Limbong: Tak Ada Kompromi Bagi Pemain Indisipliner
Editor Bolanet | 21 September 2012 20:45
- Penanggungjawab Bernhard Limbong, mengaku akan bersikap tegas terkait belum bergabungnya Oktovianus Maniani, Titus Bonai, Yosua Pahabol dan Valentino Telaubun dalam training centre (TC) Timnas Indonesia senior, Jumat (21/9).
Pada latihan yang digelar di lapangan C, Senayan, Jakarta, tersebut, hanya terlihat dilakukan sebanyak 19 pemain. Di antaranya, Irfan Bachdim, , Rasyid Bakrie, Elie Aiboy, Vendry Mofu dan Hengky Ardilles. Para pemain yang belum datang itu pun diberi tenggat hingga 25 September 2012.
Tidak ada kata kompromi lagi. Kalau belum juga datang, kita akan coret. Kami perlu pemain yang loyal dan disiplin. Untuk apa pemain yang merasa hebat kalau tidak disiplin. Lebih baik kami menggunakan pemain yang berkemampuan tinggi dan rela berjuang demi negaranya, tegasnya.
Ditambahkan Limbong, laga uji coba melawan Brunei hanya akan dilaksanakan satu kali, 26 September mendatang tanpa sistem home and away. Setelah itu, pemain diliburkan hingga kembali menjalani TC pada 3 Oktober.
Kita akan kembali TC di Jakarta untuk persiapan menghadapi Timor Leste di Dili pada 6 Oktober. Selanjutnya, lawan Vietnam di Hanoi pada 16 Oktober. Pertandingan tersebut dipastikan terjadi, sebab kalau tidak kita bisa dapat denda. Kemudian, Timnas senior kontra Timnas U-22 di Solo, Jawa Tengah, pada 20 Oktober, kata Limbong.
Dikatakannya lagi, penambahan pemain terkait permintaan AFC agar menyertakan pemain ISL di Timnas, ditanggapi santai. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut menyerahkan sepenuhnya kebijakan tersebut kepada tim pelatih.
Sebelumnya, uji coba Timnas senior kontra Vietnam sempat dibatalkan. Itu menyusul surat PSSI kepada Federasi sepakbola Vietnam (VFF). Sekjen VFF Ngo Le Bang mengungkapkan, pihaknya mendapat pemberitahuan pembatalan uji coba dari PSSI, Rabu (19/9) siang waktu setempat.
Menurut Le Bang, alasan PSSI membatalkan uji coba itu karena adanya dualisme tim nasional di Indonesia. Indonesia juga minta pengertian dan simpati dari Vietnam, ujar Le Bang dilansir Dan Tri.
Pemberitahuan secara mendadak ini mendatangkan kerugian besar bagi Vietnam dari segi ekonomi. Pasalnya, VFF telah menjual tiket kepada publik, Rabu (19/9) pagi waktu setempat.
Selain itu, VFF juga telah menyewa Stadion My Dinh yang akan dijadikan tempat pertandingan, penjualan hak siar televisi, biaya kemanan, serta pemasangan iklan. (esa/dzi)
Pada latihan yang digelar di lapangan C, Senayan, Jakarta, tersebut, hanya terlihat dilakukan sebanyak 19 pemain. Di antaranya, Irfan Bachdim, , Rasyid Bakrie, Elie Aiboy, Vendry Mofu dan Hengky Ardilles. Para pemain yang belum datang itu pun diberi tenggat hingga 25 September 2012.
Tidak ada kata kompromi lagi. Kalau belum juga datang, kita akan coret. Kami perlu pemain yang loyal dan disiplin. Untuk apa pemain yang merasa hebat kalau tidak disiplin. Lebih baik kami menggunakan pemain yang berkemampuan tinggi dan rela berjuang demi negaranya, tegasnya.
Ditambahkan Limbong, laga uji coba melawan Brunei hanya akan dilaksanakan satu kali, 26 September mendatang tanpa sistem home and away. Setelah itu, pemain diliburkan hingga kembali menjalani TC pada 3 Oktober.
Kita akan kembali TC di Jakarta untuk persiapan menghadapi Timor Leste di Dili pada 6 Oktober. Selanjutnya, lawan Vietnam di Hanoi pada 16 Oktober. Pertandingan tersebut dipastikan terjadi, sebab kalau tidak kita bisa dapat denda. Kemudian, Timnas senior kontra Timnas U-22 di Solo, Jawa Tengah, pada 20 Oktober, kata Limbong.
Dikatakannya lagi, penambahan pemain terkait permintaan AFC agar menyertakan pemain ISL di Timnas, ditanggapi santai. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut menyerahkan sepenuhnya kebijakan tersebut kepada tim pelatih.
Sebelumnya, uji coba Timnas senior kontra Vietnam sempat dibatalkan. Itu menyusul surat PSSI kepada Federasi sepakbola Vietnam (VFF). Sekjen VFF Ngo Le Bang mengungkapkan, pihaknya mendapat pemberitahuan pembatalan uji coba dari PSSI, Rabu (19/9) siang waktu setempat.
Menurut Le Bang, alasan PSSI membatalkan uji coba itu karena adanya dualisme tim nasional di Indonesia. Indonesia juga minta pengertian dan simpati dari Vietnam, ujar Le Bang dilansir Dan Tri.
Pemberitahuan secara mendadak ini mendatangkan kerugian besar bagi Vietnam dari segi ekonomi. Pasalnya, VFF telah menjual tiket kepada publik, Rabu (19/9) pagi waktu setempat.
Selain itu, VFF juga telah menyewa Stadion My Dinh yang akan dijadikan tempat pertandingan, penjualan hak siar televisi, biaya kemanan, serta pemasangan iklan. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












