Nurdin Halid tentang Pemecatan Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia: Tidak Kaget, Ini Dinamika
Gia Yuda Pradana | 9 Januari 2025 15:08Bola.net - Pemecatan Shin Tae-yong (STY) dari kursi pelatih Timnas Indonesia menjadi sorotan utama di dunia sepak bola Tanah Air. Mantan Ketua PSSI, Nurdin Halid, mengaku tak terkejut dengan keputusan tersebut.
Menurutnya, itu adalah konsekuensi dari rangkaian hasil yang kurang memuaskan dan dinamika internal tim.
Nurdin Halid melihat keputusan ini sebagai langkah logis dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Menurutnya, target di Kualifikasi Piala Dunia 2026 masih mungkin dikejar dengan dinamika yang lebih segar di tubuh tim.
Awal Mula Isu Pemecatan Shin Tae-yong

Kekalahan Timnas Indonesia dari China pada 15 Oktober 2024 menjadi titik awal sorotan tajam terhadap Shin Tae-yong. Bertanding di Stadion Qingdao pada ronde ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026, skuad Garuda takluk 1-2 di tangan tuan rumah.
Keputusan Shin dalam menyusun komposisi tim saat itu dianggap sebagai blunder, yang kemudian berbuntut pada gelombang kritik terhadap kinerjanya.
Rentetan hasil buruk berlanjut saat Timnas Indonesia dihajar Jepang 0-4 di Stadion Gelora Bung Karno pada 15 November 2024. Namun, kemenangan mengejutkan 2-0 atas Arab Saudi hanya empat hari berselang sempat menghidupkan asa publik sepak bola. Dalam laga tersebut, Marselino Ferdinan tampil gemilang dengan mencetak dua gol yang memastikan tiga poin penting bagi Indonesia.
Meski demikian, hasil tersebut tidak cukup mengubah posisi Shin Tae-yong di mata PSSI. Hingga saat ini, Indonesia berada di peringkat ketiga Grup C dengan enam poin dari enam laga, hasil dari satu kemenangan, empat imbang, dan satu kekalahan.
Pandangan Nurdin Halid

"Saya memahami dan tidak kaget. Sejak kalah dari China dulu, memang harus diberhentikan, karena ini adalah dinamika. Saya yakin, Pak Erik Thohir itu sangat paham teknis dan nonteknis di sepak bola. Semuanya hasil pengkajian," ujar Nurdin di Kanal Youtube Metro TV baru-baru ini.
Nurdin juga mengungkapkan adanya dinamika internal dalam skuad Garuda setelah laga melawan China. Dia mendengar kabar bahwa para pemain mulai mengambil inisiatif sendiri dalam menyusun strategi, terutama pada laga melawan Arab Saudi.
"Saya dengar kabar, semua pemain itu sudah ada dinamika dengan pelatih setelah laga di China, dan puncaknya saat menang atas Arab Saudi. Para pemain berkumpul tanpa STY, bermain dengan mengatur strategi sendiri dan bukan murni strateginya STY, tapi kesepakatan pemain dengan memadukan power dan strategi total football. Saya dapat informasi dari dalam seperti itu," terangnya.
Mengganti Shin Tae-yong Langkah yang Tepat?

Dalam pandangannya, Nurdin Halid menilai bahwa keputusan ini sebagai risiko minimal yang harus diambil oleh PSSI. Dia mencontohkan situasi serupa di Timnas Arab Saudi, di mana Roberto Mancini juga harus angkat kaki setelah gagal memenuhi ekspektasi.
"Jadi, keputusan ini sudah tepat sekali. Bagaimanapun, ini harus dilakukan, karena kalau besok kalah lawan Australia dan Bahrain, habis sudah. Nah, kalau STY juga seperti itu, pasti akan ada penyesalan dari PSSI," ucapnya.
"Ini risiko minimal yang diambil dari Pak Erick. Saya, sebagai mantan Ketum PSSI, mendukung langkah beliau. Mungkin saya juga akan dicaci jika dalam kondisi seperti ini waktu itu," pungkas Nurdin Halid.
PSSI telah memberhentikan Shin Tae-yong dan meresmikan Patrick Kluivert sebagai penggantinya.
Langkah ini memang memicu pro dan kontra di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Apakah langkah ini sudah tepat, seperti yang dikatakan Nurdin Halid, atau justru akan menjadi bumerang? Waktu yang akan menunjukkan jawabannya.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Wiwig Prayugi, 9 Januari 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Buka-bukaan Marc Klok pada Media Belanda: Berkonflik dengan Shin Tae-yong hingga Dicoret dari Timnas Indonesia
Shin Tae-yong, Gerakan Pemain, dan Dinamika Pelengseran Pelatih di Sepak Bola Indonesia
Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Diktator: Dia Ingin Berada di Atas Kelompok
Eks Asisten Timnas Indonesia Ungkap Tugas Pertama Patrick Kluivert: Benahi Masalah Psikologis
Eks Timnas Indonesia Ceritakan Pengalaman Dilatih Orang Belanda: Salah Kaki Stop, Langsung Dimarahi
5 Pemain yang Dipinggirkan Shin Tae-yong dan Bisa Dimaksimalkan Patrick Kuivert: Waktunya Elkan Baggott Kembali?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peluang Mees Hilgers Tembus Starting XI Heerenveen: Persaingan Sangat Ketat!
Tim Nasional 31 Agustus 2026, 18:12
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 31 Agustus 2026, 09:24
LATEST UPDATE
-
Ini Penyebab MU Gagal Menang dari Everton versi Michael Carrick
Liga Inggris 7 September 2026, 15:00
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



