Mauresmo Hinoke Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia U-20, Apa Kata Indra Sjafri?
Ari Prayoga | 1 Oktober 2024 09:58
Bola.net - Proses naturalisasi Mauresmo Hinoke dikabarkan tak bisa dilanjutkan karena karena asal-usulnya melebihi dari tiga keturunan. Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri memberi respons terhadap kabar tersebut.
Sesuai Statuta FIFA, seorang pemain yang dinaturalisasi negara barusnya maksimal harus mempunyai garis generasi ketiga atau kakek dan neneknya. Misalnya Jay Idzes, Jutin Hubner, hingga Nathan Tjoe-A-On.
Lebih dari itu, seorang pemain perlu bermain di negara barunya selama lima tahun secara berturut-turut atau sepuluh tahun tidak beruntun. Contoh kasusnya adalah Marc Klok.
Karena mengaku tidak tahu sama sekali, Indra Sjafri melemparkan kendala naturalisasi Mauresmo Hinoke kepada PSSI atau Badan Tim Nasional (BTN).
Indra Sjafri Tidak Paham

"Kalau proses itu saya pikir, saya tidak paham. Yang jelas saya mendapatkan berita bahwa Mauresmo Hinoke tidak bisa diproses," ujar Indra Sjafri.
"Tetapi, apakah prosesnya bisa dilanjutkan atau tidak, mungkin konfirmasinya kepada PSSI atau BTN," jelas arsitek berusia 61 tahun tersebut.
Selain Mauresmo Hinoke, Indra Sjafri juga mengajukan dua pemain lain untuk dinaturalisasi demi Timnas Indonesia U-20. Keduanya adalah Dion Mark dan Tim Geypens.
Keturunan Keempat

Sementara itu, manajer Timnas Indonesia U-20, Ahmed Zaki Iskandar, masih menelusuri darah Indonesia Mauresmo Hinoke. Temuan awal, garis keturunan winger TOP Oss di kasta kedua Liga Belanda itu berasal dari generasi keempat.
"Untuk Mauresmo Hinoke, masih kami cari. Sebab, keturunannya yang keempat," ungkap Ahmed Zaki.
Timnas Indonesia U-20 memerlukan banyak pemain keturunan supaya bisa bersaing di Piala Asia U-20 2025 China pada 6-23 Februari tahun depan. Untuk saat ini, tim berjulukan Garuda Nusantara itu baru memiliki Jens Raven.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa, Hendry Wibowo) 30 September 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






