Menang 3-1, Maroko Buka Kans Lolos ke Semifinal
Editor Bolanet | 23 September 2013 22:06
- Maroko membuka kesempatan untuk lolos ke semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Menjamu Palestina di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (23/9) malam, Maroko menang dengan skor telak 3-1.
Maroko bermain agresif sejak menit awal. Baru menit kedelapan, kiper Palestina, Tawfeeq Abuhammad harus bekerja keras untuk menepis tembakan pemain Maroko, Moufaddal El Mehdi. Tawfeeq kembali melakukan penyelamatan gemilang saat menahan tembakan keras Essaidy Youssef hasil umpan silang Ati Allah Omar pada menit ke-38.
Maroko begitu mendominasi pertandingan pada babak pertama. Mereka membuat Palestina bermain setengah lapangan. Hanya saja penyelesaian akhir tim asuhan Benabich Hassan sangat lemat. Gol baru lahir menit ke-44 melalui pemain sayap kanannya, Ati Allah Omar.
Menyambut crossing El Karti Walid, Ati Allah dengan gampang mencocorkan bola ke gawang yang sudah melompong. Palestina juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-40. Sebuah umpan lambung Rashir Adawi mengarah ke Ashraf Alfa Waghra. Nammun bola dapat dipotong kiper Maroko, Benachour Badreddin.
Pada babak kedua, Palestina akhirnya mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-60. Berawal dari kemelut di depan gawang Maroko, tendangan Ibrahim Jalayta meluncur melewati kolong kiper Badreddin sebelum akhirnya mengoyak jala Maroko.
Maroko memiliki dua kesempatan emas melalui pengganti, Elouadi Abdelkhbir pada menit ke-75 dan 76. Tendangan pertama Abdelkhbir berhasil ditepis kiper Tawfeeq. Sedangkan tendangannya yang kedua justru melenceng. Meski saat itu ia tinggal berhadapan dengan penjaga gawang.
Palestina kembali memimpin setelah pemain pengganti, El Ouardy Adnane mencetak gol pada menit ke-83. Skor kembali berubah pada masa injury time. Kali ini Maroko memperbesar skor menjadi 3-1 setelah crossing Abdelkbir diselesaikan dengan sempurna oleh Ati Allah pada menit ke-94.
Sor 3-1 membuat Maroko mengoleksi tiga angka. Untuk bisa lolos ke semifinal, mereka harus berdoa agar Palestina kalah atau imbang lawan Indonesia, Rabu (25/9) besok lusa. Sedangkan bagi Palestina, Mereka harus menang dengan selisih tiga gol saat bertemu Indonesia. (faw/dzi)
Maroko bermain agresif sejak menit awal. Baru menit kedelapan, kiper Palestina, Tawfeeq Abuhammad harus bekerja keras untuk menepis tembakan pemain Maroko, Moufaddal El Mehdi. Tawfeeq kembali melakukan penyelamatan gemilang saat menahan tembakan keras Essaidy Youssef hasil umpan silang Ati Allah Omar pada menit ke-38.
Maroko begitu mendominasi pertandingan pada babak pertama. Mereka membuat Palestina bermain setengah lapangan. Hanya saja penyelesaian akhir tim asuhan Benabich Hassan sangat lemat. Gol baru lahir menit ke-44 melalui pemain sayap kanannya, Ati Allah Omar.
Menyambut crossing El Karti Walid, Ati Allah dengan gampang mencocorkan bola ke gawang yang sudah melompong. Palestina juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-40. Sebuah umpan lambung Rashir Adawi mengarah ke Ashraf Alfa Waghra. Nammun bola dapat dipotong kiper Maroko, Benachour Badreddin.
Pada babak kedua, Palestina akhirnya mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-60. Berawal dari kemelut di depan gawang Maroko, tendangan Ibrahim Jalayta meluncur melewati kolong kiper Badreddin sebelum akhirnya mengoyak jala Maroko.
Maroko memiliki dua kesempatan emas melalui pengganti, Elouadi Abdelkhbir pada menit ke-75 dan 76. Tendangan pertama Abdelkhbir berhasil ditepis kiper Tawfeeq. Sedangkan tendangannya yang kedua justru melenceng. Meski saat itu ia tinggal berhadapan dengan penjaga gawang.
Palestina kembali memimpin setelah pemain pengganti, El Ouardy Adnane mencetak gol pada menit ke-83. Skor kembali berubah pada masa injury time. Kali ini Maroko memperbesar skor menjadi 3-1 setelah crossing Abdelkbir diselesaikan dengan sempurna oleh Ati Allah pada menit ke-94.
Sor 3-1 membuat Maroko mengoleksi tiga angka. Untuk bisa lolos ke semifinal, mereka harus berdoa agar Palestina kalah atau imbang lawan Indonesia, Rabu (25/9) besok lusa. Sedangkan bagi Palestina, Mereka harus menang dengan selisih tiga gol saat bertemu Indonesia. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah, Timnas Hanya Dapat Perak
Bola Indonesia 29 September 2013, 22:50
-
Kalahkan Arab Saudi, Turki Rebut Perunggu Cabor Sepakbola ISG
Tim Nasional 29 September 2013, 19:39
-
Pilih Sunarto, Timnas U-23 Parkir Syamsir Alam
Tim Nasional 29 September 2013, 18:35
-
Maroko Siapkan Kejutan Untuk Indonesia di Final
Tim Nasional 28 September 2013, 15:31
-
Maroko Usung Misi Balas Dendam di Laga Final
Tim Nasional 28 September 2013, 15:12
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:17
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 21:03
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
-
Inggris vs Ghana: Apakah Bukayo Saka Bakal jadi Starter?
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:52
-
Casemiro Sepakat Gabung Inter Miami
Liga Inggris 20 Juni 2026, 19:48
-
Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28








