Media Vietnam Ungkap Skenario Pahit Timnas Indonesia U-17: Bisa Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 Meski Menang 100-0
Ari Prayoga | 6 April 2025 10:14
Bola.net - Kemenangan sensasional atas Korea Selatan membuat Timnas Indonesia U-17 selangkah lagi mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2025. Namun, media Vietnam memiliki teori menarik tentang kans lolos Garuda.
Kemenangan atas Korea Selatan diraih berkat gol yang dicetak Evandra Florasta di akhir babak kedua. Usai sepakan penaltinya dibendung kiper lawan, Evandra bereaksi cepat dengan menyambar bola menjadi gol.
Sepanjang pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U-17 berada di bawah kendali permainan Korea Selatan. Peluang yang didapat Young Taeguk Warriors jauh lebih banyak dibandingkan anak asuh Nova Arianto.
Namun demikian, Timnas Indonesia U-17, mengandalkan serangan balik cepat dan pertahanan solid, sukses memetik kemenangan penting. Ini jadi modal bagus buat Mathew Baker dan kawan-kawan untuk menjalani dua laga tersisa, melawan Afganistan dan Yaman.
Kemenangan Yaman atas Afganistan Tambah Sengit Persaingan

Kendati begitu, puncak klasemen Grup C Piala Asia U-17 untuk sementara dipegang Yaman, yang pada laga lainnya memetik tiga poin setelah menang 2-0 atas Afganistan. Dengan demikian, mereka mengoleksi poin yang sama dengan Timnas Indonesia U-17.
Media Vietnam, Soha, menyebut situasi ini membuat persaingan di Grup C jadi susah ditebak, terutama jika berbicara mengenai siapa yang bakal lolos ke fase perempat final.
"Hasil-hasil pertandingan membuat Grup C menjadi sangat sulit diprediksi dalam dua pertandingan tersisa. Timnas Indonesia U-17 punya peluang besar untuk menembus perempat final," bunyi laporan Soha.
"Pada saat bersamaan, posisi 1 dan 2 fase grup akan mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-17 2025. Namun, skenario pahit masih bisa tercipta buat Timnas Indonesia U-17."
Skenario Pahit yang Seperti Apa?

Dalam ulasannya, Soha menjelaskan bahwa jika Timnas Indonesia U-17 mengalahkan Afghanistan, dan Korea Selatan bermain imbang dengan Yaman, maka Florasta cs dipastikan lolos ke perempat final dan meraih tiket Piala Dunia U-17 2025.
"Akan tetapi, jika Timnas Indonesia U-17 kalah dari Afganistan, dan Korea Selatan menang atas Yaman, maka Grup C bakal memasuki fase krusial," terangnya lagi.
Menurut Soha, sangat mungkin fase Grup C akan berakhir dengan tiga tim enam poin. "Contoh, Timnas Indonesia U-17 kalah dari Yaman dan menang atas Afganistan, sedangkan Korea Selatan memenangi dua laga sisa, skenario tersebut akan jadi kenyataan."
Penentuan Tiebreaker

Dalam Piala Asia U-17 2025, kriteria tiebreaker yang mengabaikan selisih gol dan jumlah gol dengan tim posisi ke-4 bertujuan untuk memastikan perhitungan lebih adil dalam situasi di mana poin antara tiga tim di puncak klasemen grup sama.
Ketika ada tiga tim dengan poin yang sama di posisi teratas, perhitungan tiebreaker hanya mempertimbangkan hasil pertandingan head-to-head antara tim-tim tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari pengaruh dari hasil melawan tim posisi ke-4.
Dalam situasi ini, aturan tiebreaker yang digunakan hanya hasil pertandingan antara tiga tim yang memiliki poin sama yang diperhitungkan. Selisih gol dari pertandingan langsung antara tiga tim tersebut menjadi faktor berikutnya.
Jika masih ada kesamaan, jumlah gol yang dicetak dalam pertandingan head-to-head akan menjadi penentu. Jika setelah menerapkan semua kriteria di atas masih ada dua atau lebih tim yang sama, maka penghitungan ulang dilakukan hanya terhadap subset tim tersebut.
Kemudian, jika semua kriteria head-to-head gagal memisahkan tim, selisih gol dan jumlah gol di seluruh pertandingan grup digunakan, tetapi tetap mengabaikan hasil melawan tim posisi ke-4.
Contoh Kasus Vietnam

Dalam judul artikel yang dirilis Soha, Sabtu (5/4/2025) yang berjudul "Tim Asia Barat membuka situasi yang menarik, tim Indonesia masih kehilangan tiket Piala Dunia meski menang 100-0?", mereka mengklaim bahwa Timnas Indonesia U-17 bisa bernasib seperti Vietnam U-20 pada Piala Asia U-20 2023.
Saat itu, urutan peringkat akhir harus didasarkan pada indikator tambahan. Peraturan turnamen menetapkan bahwa ketika ada 2 tim atau lebih yang memiliki poin yang sama, peringkat akan ditentukan secara berurutan berdasarkan faktor-faktor berikut: rekor head-to-head, selisih gol, dan jumlah gol yang dicetak dalam pertandingan head-to-head. Jika setelah dievaluasi parameter tersebut masih sama, maka statistik dari ketiga pertandingan di babak penyisihan grup akan dipertimbangkan.
"Dengan demikian, jika terjadi skenario di mana 3 tim sama-sama mengoleksi 6 poin, Timnas Indonesia U-17 masih bisa tersingkir jika dirugikan dalam evaluasi indikator head-to-head melawan 2 tim lainnya. Dalam hal ini, seberapa besar pun kemenangan atas tim juru kunci, Garuda Muda tetap harus dengan berat hati meninggalkan turnamen setelah babak penyisihan grup."
"Meskipun ini hanyalah skenario teoretis, hal ini sangat mungkin terjadi. Masih segar dalam ingatan pada tahun 2023, Timnas Vietnam U-20 pernah tersingkir secara pahit setelah babak penyisihan grup Piala Asia U-20 meskipun mengoleksi 6 poin. Saat itu, pasukan asuhan pelatih Hoang Anh Tuan terpaksa berada di bawah Timnas Iran U-20 dan Timnas Australia U-20 karena kalah selisih gol ketika hasil head-to-head dari ketiga tim tersebut dievaluasi."
Klasemen Grup C
Sumber: Soha
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani) 5 April 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


