Membandingkan Statistik Timnas Indonesia dan Malaysia vs Kamboja, Mana yang Lebih Baik?
Yaumil Azis | 10 Desember 2021 00:09
Bola.net - Timnas Indonesia memulai langkah perdananya di pentas Piala AFF 2020 dengan sangat baik. Pertandingan pertama yang dilangsungkan di Bishan Stadium, Kamis (9/12/2021), melawan Kamboja berhasil dimenangkan dengan skor 4-2.
Dua dari empat gol Skuat Garuda dikemas oleh Rachmat Irianto pada babak pertama, sementara sisanya dicetak Evan Dimas dan Ramai Rumakiek. Kamboja cuma bisa membalas lewat Yue Safy dan Prak Mony Udom.
Berbeda dengan Indonesia, Kamboja sudah menjalani dua pertandingan di Grup B. Mereka dipertemukan dengan rival Indonesia, Malaysia, pada Senin (6/12/2021) lalu dan juga menelan kekalahan.
Nahasnya, mereka cuma bisa mencetak satu gol lewat titik putih yang dieksekusi Sath Rosib pada menit ke-90. Namun mereka cuma kebobolan tiga gol oleh Safawi Rasid, Akhyar Rashid, dan Kogileswawan Raj.
Berhubung lawannya sama, kualitas Indonesia dan Malaysia bisa kita bandingkan dari statistik pertandingan. Ini tidak bisa dijadikan patokan utama, tapi perlu dilirik untuk mengukur kekuatan masing-masing. Sedikit bocoran: Indonesia dan Malaysia, kurang lebih, mengusung gaya bermain yang serupa.
Scroll ke bawah untuk menyimak ulasannya ya, Bolaneters!
Penguasaan Bola

Dalam aspek ini, Indonesia dan Malaysia kurang lebih sama. Kedua negara kalah penguasaan bola dibandingkan dengan Kamboja, namun mampu meraih kemenangan. Indonesia (45 persen) dan Malaysia (44 persen).
Bisa disimpulkan bahwa gaya bermain kedua tim juga kurang lebih sama: direct, tidak bertele-tele ketika melangsungkan serangan ke wilayah lawan. Namun tetap memperlihatkan dominasi selama pertandingan berlangsung.
Jumlah Tembakan

Tentu menjadi sebuah pertanyaan: Mengapa tim yang kalah penguasaan bola dianggap lebih dominan? Jawabannya bisa dilihat dari aspek jumlah tembakan. Lagi-lagi, Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan.
Indonesia, saat menghadapi Kamboja, membukukan total 19 tembakan yang lima di antaranya berhasil menemui sasaran. Mereka juga berhasil membatasi Kamboja melepaskan 12 tembakan saja.
Sementara itu, Malaysia mampu menciptakan 17 tembakan yang sembilan di antaranya tepat sasaran. Tetapi, tim besutan Tan Cheng Hoe tersebut membiarkan Kamboja mencatatkan 14 tembakan.
Jumlah Operan

Seperti yang telah dijelaskan pada poin pertama, Indonesia dan Malaysia mengusung gaya bermain yang direct dan tidak bertele-tele. Klaim tersebut diperkuat oleh statistik operan yang dilakukan oleh kedua tim ketika bertemu Kamboja.
Perlu diketahui bahwa Indonesia dan Malaysia sama-sama kalah dalam jumlah operan. Kamboja selalu membukukan lebih dari 400 operan (427 vs Malaysia, 476 vs Indonesia). Sementara Indonesia 380, Malaysia 323.
Pertandingan melawan Kamboja menunjukkan betapa lemahnya Indonesia dalam urusan mengoper bola, dan terbukti oleh catatan 303 operan tepat sasaran (77 meleset). Sementara Malaysia membuat 323 operan, 267 di antaranya berhasil (56 meleset). Aspek ini perlu menjadi perhatian yang serius buat pelatih Indonesia, Shin Tae-yong.
Tekel

Aspek ini menunjukkan betapa agresifnya Indonesia ketika dalam fase bertahan. Mereka membukukan 22 tekel selama pertandingan berlangsung, jauh melampaui Malaysia yang cuma sanggup melakukan 15 saja.
Kamboja sendiri cukup stabil (12 tekel vs Malaysia, 13 tekel vs Indonesia). Terlihat bahwa mereka punya kesamaan dengan Malaysia dalam urusan ini, tapi tidak bisa disimpulkan secara mentah-mentah bahwa Malaysia punya lini pertahanan yang mudah jebol selayaknya Kamboja.
Serangan Berbahaya

Indonesia masih unggul karena mampu mencatatkan 120 serangan, yang 82 di antaranya dianggap membahayakan benteng Kamboja. Malaysia cuma melancarkan 89 serangan dan hanya 59 saja yang dianggap berbahaya.
Catatan ini menunjukkan tim mana yang lebih baik dalam memanfaatkan peluang, terutama jika mempertimbangkan aspek jumlah tembakan. Bisa disimpulkan bahwa Malaysia punya efektivitas yang lebih baik ketimbang Skuat Garuda.
Statistik Lengkap: Kamboja vs Malaysia

Penguasaan Bola
Kamboja 56% - 44% Malaysia
Jumlah Tembakan
Kamboja 17 - 14 Malaysia
Tembakan Tepat Sasaran
Kamboja 6 - 9 Malaysia
Tembakan Meleset
Kamboja 4 - 5 Malaysia
Tembakan Dihalau
Kamboja 4 - 3 Malaysia
Tendangan Bebas
Kamboja 11 - 14 Malaysia
Sepak Pojok
Kamboja 10 - 5 Malaysia
Offside
Kamboja 1 - 1 Malaysia
Penyelamatan Kiper
Kamboja 6 - 20 Malaysia
Pelanggaran
Kamboja 6 - 11 Malaysia
Kartu Kuning
Kamboja 1 - 1 Malaysia
Total Operan
Kamboja 427 - 323 Malaysia
Total Operan Komplit
Kamboja 361 - 267 Malaysia
Tekel
Kamboja 12 - 15 Malaysia
Serangan
Kamboja 85 - 89 Malaysia
Serangan Berbahaya
Kamboja 72 - 59 Malaysia
Statistik Lengkap: Timnas Indonesia vs Kamboja

Penguasaan Bola
Indonesia 45% - 55% Kamboja
Jumlah Tembakan
Indonesia 19 - 12 Kamboja
Tembakan Tepat Sasaran
Indonesia 5 - 6 Kamboja
Tembakan Meleset
Indonesia 7 - 3 Kamboja
Tembakan Dihalau
Indonesia 7 - 3 Kamboja
Tendangan Bebas
Indonesia 12 - 15 Kamboja
Sepak Pojok
Indonesia 6 - 3 Kamboja
Offside
Indonesia 2 - 0 Kamboja
Penyelamatan Kiper
Indonesia 4 - 1 Kamboja
Pelanggaran
Indonesia 17 - 13 Kamboja
Kartu Kuning
Indonesia 2 - 0 Kamboja
Total Operan
Indonesia 380 - 476 Kamboja
Total Operan Komplit
Indonesia 303 - 387 Kamboja
Tekel
Indonesia 22 - 13 Kamboja
Serangan
Indonesia 99 - 120 Kamboja
Serangan Berbahaya
Indonesia 87 - 82 Kamboja
Baca juga:
Timnas Indonesia Hajar Kamboja 4-2, Shin Tae-yong Masih Punya Banyak PR
Piala AFF 2020: Catatan Statistik Timnas Indonesia vs Kamboja, Kalah Shots On Target
Timnas Indonesia Sikat Kamboja, Netizen: Menang tapi Diobok-obok, Kritik Passing, Pesimis Vs Vietnam
Highlights Piala AFF 2020: Indonesia 4-2 Kamboja
Bintang Utama di Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja: Sundulan Sakti Rachmat Irianto
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

