Media Vietnam Pamer Kelemahan Jadi Kekuatan: Pede Kalahkan Timnas Indonesia U-23
Richard Andreas | 28 Juli 2025 15:49
Bola.net - Media Vietnam menyoroti perkembangan signifikan dalam permainan Vietnam U-23 di ajang Piala AFF U-23 2025. Menurut laporan dari Thethaovanhoa.vn, pasukan Kim Sang-sik kini mampu mengubah kelemahan klasik dalam duel udara menjadi kekuatan utama.
Di turnamen ini, Vietnam U-23 berhasil mencetak 4 dari 7 gol mereka lewat sundulan, sebuah catatan yang membuat publik Vietnam terkejut. Kombinasi antara perubahan strategi dan efektivitas pemain membuat permainan bola atas mereka patut diperhitungkan.
Media tersebut juga mencatat bahwa pendekatan pelatih Kim Sang-sik sangat berbeda dari gaya tradisional Vietnam yang mengandalkan umpan pendek dan teknik individu. Kini, Vietnam U-23 tampil lebih fleksibel dan berani di udara.
Senjata Baru: Bola Atas dan Akurasi Umpan Silang
Menurut Thethaovanhoa.vn, keberhasilan ini bukan semata soal tinggi badan atau kekuatan fisik. Kim Sang-sik disebut mengedepankan pemahaman ruang, pemilihan waktu, dan keberanian dalam duel udara sebagai kunci sukses.
Gol-gol Vietnam U-23 diklaim bukan hasil keberuntungan, melainkan hasil dari skema yang dirancang rapi. Para pemain bergerak tanpa bola secara terorganisir untuk membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan setim.
Contoh paling mencolok terjadi saat semifinal kontra Filipina U-23. Sebuah umpan silang presisi dari Phi Hoang dimaksimalkan dengan sundulan tajam oleh Xuan Bac, yang mengunci kemenangan 2-1.
Hal serupa juga terjadi saat melawan Laos U-23, lewat kerja sama Khuat Van Khang dan Hieu Minh.
Bola Mati Jadi Ancaman Serius untuk Lawan

Laporan yang sama menyoroti bahwa bola mati kini menjadi salah satu senjata paling efektif Vietnam U-23. Pelatih Kim Sang-sik dikabarkan sangat menekankan pentingnya akurasi umpan silang, terutama dari tendangan sudut.
Bahkan, seorang komentator ternama di Vietnam, Ngo Quang Tung, menyebut bahwa setiap situasi bola atas Vietnam kini terasa berbahaya. Ia menilai akurasi umpan dan pergerakan pemain sangat sulit diantisipasi oleh lawan.
Ngo Quang Tung menambahkan bahwa serangan bola atas Vietnam bukan lagi pilihan darurat, melainkan bagian dari strategi utama yang terencana matang. Ritme permainan pun disesuaikan untuk membuka ruang dan menciptakan peluang lewat kepala.
Final Kontra Indonesia Jadi Ujian Sesungguhnya
Menjelang partai final melawan Timnas Indonesia U-23, media Vietnam melihat modal ini sebagai senjata yang harus dipertahankan. Kepercayaan diri dan konsistensi permainan bola atas diyakini akan memberi mereka keunggulan.
Menurut Thethaovanhoa.vn, jika tren ini berlanjut, maka peluang Vietnam U-23 untuk meraih gelar ketiga beruntun di turnamen ini sangat terbuka. Hal ini sekaligus menjadi bukti kemajuan strategi dan mentalitas tim secara keseluruhan.
Dengan bola atas sebagai kekuatan baru, publik Vietnam kini berharap tim U-23 mereka mampu menjinakkan Indonesia dan kembali membawa pulang trofi kebanggaan Asia Tenggara.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Apa Beda Timnas Vietnam U-23 Sekarang dengan Tim yang Juara Piala AFF U-23 2023?
Timnas Vietnam U-23 Targetkan Jadi Juara Piala AFF U-23 2025 di SUGBK
Kapan Timnas Indonesia vs Vietnam? Inilah Jadwal Final Piala AFF U-23 2025
Jadwal Final Piala AFF U-23 2025 Indonesia vs Vietnam: Tayang di TV Mana, Jam Berapa?
Nguyen Dinh Bac, Ancaman Nyata: Bisakah Indonesia U-23 Bendung Bintang Vietnam di Final?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Juventus vs Napoli: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 1 November 2026, 14:30
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


