Menpora Tak Janjikan Ada Bonus Untuk Timnas U-19
Editor Bolanet | 23 September 2013 18:36
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo menegaskan bahwa Pemerintah tak menjanjikan bonus kepada timnas Indonesia U-19 usai menjuarai Piala AFF U-19.
Menurut Roy Suryo, salah satu alasan tidak adanya bonus kepada Evan Dimas dkk adalah tidak ada anggaran dana setelah adanya perubahan APBN.
Kalau teman-teman ingat, saya tidak pernah mau menjanjikan bonus. Saya bicara apa adanya, pahit harus dikatakan pahit. Anggaran kita tidak ada, ya, katakan tidak ada. APBN perubahan kemarin, malah anggaran kita dikurangi. Jadi, tidak ada bonus, tetapi kita tidak berpikir mati, kata Roy Suryo seperti dilansir Antara.
Meskipun mengaku tak ada bonus, namun Roy tetap tidak menutup kemungkinan akan ada bonus lain atau memberi hadiah lewat beasiswa. Namun, masih harus dicari sumber dananya.
Seperti bulu tangkis (juara dunia), saya tidak akan menyebutkan karena itu bukan keputusan pribadi, harus kita atur dan komunikasikan dengan dukungan yang ada. Karena kantor ini (Kemenpora) terus terang tidak ada uang sendiri. Kami harus menyinkronkan, seperti kita kerja sama dengan BUMN atau pihak lain untuk juara dunia bulu tangkis. Jadi, artinya, nanti tetap satu pintu dari PSSI, jelasnya.
Seperti diketahui, timnas Indonesia berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Vietnam U-19 dengan skor 7-6 lewat adu penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/9) malam lalu. (ant/dzi)
Menurut Roy Suryo, salah satu alasan tidak adanya bonus kepada Evan Dimas dkk adalah tidak ada anggaran dana setelah adanya perubahan APBN.
Kalau teman-teman ingat, saya tidak pernah mau menjanjikan bonus. Saya bicara apa adanya, pahit harus dikatakan pahit. Anggaran kita tidak ada, ya, katakan tidak ada. APBN perubahan kemarin, malah anggaran kita dikurangi. Jadi, tidak ada bonus, tetapi kita tidak berpikir mati, kata Roy Suryo seperti dilansir Antara.
Meskipun mengaku tak ada bonus, namun Roy tetap tidak menutup kemungkinan akan ada bonus lain atau memberi hadiah lewat beasiswa. Namun, masih harus dicari sumber dananya.
Seperti bulu tangkis (juara dunia), saya tidak akan menyebutkan karena itu bukan keputusan pribadi, harus kita atur dan komunikasikan dengan dukungan yang ada. Karena kantor ini (Kemenpora) terus terang tidak ada uang sendiri. Kami harus menyinkronkan, seperti kita kerja sama dengan BUMN atau pihak lain untuk juara dunia bulu tangkis. Jadi, artinya, nanti tetap satu pintu dari PSSI, jelasnya.
Seperti diketahui, timnas Indonesia berhasil menjadi juara Piala AFF U-19 setelah mengalahkan Vietnam U-19 dengan skor 7-6 lewat adu penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (22/9) malam lalu. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















