Mengenang Perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2004: Tonggak Emas Skuad Garuda
Aga Deta | 23 Desember 2023 23:44
Bola.net - Indonesia hancur lebur pada keikutsertaan kedua mereka di Piala Asia. Pada edisi 2000, Skuad Garuda harus pulang tanpa mencetak satu pun gol.
Namun, hal ini berbalik 180 derajat pada keikutsertaan ketiga mereka dalam turnamen ini. Pada Piala Asia 2004, Indonesia sukses menancapkan tonggak emas mereka.
Dalam ajang ini, Indonesia lolos dengan status runner-up Grup C Kualifikasi Piala Asia 2004, di bawah Arab Saudi. Selain Indonesia dan Arab Saudi, grup ini juga dihuni Yaman dan Bhutan.
Pada fase kualifikasi ini, Indonesia mengoleksi sepuluh angka, hasil tiga kali menang, dua seri, dan sekali kalah. Mereka mencetak sembilan gol dan kebobolan 13 gol.
Dalam babak final yang dihelat di Tiongkok, Indonesia berada di Grup A. Mereka tergabung bersama tuan rumah, Bahrain, dan Qatar.
Indonesia sukses menancapkan tonggak emas. Pada edisi inilah, Skuad Garuda mencatatkan kemenangan perdana mereka di Piala Asia.
Hasil ini pun membuat Indonesia pertama kalinya tak mengakhiri kompetisi di fase grup dengan status juru kunci klasemen.
Bagaimana perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2004? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Qatar 1 - 2 Indonesia

Indonesia memulai langkah mereka pada ajang ini dengan menghadapi Qatar. Pertandingan tersebut dihelat di Workers Stadium, Beijing, 18 Juli 2004.
Pada laga tersebut, Indonesia unggul dua gol lebih dulu melalui gol-gol Budi Sudarsono dan Ponaryo Astaman. Kemudian, jelang laga berakhir, Qatar memperkecil kekalahan mereka melalui Magid Mohamed.
Starting eleven Indonesia: Hendro Kartiko, Warsidi, Hary Syahputra, Firmansyah Agus, Agung Setyobudi, Alex Pulalo, Elie Aiboy, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Syamsul Chaeruddin, Bambang Pamungkas
Indonesia 0 - 5 Tiongkok

Indonesia menghadapi tuan rumah, Tiongkok, pada laga kedua. Pertandingan ini dihelat di Workers Stadium, Beijing, 21 Juli 2004.
Dalam pertandingan ini, Skuad Garuda gagal mempertahankan raihan apik mereka pada laga pertama. Pada laga ini, tim besutan Ivan Kolev tersebut harus menelan kekalahan lima gol tanpa balas.
Lima gol Tiongkok ke gawang Indonesia pada laga ini dicetak Shao Jiayi (dua gol), Hao Haidong, Li Ming, dan Li Yi.
Sebagai catatan, Indonesia harus mengakhiri laga ini dengan sepuluh pemain. Alex Pulalo mendapat kartu merah pada menit 29.
Starting eleven Indonesia: Hendro Kartiko, Warsidi Ardi, Hary Syaputra, Firmansyah Agus, Agung Setyobudi, Alex Pulalo, Elie Aiboy, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Syamsul Chaeruddin, Rochi Putiray
Bahrain 3 - 1 Indonesia

Pada laga terakhir Grup A, Indonesia menghadapi Bahrain. Pertandingan ini dihelat di Shandong Sports Center, Jinan, 25 Juli 2004.
Dalam pertandingan ini, Indonesia harus kembali menelan kekalahan. Pada laga tersebut, Skuad Garuda kalah dengan skor 1-3.
Tiga gol Bahrain pada laga tersebut dicatatkan Husain Ali, A'ala Hubail, dan Talal Yousef. Sementara, gol semata wayang Indonesia dicetak Elie Aiboy.
Starting eleven Indonesia: Hendro Kartiko, Warsidi Ardi, Hary Syaputra, Firmansyah Agus, Agung Setyobudi, Ismed Sofyan, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Syamsul Chaeruddin, Bambang Pamungkas, Agus Indra Kurniawan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Mengenang Perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 2000: Hancur Lebur
- Mengenang Perjalanan Timnas Indonesia pada Piala Asia 1996: Debut Spektakuler
- Berat! Wahyu Prasetyo Beber Ketatnya Persaingan Raih Posisi Inti di Lini Belakang Timnas Indonesia
- Coach Justin Benarkan Status Medioker Indonesia di Piala Asia 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






