Laga Indonesia vs Filipina Disebut Seperti Pertarungan Belanda vs Inggris
Richard Andreas | 11 Juni 2024 06:29
Bola.net - Akmal Marhali angkat bicara soal laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup F, antara Timnas Indonesia dan Filipina. Pengamat sepak bola Indonesia ini menyebut bahwa laga tersebut bak laga antara Belanda dan Inggris.
"Pertandingan antara Indonesia dan Filipina ini identik dengan pertandingan antara Belanda dan Inggris," kata Akmal, kepada Bola.net.
"Ini akan menjadi sepak bola totaal voetbal melawan kick and rush," sambungnya.
Menurut Akmal, identiknya pertandingan ini dengan persuaan kedua tim mapan asal Eropa ini bukan tanpa alasan. Mantan jurnalis olahraga ini menyebut alasannya menyamakan laga ini adalah karena para pemain naturalisasi Indonesia dan Filipina.
"Mayoritas pemain diaspora dari Filipina berdarah Inggris. Sementara, dengan absennya Jordi Amat, praktis semua pemain diaspora Indonesia berdarah Belanda," tuturnya.
Indonesia akan menghadapi Filipina pada laga pamungkas mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup F. Laga ini bakal dihelat di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (11/06) besok.
Pada laga ini, Indonesia harus menang untuk memastikan diri lolos ke putaran selanjutnya.
Indonesia sendiri harus bertekuk lutut pada laga sebelumnya, kontra Irak Indonesia.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Indonesia Bakal Kalahkan Filipina
Lebih lanjut, Akmal optimistis Indonesia bakal bisa meraih hasil apik pada laga ini. Keyakinannya ini, sambungnya, berdasar komposisi pemain yang dimiliki kedua tim.
"Dari segi materi pemain, Indonesia seharusnya bisa meraih kemenangan pada laga melawan Filipina," ucap Akmal,
"Materi pemain kita lebih bagus dari Filipina," imbuhnya.
Waspadai The Azkals
Kendati diunggulkan, menurut Akmal, Indonesia pantang jemawa ada laga ini. Para penggawa Skuad Garuda, sambungnya, harus waspada dengan semangat juang penggawa The Azkals, julukan Filipina.
"Filipina sempat hampir bisa menahan Vietnam. Di klasemen, mereka sudah tak punya peluang lolos, tapi bisa tetap tampil fight," papar Akmal.
"Sangat berbahaya kalau Indonesia overconfidence. Tak ada tawar-menawar, tiga poin adalah harga mati. Kita harus tunjukkan permainan terbaik di sini," ia menegaskan.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Como, Emil Audero Bakal Merantau ke Spanyol
Liga Spanyol 1 September 2026, 23:23
-
Peluang Mees Hilgers Tembus Starting XI Heerenveen: Persaingan Sangat Ketat!
Tim Nasional 31 Agustus 2026, 18:12
LATEST UPDATE
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
-
Prediksi Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:28
-
Prediksi Skor Real Madrid vs Inter 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:00
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-10 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:45
-
Prediksi Porto vs Man City, 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 16:00
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






