Dea Melaju ke 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 03:01
-
Tak Cuma Satu, Man United Siap Bajak Dua Bintang Nottingham Forest Sekaligus!
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:31
-
Manchester United Siap Lahir Batin Jual Andre Onana
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:22
-
Wonderkid Ini Sebut Bruno Fernandes Mentor Terbaiknya di Manchester United
Liga Inggris 26 Februari 2026, 01:13
-
FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
Tim Nasional 26 Februari 2026, 01:03
-
Nonton Live Streaming Real Madrid vs Benfica di Vidio - Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 26 Februari 2026, 00:55
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58



