Lawan Malaysia, Nil Bantah Akan Memburu Hasil Seri
Editor Bolanet | 29 November 2012 15:30
- Pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar menegaskan bahwa pihaknya tidak berpikir meraih hasil draw saat menghadapi Malaysia di pertandingan terakhir Piala AFF 2012 Grup B di Stadion Bukit Jalil Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (1/12).
Hasil imbang, jika dilihat dari perolehan poin timnas saat ini, bakal cukup membawa Bambang Pamungkas dan kawan-kawan ke babak semifinal. Saat ini Timnas Garuda telah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.
Kita tak berpikir draw saat lawan Malaysia. Kita harus meraih hasil yang terbaik, kata mantan pelatih Semen Padang di sela latihan Timnas di Kuala Lumpur, Kamis.
Jika mampu menang atas tuan rumah Malaysia bisa dipastikan Indonesia akan menjadi juara Grup B dengan tujuh poin. Jumlah poin ini tidak akan terkejar oleh Singapura meski di pertandingan terakhir nanti menang atas Laos.
Guna meraih hasil maksimal di pertandingan terakhir, kata Nil Maizar, pihaknya terus memantau kondisi pemain. Apalagi saat menghadapi Singapura stamina pemain terkuras. Saat ini kami memberi kesempatan pada pemain untuk melakukan peregangan. Mereka butuh mengembalikan stamina secepatnya, kata pria asal Sumatra Barat itu.
Usai mengalahkan Singapura, Skuad Garuda tidak langsung melakukan latihan keras. Semua pemain yang ada hanya melakukan latihan ringan dan pemain yang menjadi pemain inti saat menghadapi Singapura hanya melakukan renang. Sebelum turun menghadapi Malaysia, Timnas dijadwalkan melakoni latihan di Lapangan Inspen Selangor, Jumat (30/11). (ant/row)
Hasil imbang, jika dilihat dari perolehan poin timnas saat ini, bakal cukup membawa Bambang Pamungkas dan kawan-kawan ke babak semifinal. Saat ini Timnas Garuda telah mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.
Kita tak berpikir draw saat lawan Malaysia. Kita harus meraih hasil yang terbaik, kata mantan pelatih Semen Padang di sela latihan Timnas di Kuala Lumpur, Kamis.
Jika mampu menang atas tuan rumah Malaysia bisa dipastikan Indonesia akan menjadi juara Grup B dengan tujuh poin. Jumlah poin ini tidak akan terkejar oleh Singapura meski di pertandingan terakhir nanti menang atas Laos.
Guna meraih hasil maksimal di pertandingan terakhir, kata Nil Maizar, pihaknya terus memantau kondisi pemain. Apalagi saat menghadapi Singapura stamina pemain terkuras. Saat ini kami memberi kesempatan pada pemain untuk melakukan peregangan. Mereka butuh mengembalikan stamina secepatnya, kata pria asal Sumatra Barat itu.
Usai mengalahkan Singapura, Skuad Garuda tidak langsung melakukan latihan keras. Semua pemain yang ada hanya melakukan latihan ringan dan pemain yang menjadi pemain inti saat menghadapi Singapura hanya melakukan renang. Sebelum turun menghadapi Malaysia, Timnas dijadwalkan melakoni latihan di Lapangan Inspen Selangor, Jumat (30/11). (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










