Menolak Perkuat Timnas, Pemain Dan Klub Bisa Kena Sanksi
Editor Bolanet | 24 September 2012 22:15
- Sekjen PSSI, Halim Mahfudz menghimbau agar klub-klub kompetisi Indonesia Super League (ISL) tak lagi menutup pintu bagi pemainnya yang mendapatkan panggilan untuk bergabung dalam Timnas Indonesia yang dibentuk PSSI.
Pasalnya, berdasarkan permintaan AFC, Timnas Indonesia harus diperkuat pemain ISL dan Indonesian Premier League (IPL). Karena itu, Halim berharap ke depannya tidak lagi ada klub ISL yang melarang pemainnya.
Tidak hanya pemain, bahkan klub pun bisa dapat sanksi jika melarang pemainnya membela Timnas. Hal tersebut tegas dibahas dalam rapat kedua Joint Committee, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/9). Bahkan, saya memiliki rekaman percakapan rapat tersebut, ujarnya.
Karena itu, pihak klub harus menjembatani jika terdapat pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas oleh PSSI, sambungnya.
PSSI kini tengah membangun Timnas senior yang dipersiapkan untuk tampil di ajang Piala AFF 2012. Lalu, Timnas U-22 yang akan berlaga di SEA Games pada 2013. Belum lagi, Timnas U-17 yang akan berpartisipasi dalam turnamen Thanh Nien Newspaper U-21 di Vietnam, 11-21 Oktober.
Sementara itu, Halim juga membahas jika terdapat kekeliruan dalam surat AFC yang ditandatangani Dato Alex Soosay tertanggal 21 September 2012. Menurutnya, surat yang ditujukan pada dirinya tersebut, seharusnya ditulis 20 September, supaya tidak terjadi multi penafsiran.
PSSI sudah mengirimkan kembali surat tersebut untuk dikoreksi. Kami tidak ingin ada penafsiran-penafsiran yang menyudutkan PSSI, tegasnya.
Selain itu, dalam surat tersebut, dikatakannya, tidak dicantumkan poin mengenai Timnas. Melainkan, tentang liga, revisi statuta, pengembalian empat Komite Eksekutif yang dipecat dan kongres. (esa/dzi)
Pasalnya, berdasarkan permintaan AFC, Timnas Indonesia harus diperkuat pemain ISL dan Indonesian Premier League (IPL). Karena itu, Halim berharap ke depannya tidak lagi ada klub ISL yang melarang pemainnya.
Tidak hanya pemain, bahkan klub pun bisa dapat sanksi jika melarang pemainnya membela Timnas. Hal tersebut tegas dibahas dalam rapat kedua Joint Committee, di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/9). Bahkan, saya memiliki rekaman percakapan rapat tersebut, ujarnya.
Karena itu, pihak klub harus menjembatani jika terdapat pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas oleh PSSI, sambungnya.
PSSI kini tengah membangun Timnas senior yang dipersiapkan untuk tampil di ajang Piala AFF 2012. Lalu, Timnas U-22 yang akan berlaga di SEA Games pada 2013. Belum lagi, Timnas U-17 yang akan berpartisipasi dalam turnamen Thanh Nien Newspaper U-21 di Vietnam, 11-21 Oktober.
Sementara itu, Halim juga membahas jika terdapat kekeliruan dalam surat AFC yang ditandatangani Dato Alex Soosay tertanggal 21 September 2012. Menurutnya, surat yang ditujukan pada dirinya tersebut, seharusnya ditulis 20 September, supaya tidak terjadi multi penafsiran.
PSSI sudah mengirimkan kembali surat tersebut untuk dikoreksi. Kami tidak ingin ada penafsiran-penafsiran yang menyudutkan PSSI, tegasnya.
Selain itu, dalam surat tersebut, dikatakannya, tidak dicantumkan poin mengenai Timnas. Melainkan, tentang liga, revisi statuta, pengembalian empat Komite Eksekutif yang dipecat dan kongres. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
Tim Nasional 14 Mei 2026, 07:55
-
Man of the Match Alaves vs Barcelona: Nahuel Tenaglia
Liga Spanyol 14 Mei 2026, 06:29
-
Man of the Match Lazio vs Inter: Denzel Dumfries
Liga Italia 14 Mei 2026, 06:18
-
Man of the Match Man City vs Palace: Phil Foden
Liga Inggris 14 Mei 2026, 06:05
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 14 Mei 2026, 05:57
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01
-
5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
Editorial 12 Mei 2026, 22:24










