Menilik Kiprah Permata Baru Timnas Indonesia, Ronaldo Kwateh
Yaumil Azis | 21 Januari 2022 14:49
Bola.net - Sebanyak 27 pemain dipanggil oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk melakon laga uji coba internasional kontra Timor Leste di bulan Januari ini. Salah satunya adalah pemain muda Madura United, Ronaldo Kwateh.
Jika ditilik dari namanya, mungkin sebagian orang bakal mengira bila Ronaldo Kwateh merupakan seorang pemain naturalisasi. Tetapi nyatanya, pemain berusia 17 tahun ini merupakan pemain kelahiran Yogyakarta.
Ronaldo memang telah mencuri perhatian sejak usai dini. Penampilannya di SSB Real Madrid Yogyakarta menarik pemandu bakat akademi Persib Bandung yang tengah menyiapkan tim untuk Elite Pro Academy (EPA) U-16 Persib.
Penampilannya sepanjang musim membuatnya dipanggil timnas Indonesia U-16. Madura United yang sudah memperhatikannya tak ragu menariknya di awal musim 2021.
Bersama klub berjuluk Laskar Sape Kerrap tersebut, Ronaldo Kwateh tak lagi bermain untuk tim junior. Rahmad Darmawan yang kala itu menjabat sebagai pelatih kepala, memberinya kesempatan bergabung dengan tim utama.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sempat Jadi Debutan Termuda di Liga 1
Bakat besarnya tak pernah diragukan sama sekali oleh RD, julukan Rahmad Darmawan. Pada laga pembuka Madura United di BRI Liga 1 2021/2022 kontra TIRA Persikabo, Ronaldo Kwateh langsung masuk sebelas pertama.
Laga debutnya di kompetisi sepak bola tertinggi tanah air ini sekaligus memecahkan rekor winger Persebaya, M. Supriadi. Dengan usianya yang baru 16 tahun, 10 bulan dan 15 hari, dirinya dinobatkan sebagai pemain termuda sepanjang sejarah Liga 1.
Tetapi rekornya hanya bertahan 25 hari saja. Winger Persija Jakarta, Dony Pamungkas memecahkan tersebut saat tampil sebagai pengganti di laga kontra Persita Tangerang yang berkesudahan imbang 1-1.
Darah Sepak Bola dari Sang Ayahanda
Darah sepak bola mengalir deras kepada Ronaldo sejak usia belia. Maklum, sang ayah, Roberto Kwateh merupakan eks bomber asing PSIS Semarang di era 2000-an.
Di masa jayanya, Roberto merupakan penyerang mematikan di kotak penalti lawan. Dia pun sempat mengukir catatan gol terbanyak bersama klub Mahesa Jenar, julukan PSIS.
Secara tak langsung, Ronaldo pun kerap dibandingkan dengan sang ayah mengingat posisi bermain keduanya yang sama. Tetapi hal tersebut tak pernah membuatnya minder. Dia pun bertekad melampaui prestasi sang ayah di sepak bola nasional.
Disadur dari: Bola.com (Wahyu Pratama/Gregah Nurikhsani)
Diunggah pada: 21 Januari 2022
Baca Juga:
Sabah FC Sebut Konspirasi Klub Indonesia di Balik Minat FK Novi Pazar Pada Saddil Ramdani
Seperti Lee Min-ho, Shin Tae-yong Juga Menjadi Bintang Iklan Kopi di Indonesia
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia vs Timor Leste, 27 dan 30 Januari 2022
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia Wanita 2022
Tegas! Bos Persib Ingin Haruna Soemitro Angkat Kaki dari PSSI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















