Maarten Paes, Asnawi, dan Pratama Arhan Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia, Ada Apa?
Fitri Apriani | 22 Agustus 2025 09:10
Bola.net - Kejutan terjadi dalam pemanggilan pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September 2025. Tiga nama yang selama ini menjadi langganan, Maarten Paes, Asnawi Mangkualam, dan Pratama Arhan, secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar.
Pelatih Patrick Kluivert telah memilih 27 pemain untuk menghadapi Kuwait dan Lebanon bulan depan. Absennya ketiga pemain pilar tersebut sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan para penggemar.
Alasan di balik keputusan ini pun mulai terkuak, mulai dari dugaan cedera hingga persaingan yang super ketat. Situasi ini mengisyaratkan tidak ada lagi tempat yang dijamin aman di Skuad Garuda.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, telah memberikan respons singkatnya terkait hal ini. Ia menegaskan bahwa semua keputusan terkait pemanggilan pemain berada di tangan pelatih kepala.
Teka-teki Absennya Tiga Pilar Utama
PSSI secara resmi telah merilis 27 nama yang akan memperkuat Skuad Garuda di Surabaya. Namun, tidak adanya nama Paes, Asnawi, dan Arhan dari daftar tersebut langsung mencuri perhatian publik.
Padahal, ketiga pemain itu selama ini selalu menjadi andalan dan pilihan utama di posisinya masing-masing. Mereka adalah bagian penting dari kerangka tim nasional dalam beberapa periode terakhir.
Akibatnya, banyak spekulasi dan pertanyaan liar bermunculan mengenai alasan pencoretan ketiganya. Pihak PSSI maupun pelatih Patrick Kluivert pada awalnya tidak memberikan penjelasan secara detail.
Jawaban BTN dan Dugaan Cedera Maarten Paes

Ketua BTN, Sumardji, akhirnya memberikan respons saat dikonfirmasi langsung oleh Bola.net. Ia menegaskan bahwa pemilihan pemain adalah murni wewenang dan keputusan dari sang pelatih.
"Pemanggilan pemain nama-namanya dari coach Patrick," ujar Sumardji singkat kepada Bola.net.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa tidak ada intervensi dari pihak lain dalam penyusunan skuad. Khusus untuk Paes, absennya kiper FC Dallas itu disinyalir kuat karena masalah kebugaran, bukan karena performa. Ia dilaporkan mengalami cedera kaki bagian atas dan telah absen di dua laga terakhir klubnya.
Asnawi dan Arhan Jadi 'Korban' Persaingan Sengit?
Berbeda dengan Paes, alasan absennya Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan masih menjadi misteri. Namun, persaingan yang sangat ketat di posisi bek sayap diyakini menjadi penyebab utamanya.
Bagaimana tidak, Kluivert kini memiliki delapan pemain yang bisa mengisi pos bek sayap kanan maupun kiri. Nama-nama top seperti Kevin Diks, Calvin Verdonk, Sandy Walsh, hingga Shayne Pattynama siap bersaing memperebutkan tempat utama.
Ini menjadi sinyal kuat bahwa era baru dengan persaingan yang lebih sehat telah dimulai di Timnas Indonesia. Tidak ada satu pun pemain yang bisa merasa aman hanya karena berstatus sebagai pemain bintang atau langganan timnas.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Frans Putros Dipanggil Timnas Irak, Bek Persib Bandung Bersiap Lawan Timnas Indonesia
- 3 Nama Baru Disebut Bakal Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Jenson Seelt, Tristan Gooijer, dan Dean Zandbergen
- Prediksi AC Milan vs Cremonese 24 Agustus 2025
- Pekan pembuka Serie A 2025/26: Jay Idzes vs Napoli, Emil Audero vs AC Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









