Limbong Nilai Kenaikan Uang Harian Pemain Timnas Keliru
Editor Bolanet | 27 Agustus 2012 16:25
- Wacana manajer Timnas untuk menaikkan uang harian para pemain nampaknya sekedar pepesan kosong belaka. Pasalnya, hal tersebut sama sekali tidak mendapatkan persetujuan dari .
Semula, manajer Timnas, Habil Marati berencana meningkatkan uang saku yang rata-rata diterima pemain mencapai Rp 500 ribu per hari menjadi Rp 1 juta per hari. Mantan anggota DPR RI periode 2004/2009 tersebut beralasan, daya juang para pemain akan terlecut dalam mengikuti TC.
Bahkan, Habil mendesak PSSI untuk bersedia menganggarkan 60 persen keuangan untuk keperluan Timnas. Itu kebijakan yang sangat keliru. Sebab, akan menimbulkan persepsi yang salah terhadap semua pihak. Membela Timnas atau negara adalah wajib hukumnya tanpa mengharapkan imbalan, terang penanggung jawab Timnas, Bernhard Limbong.
Menurutnya lagi, kondisi tersebut justru akan membuat lemah mental pemain karena selalu mengaitkannya dengan uang. Padahal, Limbong berharap, para pemain memiliki kerelaan membela Timnas tanpa mengharapkan apapun. Jangan kan harta, kalau negara ini meminta nyawa pun harus kita berikan. Sehingga, jangan selalu dikait-kaitkan dengan uang atau bonus, lanjutnya.
Limbong khawatir, pemain kehilangan sisi profesional dan nasionalismenya. Padahal, membela Timnas seharusnya melebihi kewajiban terhadap klub. Bagi pemain yang menolak membela Timnas dengan alasan memilih klub, merupakan bentuk kekeliruan. Pemain tersebut sudah melakukan kesalahan besar. Membela negara seharusnya berada di atas segala-galanya, tutup Ketua Komisi Disiplin PSSI tersebut. (esa/end)
Semula, manajer Timnas, Habil Marati berencana meningkatkan uang saku yang rata-rata diterima pemain mencapai Rp 500 ribu per hari menjadi Rp 1 juta per hari. Mantan anggota DPR RI periode 2004/2009 tersebut beralasan, daya juang para pemain akan terlecut dalam mengikuti TC.
Bahkan, Habil mendesak PSSI untuk bersedia menganggarkan 60 persen keuangan untuk keperluan Timnas. Itu kebijakan yang sangat keliru. Sebab, akan menimbulkan persepsi yang salah terhadap semua pihak. Membela Timnas atau negara adalah wajib hukumnya tanpa mengharapkan imbalan, terang penanggung jawab Timnas, Bernhard Limbong.
Menurutnya lagi, kondisi tersebut justru akan membuat lemah mental pemain karena selalu mengaitkannya dengan uang. Padahal, Limbong berharap, para pemain memiliki kerelaan membela Timnas tanpa mengharapkan apapun. Jangan kan harta, kalau negara ini meminta nyawa pun harus kita berikan. Sehingga, jangan selalu dikait-kaitkan dengan uang atau bonus, lanjutnya.
Limbong khawatir, pemain kehilangan sisi profesional dan nasionalismenya. Padahal, membela Timnas seharusnya melebihi kewajiban terhadap klub. Bagi pemain yang menolak membela Timnas dengan alasan memilih klub, merupakan bentuk kekeliruan. Pemain tersebut sudah melakukan kesalahan besar. Membela negara seharusnya berada di atas segala-galanya, tutup Ketua Komisi Disiplin PSSI tersebut. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jay Idzes Cedera Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Bagaimana Kondisinya?
Tim Nasional 15 September 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Fulham vs Man Utd di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
-
Tampil Impresif di Awal Musim, Xavi Espart Dapat Kontrak Baru dari Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:00
-
Hansi Flick Sebut Raphinha Kapten Terbaik Barcelona
Liga Spanyol 20 September 2026, 19:09
-
Link Streaming Man City vs Sunderland di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:45
-
Link Streaming Bournemouth vs Liverpool di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persijap vs Persib, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:59
-
Hasil BRI Super League: Dua Kartu Merah Warnai Laga, Borneo FC Tekuk Bali United 1-0
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:31
-
Hasil BRI Super League: Dewa United Tekuk PSS Sleman dan Naik ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 20 September 2026, 17:28
-
Karate Tambah Satu Medali Perunggu bagi Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:43
-
Sumaya Sumbang Perak untuk Indonesia dari Teqball Putri di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 16:34
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





