Momen 2 Peluang Timnas Indonesia Mengenai Mistar Gawang di Final FIFA Series: Bola Keluar Kiper Bulgaria yang Masuk
Asad Arifin | 30 Maret 2026 22:48
Bola.net - Timnas Indonesia sempat punya harapan untuk bisa mencetak gol pada duel lawan Bulgaria di final FIFA Series, Senin (30/3) malam WIB. Hanya saja, dua peluang Indonesia pada babak kedua mengenai mistar gawang.
Indonesia kalah dengan skor 0-1 pada laga di Stadion Gelora Bung Karno tersebut. Satu-satunya gol yang bersarang di gawang kiper Emil Audero tercipta pada menit ke-37 dari eksekusi penalti Marin Petkov.
Meskipun kalah, performa Indonesia tidak bisa dibilang buruk. Indonesia menciptakan banyak peluang. Bahkan, tim racikan pelatih John Herdman unggul dalam penguasaan bola dengan catatan 71 persen berbanding 29 persen.
Indonesia juga mampu melepas enam shots sepanjang laga. Hanya saja, dari semua upaya tersebut, tidak ada yang menjadi gol. Dua peluang emas pada babak kedua hanya mengenai mistar dan membawa kiper Bulgaria masuk ke gawang.
Performa Agresif Indonesia pada Babak Kedua

Bulgaria memakai pendekatan permainan yang pasif sejak awal laga. Bahkan, pada 20 menit awal laga, mereka lebih banyak berada dalam tekanan Indonesia. Sulit bagi mereka untuk mengembangkan Indonesia.
Namun, mereka cukup tenang walau terus dapat tekanan dari Indonesia. Bulgaria tetap bermain dengan organisasi permainan yang rapi. Mereka bertahan dengan struktur yang sangat solid.
Indonesia tak punya peluang terbuka pada babak pertama. Setelah itu, pada babak kedua, Indonesia bermain lebih agresif. Masuknya beberapa pemain mengubah cara bermain. Tekanan Indonesia meningkat dan permainan lebih cair.
Namun, pengalaman dan ketenangan Bulgaria jadi faktor kunci. Mereka sudah biasa bertemu dengan Jerman, Spanyol, dan tim top Eropa lain. Jadi, bermain di bawah tekanan lawan bukan hal baru dan harus membuat mereka panik.
2 Peluang Emas Indonesia

Bulgaria bertahan dengan sangat solid. Sulit bagi pemain Indonesia untuk bisa menembus pertahanan Petko Hristov dan kolega. Namun, ada dua momen yang hampir membuat Indonesia menyamakan kedudukan atau bahkan menang.
Momen pertama terjadi pada menit ke-72. Ole Romeny punya peluang emas. Dia menerima umpan jauh dari Elkan Baggott. Ole Romeny menguasai bola, mencari ruang dan menjauh dari kawalan bek lawan.
Kiper Bulgaria, Dimitar Mitov, sudah 'out of possesion'. Melihat pergerakan kiper, Ole Romeny lantas melepas sepakan lop. Bola mengarah ke gawang. Dimitar Mitov mengejar dan masuk ke gawang. Tapi, bola mengenai mistar dan keluar.
Peluang emas lain tercipta pada menit ke-84. Rizky Ridho masuk ke kotak penalti dan melepas tendangan keras. Bola diblok kiper Dimitar Mitov, akan tetapi lepas dan mengarah ke gawang. Hanya saja, mistar gawang membuat bola tak masuk gawang.
Baca Ini Juga:
- Kinerja Wasit Malaysia di Laga Timnas Indonesia vs Bulgaria: Diprotes Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan John Herdman
- Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Garuda Kalah di Final FIFA Series 2026
- Penalti Bulgaria Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA Series: Apakah Keputusan Wasit Asal Malaysia Sudah Tepat?
- Pergantian Pemain Babak Kedua Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ramadhan Sananta Out, Diganti Ivar Jenner
- Hasil Babak Pertama Timnas Indonesia vs Bulgaria: Kebobolan Gol Penalti, Garuda Sementara Tertinggal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brasil vs Kroasia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:03
-
Prediksi Argentina vs Zambia 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:02
-
Prediksi Amerika Serikat vs Portugal 1 April 2026
Piala Dunia 31 Maret 2026, 01:01
-
Timnas Indonesia Kalah Tipis, Jay Idzes Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:57
-
Timnas Indonesia Terhubung dengan Baik Selama 90 Menit
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:51
-
Timnas Indonesia Dominan, tapi Tumbang
Tim Nasional 30 Maret 2026, 22:45
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56






