Menebak Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman: Minim Dribel dan Kick and Rush
Asad Arifin | 25 Maret 2026 18:24
Bola.net - Timnas Indonesia bersiap memasuki era baru bersama John Herdman di FIFA Series 2026. Turnamen yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 dan 30 Maret ini menjadi panggung awal bagi pelatih asal Inggris tersebut.
Dari komposisi pemain yang dipilih, terlihat adanya perubahan pendekatan permainan. Herdman tampaknya lebih mengutamakan kekuatan fisik dan kerja kolektif dibandingkan kemampuan individu dalam mengolah bola.
Dari 20 pemain non-kiper yang dipanggil, hanya sedikit yang memiliki karakter kuat dalam melakukan dribel. Nama seperti Yakob Sayuri dan Beckham Putra menjadi pengecualian dalam skema tersebut.
Sebaliknya, beberapa pemain yang dikenal piawai menggiring bola seperti Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, hingga Ezra Walian tidak masuk dalam daftar skuad.
"Kalau saya amati John Herdman kurang cocok dengan pemain yang suka menggiring bola. Makanya dia tak banyak memilih pemain tipe seperti itu. Padahal di sepak bola kadang tim butuh pemain yang kuat membawa bola," kata eks pemain Mastrans Bandung Raya, Pelita Jaya dan Persikab, Alexander Sununu.
Fokus pada Intensitas dan Determinasi

Alexander Sununu melihat adanya kecenderungan Herdman membangun tim dengan basis kekuatan fisik. Ia menilai pilihan pemain mencerminkan strategi yang mengandalkan daya tahan dan kerja keras di lapangan.
Menurutnya, Herdman ingin Timnas Indonesia tampil dengan tempo tinggi. Gaya bermain ini menuntut pemain memiliki stamina prima dan konsistensi sepanjang pertandingan.
"Saya amati pemain yang dipanggil John Herdman punya endurance dan fisik kuat. Karena dia ingin Timnas Indonesia bermain spartan dengan intensitas tinggi," Alexander Sununu mengungkapkan.
"Saya kira John Herdman sudah punya data tiap pemain yang dipantau sejak dia resmi jadi pelatih Timnas Indonesia," ucapnya.
Kecuali, lanjut Alex Saununu, dua winger Beckham Putra dan Yakob Sayuri. "Kalau Beckham dan Yakob memang dibutuhkan karena punya kecepatan dengan dribel bagus untuk menusuk dari samping. Mereka juga bukan tipe pemain stylish yang menggocek bola dengan indah," jelasnya.
Arah ke Gaya Kick and Rush

Selain menekankan intensitas, Herdman juga diprediksi akan mengadopsi gaya permainan direct. Pendekatan ini mengutamakan kecepatan dalam menyerang dengan distribusi bola yang lebih sederhana.
Sununu menilai pola tersebut mirip dengan gaya klasik kick and rush. Skema ini pernah menjadi ciri khas sepak bola Inggris pada era 1990-an.
Dalam sistem ini, peran gelandang cenderung lebih sederhana. Aliran bola lebih cepat diarahkan ke depan untuk menciptakan peluang secara langsung.
"Saya kira John Herdman ingin Timnas Indonesia bermain cepat dan sedikit mengurangi peran para gelandang. Sebagai pelatih baru, dia harus berani bereksperimen di laga debutnya bersama Timnas Indonesia," tuturnya.
Disadur dari: Bola.com/Gatot Sumitro
Baca Ini Juga:
Komentar Jujur Pelatih Saint Kitts and Nevis: Sudah Kenal Lama John Herdman, Penuh Motivasi
FIFA Series 2026: Gelandang St. Kitts dan Nevis Ini Yakin Bisa Bikin Timnas Indonesia Kerepotan
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Live di Indosiar, SCTV, dan Vidio
Arti Penting FIFA Series untuk John Herdman dan Timnas Indonesia
Heboh Eliano Reijnders Pamer Sosok 'Bule' Baru di Timnas Indonesia, Siapa Dia?
John Herdman Wanti-Wanti Timnas Indonesia: St Kitts and Nevis Bisa Beri Kejutan Lewat Transisi Cepat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



