Mundari Karya Berharap Timnas U-14 Tampil Kompetitif
Editor Bolanet | 23 Mei 2013 20:21
- Mundari Karya berharap dapat menunjukkan daya kompetitif dengan meraih kemenangan demi kemenangan di ajang kualifikasi Piala Asia 2014 yang digelar di Myanmar, pada 28 Mei hingga 3 Juni 2013. Seluruh pertandingan, nantinya hanya dimainkan di Stadion Zeyar Thiri, Nay Pyi Taw, Myanmar.
Dengan begitu, mantan pelatih klub PSPS Pekanbaru, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 tersebut, ingin memberikan hasil yang maksimal.
Berada di Grup F bersama Thailand, Bangladesh, Kamboja, Laos, dan Singapura, tidak membuat Mundari Karya ketakutan. Dirinya justru terus menyemangati pasukannya untuk tampil penuh percaya diri dan berdaya saing tinggi.
Karena itu, dikatakannya, ketika tiba di Myanmar, tidak ingin memforsir kemampuan fisik para pemainnya. Justru, menciptakan suasana riang yang lebih dibutuhkan guna menjaga kekompakan.
Pemain harus enjoy dan tidak terbebani. Suasana harus dibuat nyaman, tidak hanya di lapangan namun di luar lapangan, katanya.
Kami siap bersaing untuk lolos ke babak selanjutnya. Meski pertandingan dipastikan berlangsung ketat, namun semua negara memiliki peluang yang sama. Untuk membuktikannya, kami akan berupaya tampil habis-habisan, tuturnya.
Target berada di peringkat atas dan menyapu poin dalam setiap pertandingan, menjadi harga yang tidak bisa ditawar bagi Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan.
Karena itu, guna memaksimalkan persiapan pasukannya, Mundari menggelar laga uji coba terakhir lawan Sekolah Sepak Bola (SSB) Rajawali Muda di Sawang, Depok, Jumat (24/5).
Uji coba juga bertujuan mantapkan kerangka tim dan pola yang akan kita terapkan. Yakni, pola 4-4-2, pungkasnya. (esa/dzi)
Dengan begitu, mantan pelatih klub PSPS Pekanbaru, kontestan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 tersebut, ingin memberikan hasil yang maksimal.
Berada di Grup F bersama Thailand, Bangladesh, Kamboja, Laos, dan Singapura, tidak membuat Mundari Karya ketakutan. Dirinya justru terus menyemangati pasukannya untuk tampil penuh percaya diri dan berdaya saing tinggi.
Karena itu, dikatakannya, ketika tiba di Myanmar, tidak ingin memforsir kemampuan fisik para pemainnya. Justru, menciptakan suasana riang yang lebih dibutuhkan guna menjaga kekompakan.
Pemain harus enjoy dan tidak terbebani. Suasana harus dibuat nyaman, tidak hanya di lapangan namun di luar lapangan, katanya.
Kami siap bersaing untuk lolos ke babak selanjutnya. Meski pertandingan dipastikan berlangsung ketat, namun semua negara memiliki peluang yang sama. Untuk membuktikannya, kami akan berupaya tampil habis-habisan, tuturnya.
Target berada di peringkat atas dan menyapu poin dalam setiap pertandingan, menjadi harga yang tidak bisa ditawar bagi Muhammad Rafi Izzudin dan kawan-kawan.
Karena itu, guna memaksimalkan persiapan pasukannya, Mundari menggelar laga uji coba terakhir lawan Sekolah Sepak Bola (SSB) Rajawali Muda di Sawang, Depok, Jumat (24/5).
Uji coba juga bertujuan mantapkan kerangka tim dan pola yang akan kita terapkan. Yakni, pola 4-4-2, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:37
-
Ragnar Oratmangoen Sudah Gabung di Tahap Kedua TC Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Juli 2026, 19:22
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















