Menuju Piala Dunia U-20 2023: Bereskan PR Lini Serang Timnas Indonesia U-20!
Richard Andreas | 9 Maret 2023 06:30
Bola.net - Timnas Indonesia U-20 mendapatkan banyak pelajaran berharga dari perjuangan di turnamen Piala Asia U-20 2023 lalu. Pasukan Shin Tae-yong finis di peringkat tiga Grup A dan gagal lolos ke babak perempat final.
Tercatat, dari tiga pertandingan Grup A Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan, hanya satu gol yang bisa dicetak, yaitu lewat Hokky Caraka.
Gol yang dicetak Hokky Caraka terjadi saat Timnas Indonesia U-20 menang 1-0 atas Suriah pada laga kedua Grup A Piala Asia U-20 2023. Sementara ketika menghadapi Irak dan Uzbekistan, Tim Garuda Nusantara gagal mencetak satu gol pun.
Padahal Piala Asia U-20 2023 menjadi ujian bagi Timnas Indonesia U-20 sebelum terjun di Piala Dunia U-20 2023. Dari statistik tersebut, sudah jelas tergambar jika lini serang Garuda Nusantara belum layak untuk tampil di Piala Dunia U-20, mengingat lawan yang dihadapi tentu lebih berat ketimbang Piala Asia.
Sebenarnya, Hokky bisa diandalkan sebagai targetman. Dia punya skill dan insting gol yang bagus. Selain itu, masih ada striker lain, Rabani Tasnim. Penyerang Borneo FC itu juga punya skill dan ketenangan bagus.
Plus masih ada nama-nama seperti Hugo Samir dan Ronaldo Kwateh yang memiliki kecepatan di sektor sayap. Namun, kelebihan para pemain itu seperti kurang maksimal.
Pertanyaannya, apakah lini depan Timnas Indonesia U-20 sudah mumpuni untuk tampil di Piala Dunia U-20? Apalagi ajang ini digelar di Indonesia pada Mei dan Juni 2023. Hanya tersisa dua bulan untuk melakukan pembenahan.
Lebih Fokus Bertahan
Hanya satu gol yang bisa dicetak di Piala Asia U-20 persoalannya bukan karena kualitas pemain depat tidak mumpuni. Tapi karena Indonesia lebih banyak menerima serangan. Sehingga mereka fokus bertahan.
Dalam tiga pertandingan, anak buah Shin Tae-yong hanya kemasukan dua gol. Hanya Irak yang dua kali merobek gawang Indonesia.
Sedangkan Suriah hingga tuan rumah Uzbekistan tidak mampu mencetak gol. Ketika mendapatkan tekanan, para pemain Indonesia hampir semua turun ke daerah sendiri.
Sehingga Hokky Caraka dkk. kurang dapat suplai bola. Bahkan barisan penyerang beberapa kali ikut turun ke daerah sendiri.
Kondisi ini membuat mereka berada jauh dari gawang lawan. Ditambah lagi saat melakukan transisi dari bertahan ke menyerang, aliran bola dari lini tengah masih sering diantisipasi lawan.
Jika lini tengah bisa memberikan banyak suplai bola matang ke depan, kinerja Hokky dkk. bisa lebih maksimal.
Butuh Suplai Bola Matang
Absennya Marselino Ferdinan di Piala Asia U-20 2023 sangat berpengaruh terhadap ketajaman Indonesia. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu biasanya memberikan suplai bola matang untuk barisan penyerang.
Hilangnya Marselino membuat peran pengatur serangan menumpuk pada Arkhan Fikri.
Persoalannya, saat Arkhan kesulitan menembus pressing lawan, aliran bola ke depan akhirnya macet. Ini yang membuat Hokky dkk. minim dapat suplai bola.
Adapun umpan-umpan yang mengalir ke depan, mayoritas bola yang masih mentah. Hanya saat melawan Irak beberapa kali pemain depan Timnas Indonesia U-20 punya peluang emas. Sayangnya masih terbuang sia-sia.
Disadur dari: Bola.com (Iwan Setiawan/Benediktus Gerendo Pradigdo) 8 Maret 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





