Mengenal Evandra Florasta dari Papan Piket SMA Negeri 1 Tumpang
Asad Arifin | 13 April 2025 10:58
Bola.net - Di luar lapangan, Evandra Florasta dikenal sebagai sosok yang periang. Hal tersebut, setidaknya bisa direkam dari kesaksian rekan-rekan satu kelasnya di SMA Negeri 1 Tumpang, Kabupaten Malang.
Sabtu (12/4), sekitar pukul 12.10 siang WIB, KLY Sport menginjakkan kaki di halaman SMA Negeri 1 Tumpang. Tidak ada aktivitas belajar dan mengajar pada hari tersebut karena sudah masuk akhir pekan.
Sebelum masuk ke sekolah, kami melapor ke satpam untuk mengutarakan tujuan datang ke sana. "Oh, mau cari tahu sekolah Evandra Florasta," kata satpam yang sedang berjaga dan mempersilahkan kami untuk masuk.
Kami juga sudah meminta izin pada guru yang mengajar di SMA Negeri 1 Tumpang sebelum berkunjung dan menggali cerita tentang kapten Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025 itu.
Siang itu, selain tidak ada proses belajar dan mengajar, tidak banyak siswa atau guru yang bisa ditemui. Beberapa siswa dengan pakai olahraga saja yang masih berkegiatan karena ada ektra kulikuler bola voli.
Masuk ke dalam area sekolah, KLY Sport lantas berhenti di ruang kelas XI E. Pintu ruangan itu terbuka dan terlihat jelas ada kalender 2025, dengan foto Evandra Florasta berukuran hampir separuh dari kalender tersebut.
"Iya benar, itu kelasnya Evandra," kata seorang siswa yang kebetulan lewat. KLY Sport lantas masuk ke kelas tersebut. Benar, ini adalah kelas Evandra dan itu bisa dibuktikan dengan nama-nama yang ada di jadwal piket harian.
Berdasarkan informasi tersebut, Evandra jadi petugas piket setiap hari Senin. Dia harus bekerja sama dengan Nur Azzahra, nUR Firdausy, Rona Khuzaimatus, Mohamad Arifin, Fari Dwi, dan Syahrul Ahmad.
Di dalam ruangan itu juga ada foto siswa penghuni kelas XI E dan seorang guru. Namun, tidak ada foto Evandra Florasta di sana.
Evandra Selalu Traktir Temannya Ayam Geprek
KLY berhasil menemui Naufal Gebyar, rekan sekelas Evandra Florasta di SMA Negeri 1 Tumpang. Dia lantas memberikan banyak informasi menarik tentang kapten Timnas Indonesia U-17 itu ketika berada di luar lapangan.
Nama Naufal Gebyar ada dalam daftar piket di kelas XI E. Dia jadi petugas piket pada hari Kamis. Naufal Gebyar menerangkan bahwa Evandra dapat tempat duduk nomor dua dari depan, tepat di depan meja guru.
"Tapi, lebih sering kosong kursinya sejak dia membela Timnas Indonesia," kata Naufal Gebyar.
Menurut Naufal Gebyar, Evandra adalah siswa yang aktif di kelas. Dia sering ikut menjawab ketika ada pertanyaan dari guru. Evandra juga disebut bersosialisasi dengan baik di sekolah.
"Ya, kayak siswa biasa saja meskipun dia sudah terkenal. Orangnya riang, suka bercanda. Sama teman-temannya juga baik," kata Naufal Gebyar yang sekarang menekuni olahraga voli.
Kesibukan bermain sepak bola untuk Timnas Indonesia U-17 membuat Evandra jarang masuk sekolah. Namun, ketika dia ada waktu untuk sekolah, pemain Bhayangkara FC U-16 itu selalu melakukan hal memberi perlakukan spesial pada teman-temannya.
"Kalau dia pulang itu pasti ajak kita untuk makan, biasanya kita ditraktir ayam geprek di belakang sana. Dia sering main sama-sama," kata Naufal Gebyar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-17 Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2027
Tim Nasional 13 Mei 2026, 01:31
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












