Mengenal Tijjani Reijnders: Bidikan Baru Shin Tae-yong Buat Timnas Indonesia
Yaumil Azis | 11 Februari 2022 04:04
Bola.net - Shin Tae-yong terus mencari pemain-pemain keturunan berbakat yang bisa dinaturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Indonesia. Nahkoda asal Korea Selatan itu kini mengarahkan bidikannya ke Tijjani Reijnders.
Keinginan Shin Tae-yong untuk menaturalisasi pemain keturunan di Eropa demi Timnas Indonesia tidak sepenuhnya terwujud. Dari empat nama, hanya dua yang diproses. Keduanya adalah Sandy Walsh dan Jordi Amat.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani mengatakan bahwa naturalisasi Mees Hilgers dan Kevin Diks terpaksa dihentikan karena terbentur restu dari orang tuanya.
Siapa Tijjani Reijnders? Dia adalah gelandang AZ Alkmaar berusia 23 tahun. Reijnders telah bermain 28 kali di musim ini, dengan rincian 20 kali di Eredivisie atau kasta teratas Liga Belanda, lima kali di UEFA Conference League, dan tiga kali di KNVB Beker alias Piala Belanda.
Dari jumlah itu, Tijjani Reijnders membukukan dua gol, dua assists, dan dua kartu kuning.
Hasani bercerita, Shin Tae-yong lantas menyodorkan nama Tijjani Reijnders sebagai pengganti Mees Hilgers dan Kevin Diks. Namun, pria berkaca mata itu belum mau terburu-buru. Sebab, garis keturunan Reijnders perlu ditelusuri.
Minimal, Tijjani Reijnders harus punya darah Indonesia dari kakek atau neneknya sebelum naturalisasinya diproses demi memenuhi Statuta FIFA.
Tijjani Reijnders notabene nama baru dalam peredaran pemain keturunan di Eropa. Gelandang kelahiran Zwolle, Belanda itu jarang muncul tiap kali netizen huru-hara merekomendasikan pesepak bola berdarah Indonesia kepada PSSI.
"Shin Tae-yong meminta satu pemain keturunan untuk dinaturalisasi. Posisinya gelandang serang. Namanya terbilang baru. Bukan yang selama ini beredar. Dia keturunan Maluku. Pemain dari AZ Alkmaar," kata Hasani ketika dihubungi Bola.com, Kamis (10/2/2022) sore WIB.
Lantas, siapa Tijjani Reijnders? Dari mana darah Indonesianya berasal? Apakah dia bisa dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia?
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Asal-Usul Darah Tijjani Reijnders
Tijjani Reijnders dikabarkan punya darah Indonesia. Asal-usulnya berasal dari ibunya yang disebut keturunan Ambon, Maluku.
Tijjani Reijnders dapat dinaturalisasi via jalur istimewa atau khusus berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia pasal ke-20. Dia tidak perlu melalui pasal ke-9.
Berdasarkan pasal ke-9 huruf b, warga negara asing (WNA) yang ingin menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) harus minimal lima tahun tinggal di Indonesia secara berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut.
Sementara itu, pasal 20 memperbolehkan WNA menjadi WNI tanpa perlu melalui pasal ke-9 huruf b dengan syarat WNA itu telah berjasa kepada Republik Indonesia atau dengan alasan kepentingan negara.
PSSI pernah memakai pasal ke-20 saat menaturalisasi Marc Klok pada November 2020 lantaran gelandang Persib Bandung tidak memenuhi syarat pasal ke-9 alias belum tinggal lima tahun beruntun atau sepuluh tahun tidak berturut-turut di Indonesia.
PSSI Perlu Memastikan
Sekali lagi, PSSI perlu memastikan kebenaran darah Indonesia Tijjani Reijnders merujuk kepada Statuta FIFA 2020 pasal ke-7 tentang kelayakan bermain untuk tim perwakilan.
Pasal itu menjelaskan bahwa siapa pun pemain yang ingin bermain di negara barunya, harus lahir di wilayah asosiasi itu, ibu kandung atau ayahnya lahir di wilayah asosiasi itu, nenek atau kakeknya lahir di wilayah asosiasi itu, atau telah tinggal di wilayah asosiasi itu.
FIFA juga menetapkan lama tinggal di wilayah asosiasi yaitu minimal tiga tahun sebelum usia 10 tahun, lima tahun untuk usia 10-18 tahun, dan lima tahun sejak usia 18 tahun.
Mengingat Tijjani Reijnders belum lima tahun bahkan tidak pernah menetap di Indonesia, sang pemain harus menunjukkan bukti garis keturunan minimal dari kakek atau neneknya untuk memuluskan pergantian asosiasi di FIFA.
Pernah Membela Belanda U-20
Ketika masih junior, Tijjani Reijnders pernah membela Belanda U-20. Dia tiga kali beraksi dengan seragam tim berjuluk Der Oranje itu.
Tiga penampilan Tijjani Reijnders terjadi ketika Belanda U-20 berkancah di Elite League U-20 2018/2019.
Tijjani Reijnders bermain 20 menit saat Belanda U-20 mengalahkan Italia U-20 3-2, beraksi 45 menit kala menundukkan Meksiko U-20 3-2, dan berlaga enam menit ketika membungkan Republik Ceska U-20 2-0.
Belanda U-20 keluar sebagai kampiun Elite League U-20 alias turnamen antarnegara Eropa khusus timnas U-20 pada 2018/2019 setelah meraup 17 poin dari tujuh partai.
Namun, kiprah Tijjani Reijnders di level timnas masih mentok di Belanda U-20. Gelandang kelahiran 29 Juli 1998 itu belum mendapatkan kesempatan promosi ke tim senior. Kesempatan untuk berkiprah di level senior sangat terbuka jika Reijnders memilih untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi)
Diunggah pada: 10 Februari 2022
Baca Juga:
Shin Tae-yong Ajukan Pemain AZ Alkmaar untuk Dinaturalisasi Gantikan Mees Hilgers dan Kevin Diks
Naturalisasi Mees Hilgers dan Kevin Diks Dipastikan Batal, Ini Alasannya
Begini Respons Jordi Amat Usai Banjir Dukungan untuk Segera Jadi WNI
Ini Catatan Statistik Empat Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Gagal ke Bali, Bangladesh Balik Kirim Undangan Buat Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


